Showing posts with label Gorontalo Maju 2020. Show all posts
Showing posts with label Gorontalo Maju 2020. Show all posts

Fenomena Bencong dan Televisi

Posted at at 3:28 AM on
Apr 12, 2008
Posted by Unknown Filed under: , , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Assalamu 'alaikum wr.wb
Intinya gini ustadz, saya kok agak "gerah" melihat banyaknya acara- acara di televisi yang menampilkan mereka yang kita sebut "bencong".  Sebetulnya bagaimana sih dalam pandangan Islam tentang mereka itu?  Lalu sikap dan pandangan ustadz secara pribadi?
Wassalam
Ummu Nabil

Jawaban
[eramuslim] Sebuah kesalahan persepsi yang paling fatal adalah mengatakan bahwa menjadi bencong (waria) merupakan takdir atau kehendak Allah. Dan dikatakan bahwa itu merupakan pilihan hati yang harus dilindungi serta menjadi hak asasi.  Ini adalah sebuah perkataaan yang paling dahsyat dan tuduhan yang
paling nista yang dinisbatkan kepada Allah SWT.  Pernyataan itu sama saja dengan seorang pelacur beralasan bahwa dirinya melacurkan diri karena kehendak Allah juga. Sehingga bila seseorang rela menjadi pelacur, maka itu merupakan hak asasi yang harus dilindungi.La haula wala quwwata illa billah.

Menjadi bencong pada jelas bukan kehendak Allah SWT, sebab justru Allah SWT telah mengharamkan perbuatan itu. Bahkan lafadz haditsnya sampai kepada sebutan laknat. Dan para ulama mengatakan bahwa apabila dalam suatu larangan, Allah sampai mengancam dengan laknat, maka perbuatan itu merupakan dosa
besar dan pelakunya berhak dihukum secara berat di hadapan mahkamah syar'iyah. Kedua hadits berikut ini tidak lepas dari ancaman dalam bentuk "Laknat"

عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال:
لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الم تشبهين من الرجال بالنساء والمتشبهات من النساء بالرجال

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu berkata, "Rasululllah SAW telah melaknat laki-laki yang bergaya (menyerupai) perempuan, dan juga melaknat perempuan yang bergaya (menyerupai) laki-laki. (HR Bukhari)

Rasulullah SAW pernah menghitung orang-orang yang dilaknat di dunia ini dan disambutnya juga oleh malaikat, di antaranya ialah laki-laki yang memang oleh Allah dijadikan betul-betul laki-laki, tetapi dia menjadikan dirinya sebagai perempuan dan menyerupai perempuan; dan yang kedua, yaitu perempuan yang memang dicipta oleh Allah sebagai perempuan betul-betul, tetapi kemudian dia menjadikan dirinya sebagai laki-laki dan menyerupai orang laki-laki (Hadis Riwayat Thabarani).

Kalau memang itu kehendak Allah, maka seharusnya tidak ada larangan untuk melakukan tindakan yang tidak senonoh itu. Dan kalau menjadi waria itu merupakan hak asasi, maka tidak perlu ada laknat dari Allah. Yang benar adalah bahwa menjadi waria atau bencong itu adalah sebuah tindakan yang dilakukan secara sadar, nyata, pilihan, dan tentunya sebuah dosa besar yang menurunkan laknat. Bukan sebuah takdir dari Allah, apalagi hak asasi.

PeranTV Dalam Menghancurkan Syariah Islam
Salah satu bentuk peperangan umat Islam melawan kekafiran yang maha dahsyat adalah kampanye dan propaganda gaya hidup waria dan bencong. Nyaris semua televisi dan programnya tidak pernah melewatkan propaganda kufur yang satu ini. Coba hitung lagi, nyaris hampir semua group lawak selalu ada bencongnya. Bahkan tanpa sadar, propaganda untuk menjadi bencong sudah ada sejak zaman dulu. Bayangkan, di masa yang masih sangat murni dan kental dengan agama, sudah banyak pelawak yang berkostum perempuan, meski saat itu nyaris semata-mata buat lucu-lucuan semata.Di tahun 80-an sudah ada Ester atau Joice yang mendampingi Jojon (Jayakarta Group). Di Srimulat ada Kabul yang berlagak jadi Tessy. Masih di zaman itu, dulu ada Karjo AC-DC yang juga selalu berdandan
ala perempuan. Tapi di zaman sekarang ini, gaya bencong itu bukan saja masih dipertahankan, tapi bahkan sudah jauh semakin merajalela. Bahkan sudah mendominasi.Hari ini nyaris semua bencong di pinggir jalan masuk TV. Termasuk juga para bencong salon, ikut-ikutan masuk ke TV kita, ditonton oleh jutaan pasanga mata yang mengaku beragama Islam.

Hari ini siapa yang tidak kenal tokoh lawak selalu tampil sebagai bencong? Siapa tidak kenal Dorce Gamalama (Dedi Yuliardi Ashadi), Olga, Tata Dado, Aming, Avi (Joko), Ivan Gunawan, Ruben, Dave Hendrikdan seterusnya. Penampilan bencog mereka di TV sudah sangat akrab di mata para pemirsa, sampai nyaris tidak ada lawakan kecuali selalu ada tokoh bencong ini tampil. Para artis di Ekstravaganza selain Aming, yang lainnya juga pada rajin berpenampilan bencong. Seolah jadi bencong itu memang lucu dan silahkan ditertawai. Seakan sebuah lawakan masih kurang afdhal kalau tidak menampilkan bencog.

Yang amat menyedihkan adalah Irfan Hakim. Pemuda yang berbakat dan lulsan IAIN Sunan Gunung Djati ini ternyata juga sering latah ikut-ikutan tampil jadi bencong. Dia sering nongol sebagai perempuan di acara Ngelenong Nyok. Meski mengaku sudah tahu bahwa hal itu tidak boleh, tapi alasannya dia bilang ini kan cuma aksi panggung, bukan betulan. Jadi logikanya, kalau sekedar jadi bencong-bencongan, hukumnya tidak apa-apa. Yang haram adalah kalau jadi bencong betulan.

Wah, ini ada mujtahid baru.
Tessi Srimulat malah jauh lebih parah. Dia malah mengaku tidak tahu bahwa berpenampilan daya wanita itu haram. Majalah Sabili menuliskan wawancara dengan bencong TV ini: Ketika ditanya apakah profesinya dipermasalahkan secara agama, Kabul Basuki yang lebih tenar dengan panggilanTessy menjawab, "Agama yang
mana?" Tessy juga heran kalau perbuatannya itu terlarang dalam Islam. "Diharamkan? Wah, saya baru dengar. Saya nggak pernah dengar hal itu, " ujar Kabul pada Sabili ketika dikonfirmasi tentang hadits yang melarang seorang laki-laki menyerupai wanita.

Ramadhan: Bulan Bencong
Lebih parah dari yang parah, kita harus mengurut dada kalau sudah masuk bulan Ramadhan. Bayangkan, sejak acara pengantar sahur hingga acara menjelang berbuka, semua diwarnai lelucon yang konyol. Hampir seluruh acara Ramadhan menampilkan sosok waria. Entah karena jahil atau karena ada unsur kesengajaan, yang pasti kita melihat fenomena aneh. Pengelola acara Ramadhan di televisi secara kompak, serempak, dan berjamaah dengan terang-terangan dan secara
sengaja menampilkan kaum banci sebagai menu wajib yang harus dipelototi umat Islam. Dan itu akan mencapai puncaknya di masa Ramadhan. Ramadhan yang seharusnya penuh berkah berubah kalau kita melihat TV, karena isinya kaum bencog merajalela. Tanpa sadar dan memperhatikan syariah, mereka tampil dengan ikhlas karena dapat bayaran yang tinggi.

Direktur Eksekutif Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Publik (LAMPIK), Mayjen Simanungkalit menilai sebagian besar acara Ramadhan di televisi swasta disusupi misi-misi yang menyesatkan, karenanya umat Islam diimbau agar tidak mudah terjebak. "Hanya sedikit acara Ramadhan di televisi yang istiqomah pada misi dakwah, selebihnya justru disusupi misi-misi menyesatkan dan bahkan misi-misi setan, " katanya kepada ANTARA di Medan, Rabu [26/09].

Menurut alumni Fakultas Dakwah IAIN Medan yang juga Wakil Ketua GP Ansor Sumut itu, di antara ciri masuknya misi setan dalam acara Ramadhan di televisi terlihat dari upaya menonjolkan sosok waria atau manusia idiot menjadi tokoh utama dalam sebuah tayangan.

Ranah Iklan
Bahkan demam bencong pun juga masuk ke ranah iklan. Salah satu operator seluer besar di negeri inigiat berdakwah mempopulerkan perbencongan ini. Jargonnya adalah "Kasih deh...." Seolah dalam benak pembuat iklan itu, kartunya akan laku karena para bencong se-Indonesia akan membelinya.

Iklan ini juga telah menjadi kampanye terselubung yang masuk ke alam bawah sadar 200 juta muslim Indonesia, bahwa setidaknya menjadi bencong itu wajar, boleh, manusiawi, dan merupakan hak asasi yang harus dihargai orang lain.

Bencong Betulan
Banyak artis yang merasa dapat rejeki kalau berpenampilan bencong, meski kesehariannya tidak demikian. Tapi jangan lupa, tidak sedikit dari mereka yang memang dalam kesehariannya memang bencong betulan. Seolah sekarang ini bencong sudah benar-benar diridhai, bukan sekedar lawakan lucu-lucuan, tetapi sudah dianggap sah, diakui hak-hak asasinya, dan dianggap sebagai kodrat dan takdir dari Allah. Naudzubillah.

Para Bencong Bersatu
Kita bisa menggigil kalau melihat bagaimana para bencong sudah merajalela di negeri ini. Dan mereka pun bersatu, saling bela dan saling dukung sesama penganut kebatilan. Mereka punya komunitas, bahkan punya oraganisasi serta rajin berbagi job. Pendeknya, era ini adalah era para bencong merajalela. Era di mana para ulama sudah hampir tidak terdengar suaranya, khususnya urusan perbencongan ini.

Di tahun 80-an, Buya Hamka ketika menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pernah mengharamkan operasi ganti kelamin, karena para bencong sering melakukannya. Namun sampai hari ini, kami belum mendapat fatwa baru yang mengharamkan berpenampilan bencong, terutama terkait dengan maraknya kemunculan para bencong di layar TV. Padahal layar TV itu dipirsa oleh anak-anak dalam jumlah berjuta. Lalu mau dibawa ke mana anak-anak itu?

Himbauan
Maka kami himbau kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa haramnya mencari nafkah dengan menjadi bencong, baik di layar TV sebagai pelawak, penyanyi, artis, penghibur, atau pun sebagai pelacur di pinggir jalan. Mengingat dalam hukum Islam, menjadi bencong atau berpenampilan waria hukumannya dari Allah sangat berat. Dan dari sisi hukum dunia, mereka bisa dihukum mati atau diasingkan.  Kepada teman-teman para da'i, mohon lebih sering diangkat tema anti bencong, karena sekarang ini bencong sudah menjadi penyakit besar.

Harus ada kekuatan bersama untuk menolak keberadaan bencong, baik di TV atau tempat-tempat yang sekiranya akan merusak moral umat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat,

Dikutip dari : GM2020 Milis

Technorati Tags: ,,

0 comments:

7 Pembunuh Karir Anda yang Patut Anda Hndari

Posted at at 3:05 AM on
Apr 4, 2008
Posted by Unknown Filed under: , , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Oleh : Taufiq Polapa kepada Gm2020.

Anda pasti baru saja memasukkan kata "karir" dalam daftar resolusi 2008 yang Anda buat sebulan yang lalu. Bagaimana sejauh ini, apakah Anda sudah mengambil langkah-langkah awal untuk mewujudkannya? Apapun yang
Anda harapkan dari karir Anda tahun ini, yang pasti merujuk pada perkembangan, kemajuan dan peningkatan ke arah yang lebih baik dan menjanjikan.  Sambil terus melakukan upaya-upaya yang mendukung terpenuhinya harapan-harapan tersebut, Anda juga perlu mengenali faktor-faktor penghambatnya. Dengan mengenalinya sejak dini, akan akan terhindar dari kemungkinan kegagalan yang tidak Anda perhitungkan.

Setidaknya ada 7 "dosa" yang harus Anda hindari di tempat kerja. Kalau tidak, 7 hal itu tidak hanya akan menjadi perintang melainkan bahkan juga akan membunuh karir Anda.

*1. Bangga*
Keberhasilan demi keberhasilan di tempat kerja membuat Anda merasa luar biasa sehingga cenderung mengecilkan fakta bahwa itu semua tak lepas dari dukungan atau pun asistensi orang-orang di sekitar Anda, dan khususnya mereka yang berada di bawah Anda. Anda pun menjadi seorang yang egosentris, dam lambat-laun --mungkin tanpa Anda sadari- mulai meremehkan dukungan orang lain. Kebanggaan pada diri yang berlebihan akan mematikan semangat tim yang hakikatnya dibangun dari bawah dan bisa mempercepat laju karir seseorang.  Merasa diri adalah bagian dari kesatuan sebuah tim, akan memberi sukses yang berjangka panjang.

*2. Iri Hati*
Penghargaan kepada individu diberikan oleh perusahaan berdasarkan prestasi yang dicapai oleh yang bersangkutan. Tapi, Anda selalu mempertanyakan, "Apa dia pantas mendapatkannya?" dan lalu merasa, "Saya lebih pantas." Perasaan seperti itu bisa merusak dan menjauhkan Anda dari kemampuan untuk fokus pada tugas dan tanggung jawab yang ada di tangan Anda sendiri. Menjadi orang yang selalu mencemburui orang lain di tempat kerja bisa menyabotase harga diri Anda. Dan, harga diri adalah karakteristik penting dari setiap pekerja atau pun eksekutif yang sukses.  Daripada iri hati, lebih baik saling bergandeng tangan bahu-membahu, dan itu bisa memotivasi kerja menuju sukses.

*3. Marah*
Kemarahan perlu dikontrol. Marah tidak memberi keuntungan apapun di tempat kerja. Tak seorang pun akan terbantu kalau Anda marah. Sebaliknya, marah hanya akan merusak reputasi dan citra Anda di mata teman, atasan maupun bawahan. Boleh saja Anda tidak setuju dengan orang lain, dan berusaha untuk melindungi kepentingan Anda akan sebuah pekerjaan atau proyek yang sedang Anda tangani. Dan bagus kalau Anda merasa /passionate/ pada tugas Anda. Namun pelajarilah bagaimana menyalurkan emosi-emosi itu dalam aksi-aksi yang akan menguntungkan Anda di mata orang lain, khususnya tentu di mata atasan. Seorang yang mudah marah jarang sekali mendapatkan promosi kenaikan jabatan karena dinilai akan sulit menginspirasi atau memotivasi orang lain.

*4. Berpikir pendek*
Selalu ingin "lebih" dan "segera" adalah hasrat yang mendasari setiap usaha untuk mencapai tujuan-tujuan karir. Namun, menyalurkan hasrat itu secara ekstrim, misalnya dengan "menghalalkan segala cara" akan merugikan diri sendiri. Anda jadi kehilangan arah dan kehidupan Anda menjadi tidak seimbang. Jalan menuju sukses menghendaki pendekatan jangka panjang dalam semua aspek pekerjaan. Fokus pada kecepatan dan capaian-capaian jangka pendek hanya baik untuk sesaat, dan ketika dihadapkan pada hal-hal di tahap berikutnya, Anda tidak siap.

*5. Mudah puas*
Pada sisi lain, mudah puas dan kemalasan tidak memiliki tempat di dunia kerja. Setelah berhasil mencapai satu tahap lalu berhenti dan berharap capaian itu bisa mengantarkan ke sukses berikutnya dalam perjalanan karir adalah mustahil. Lebih-lebih dalam iklim kompetitif dewasa ini, hanya mereka yang terus berproses dan menindaklanjuti pertumbuhannya, dan senantiasai memperbarui kontribusinya yang akan sukses.

*6. Ketidakseimbangan*
Sejumlah orang bergerak naik terlalu cepat dalam jenjang jabatan perusahaan tapi kemudian berakhir dengan kegagalan. Segala yang berlebihan dan tidak wajar tidaklah bagus --khususnya jika Anda tidak siap dengan tantangannya. Penting untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya siap secara profesional untuk mengambil tantangan yang lebih besar, tapi juga kehidupan personal juga mesti disiapkan untuk tuntutan-tuntutan baru tersebut. Mencapai sukses karir sebaiknya tidak mengesampingkan keseimbangan hidup, dan hasrat profesional yang "salah tempat" bisa
menciptakan masalah di kemudian hari. (portalhr)

*7. Mengecilkan Masalah*
Apapun kendala yg ada disekitar pekerjaan dan tanggung jawab kita, jangan anggap masalah sekecil apapun kita kesampingkan, justru dari hal-hal kecil seperti ini yg akan membuat dosa yg besar, karena jika kita tidak jeli denga masalah tersebut, suatu saat akan berkembang dan kita akan dibuat pusing tujuh keliling, dan berakibat fatal utk kita, terutama karir dan pekerjaan kita. Bekerja secara detail dan terencana menjadi kunci sukses masa depan karir anda....Sebaliknya jika kita bekerja secara ceroboh dan serampangan kita akan kesulitan sendiri dibuatnya......

Have a positive day! Salam Luar biasa....
 
Regards
Taufik Polapa
Martha Tilaar Group of Companies
EDP Supervisor - PT.SAI Makassar
Mobile: 081241043709
Flexy : 0411-2428608
www.marthatilaar.com

Technorati Tags: ,

0 comments:

[GM2020] POLIGAMI HALAL and ZINA HARAM

Posted at at 9:46 AM on
Mar 26, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

ASW...
Entah kenapa dari dulu hal ini selalu menjadi kontraversi banyak manusia.
Dulu ketika Rasulullah saw menikahi siti khadijah, alasannya krn 1.
DAKWAH....

Khadijah adalah janda dan saudagar yg kaya serta terpandang keturunannya dan di hormati. Dgn modal itu lah rasulullah melakukan dakwah nya. Seandainya rasulullah tdk menikahi khadijah maka mgkn islam tdk akan ada spt sekarang.

Selama khadijah masih hidup Rasulullah tdk pernah menikah dgn wanita manapun. Namun ketika khadijah wafat, rasulullah sendirian dan tdk ada yg menemani dan menghibur serta mensuport dakwah nya dlm rumah tangga.

Ketika beberapa waktu lamanya, salah seorng sahabat rasulullah datang dan menawarkan rasulullah utk menikahi anak sahabatnya Abu bakar siddik yaitu Ummul Mu'minin Siti A'isyah yg pd saat itu msh kanak2.
sambil menunggu a'isyah dewasa.Kemudian ada beberapa sahabat juga menawarkan kepada rasulullah utk menikahi wanita yg ditinggal mati syahid oleh suaminya.


CLOSING STATEMENT...


Dr siroh nabi ini kita bisa melihat bahwa,

  1. Sama sekali rasulullah menikahi istri2 nya bukan krn egoisme dan nafsu nya. semua itu krn semata2 krn rasulullah ingin membesarkan DAKWAH ini dan kita dpt merasakan nya sampai detik ini.
  2. Rasulullah menikahi a'isyah alasan utamanya lagi2 bukan krn egois dan nafsu, namun krn rasulullah ingin MENTARBIYAH (MENDIDIK) a'isyah agar dpt mentransfer hadis2 nya dan tata cara berperilaku yg pantas sbg seorang muslimah yg paling utama sbg serong istri.
  3. Rasulullah menikahi janda2  bukan krn ego or nafsu, melainkan krn Rasulullah ingin MEMULIAKAN PARA JANDA2 TERSEBUT SEKALIGUS SBG TANDA SAYANG NYA RASULULLAH KPD PARA SAHABAT2 NYA YG SYAHID DI MEDAN JIHAD UTK MEMBELA ISLAM.
  4. Dr semua wanita yg dinikahi Rasulullah, HANYA 1 ORG WANITA yg PERAWAN yaitu A'isyah, Selain itu adalah JANDA. SO, jd ga mungkn rasulullah menikah krn nafsu nya dan egoisme nya.


APA BILA PD SAAT INI ANDA ADA YG MAU POLIGAMI, MAKA IKUTI RASULULLAH.TDK ADA ALASAN BAGI ISTRI UNTUK MENOLAK POLIGAMI KALAU ALASANNYA RASIONAL DAN DAPAT DITERIMA OLEH AKAL SEHAT SPT RASULULLAH SAW

Namun disisi lain masalah keadilan, DI DUNIA INI TDK ADA MANUSIA YG BISA BERPERILAKU ADIL MELEBIHI ADIL NYA RASULULLAH. Rasulullah is AL-INSAN WAL KAMIL...Artinya manusia yg sempurna...

Bagi yg ingin berpoligami silahkan tdk ada yg melarang asal sesuai dgn al qur'an dan sunnah rasulullah dan bagi yg tdk ingin berpoligami sialahkan asalkan sesuai dgn al qur'an dan sunnah rasulullah.

Nah, yg tdk di perbolehkan adalah orang yg menggunjing, mengucilkan dan menghalang-halangi orang lain utk berpoligami. Padahal poligami adalah HALAL dan hal yg biasa. Yg tdk biasa justru adalah BERZINA, MARRIED BY ACCIDENT, dan MAKSIAT2  yg lain.
Wallahu a'lam bishowab,


Syukron before...
Al-Fakirru...Ahmad Fadhli

0 comments:

kisah para pencari ilmu dan keberuntungan

Posted at at 12:03 AM on
Mar 22, 2008
Posted by Unknown Filed under: 1 comments Readmore »»

Sidang milister...
Berikut ini adalah penggalan kisah (yang pasti ini bukan kisah 1001 malam atawa kisah sahibul hikayat) tentang 10 (+1) orang pencari ilmu (sekaligus pencari keberuntungan).

Sepuluh orang pencari ilmu ini bernama Wawan Tolinggi, Lillyan Hajarati, Marini Hamidun, Ikbal Bahua, Hartono Hajarati, Yoyanda Bait, Wiwin Taha, Fadli Ahmad, Santi, serta anakda2 mereka, yaitu Dea Manese dan balita bernama Fadilah Hajarati.
Saat ini mereka sedang bertapa di kerajaan Bogor diutus oleh sang panglima UNG Gorontalo Nelson Pomalingo tuk mencari ilmu (sekaligus juga mencari keberuntungan cinta bagi yang belum punya jodoh).


semua.JPG
195K Tampilan Download

FM.JPG
188K Tampilan Download

YH.JPG
189K Tampilan Download

Alkisah pada suatu hari bertepatan dengan tanggal 21 maret 2008, mereka melakukan perjalanan ke kerajaan tetangga, yaitu kerajaan Jakarta tuk menghadiri perlehatan akbar Agrinex Expo 2008 di JCC yang diselenggarakan oleh IPB, HIPMI dengan panglimanya Sandiaga Uno, DEPTAN, dan DEKOPIN.
Dengan berkereta pakuan semi ekspres (meskipun harus berdiri dan duduk beralaskan koran) mereka dengan hati riang dan semangat 2020 melakukan perjalanan tersebut. Kedatangan mereka ini telah ditunggu2 oleh sesepuh kerajaan yaitu Opa Hengki alias OH (Orang Hulondhalo, dalam istilah Ikbal Bahua), yang memegang tiket masuk gratis buat mereka (hhmm..ternyata...!!). Harap maklum ya.., mungkin ini adalah keberuntungan pertama mereka, yang nantinya disusul oleh keberuntungan2 lainnya..

Singkat cerita, setelah tiba dan masuk merekapun langsung menikmati beranekaragam persembahan setiap stand, terutama yang serba gratis..tis..tis..tis..
Rupanya di JCC ini aura keberuntungan lagi senang memayungi mereka. Diawali dengan tuntutan perut yang mulai memberontak yang dituntaskan secara leluasa, maksimal (dan...tentu saja gratis!) bahkan lengkap dengan upeti "SPPD" kerajaan Jakarta-Bogor serta Lunsum alis Bondo yang dipersembahkan oleh perdana mentri pertanian gorontalo Yusuf Hamidun.
Keberuntungan lain yang tak disangka-sangka diperoleh Wiwin Taha yang saat ini sementara penelitian dalam pencarian ilmunya. Di arena perlehatan tersebut, yang kebetulan tepat di stand Kerajaan Gorontalo dia menemukan produk bahan/zat probiotik yang selama ini dicari2nya (ironis ya..? jauh-jauh mencari kemana-mana justru produk/zat tersebut telah dikembangkan dan di produksi oleh CV Harvest Gorontalo Indonesia), yaitu SOZOFM-4, feed suplement untuk meningkatkan proses metabolisme ternak ruminansia (perhatikan merek dagang FM, itu adalah singkatan dari Fadel Muhamad. Sekedar info, selain SOZOFM-4, juga diproduksi SOZOFM-1 untuk agriculture, SOZOFM-2 untuk aquaculture, dan SOZOFM-3 untuk poultry. Para petani/nelayan/peternak yang telah menggunakan produk ini bisa meningkatkan produksinya sampai 3-4x lipat dan mengantarkan telah mereka menjadi eksportir yang sangat berhasil!. (baca kisah suksesnya di www.agrina-online.com).

Lanjut... Wiwin Taha si pencari ilmu ini bukan cuma menemukan bahan tersebut tapi juga memperoleh barang tersebut secara...lagi2 gratis..tis..tis..tis..! padahal barang tersebut dijual dengan harga yang lumayan menjepit kantongnya. Inipun berkat fasilitasi sang PM Pertanian Gorontalo.
Keberuntungan mereka yang tak kalah menariknya datang dari sesepuh OH. Beliau meminta langsung kepada raja Gorontalo Fadel Muhamad agar memberikan gambar latar, banner foto, dan beberapa atribut pameran stand kerajaan Gorontalo kepada mereka tuk di pajang di padepokan mereka di kerajaan Bogor. Permintaan ini diteruskan kepada sang perdana mentri pertanian gorontalo Yusuf Hamidun, yang kemudian diteruskan kepada sponsornya yaitu manajer Bayer Bioscience Indonesia Sidi Asmono. Dan tentu saja langsung diiyakan..! (trims to sesepuh).
Selain sempat foreng (foto bareng) dengan sang raja, sang perdana mentri pertanian gorontalo dan sesepuh OH, para pencari ilmu dan keberuntungan ini nampang dan mejeng di hampir setiap sudut perlehatan alias gifo (gila foto), terutama Lillyan dan Fadilah..!
Yang lebih membanggakan bagi para pencari ilmu ini adalah tampilnya raja mereka Fadel Muhamad sebagai pembicara pada acara talkshow bertema "ketahanan pangan indonesia: antara harapan dan kenyataan" bersama Tuan Siwi Purwanto Direktur Serealia DepTan mewakili Dirjen tanaman pangan Deptan dan Direktur Perum Bulog Tuan Mustafa Abubakar.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang pencari ilmu yaitu Wawan Tolinggi mengajukan pernyataan dan pertanyaan. Dia mengkritisi dan menanyakan kebijakan pembangunan Deptan yang hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan tidak kepada penguatan posisi tawar petani (ditujukan ke Tuan Siwi), bagaimana posisi Bulog yang sekarang berwajah ganda (setengah perusahaan setengahnya lagi lembaga sosial) dapat mengawal ketahanan pangan di Indonesia dan berpihak kepada nasib petani (ditujukan ke Tuan Mustafa), seraya mencontohkan Gorontalo sebagai barometer keberhasilan pembangunan pertanian Indonesia dibawah kepemimpinan Raja Fadel Muhamad. Pertanyaan dan pernyataan Wawan ini mendapat applous dari pengunjung dan pujian dari para panelis. Dan rupanya sang pencari ilmu ini telah memberi kesan mendalam pada sang raja gorontalo yang kemudian mengirim sms yang isinya memberi selamat, pujian, dan menyampaikan kesan dari para panelis bahwa orang2 dari kerajaan gorontalo itu cerdas2..(waouw..!). Situasi pada saat itu seperti milik kerajaan gorontalo dengan sang raja sebagai bintang. Bahkan penanya2 yang lain langsung mendaulat agar raja gorontalo ini bisa maju sebagai maharaja indonesia (!).

Milister yang terhormat..
Ternyata aura kecemerlangan kerajaan gorontalo tidak sampai disitu. Dalam perjalanan para pencari ilmu ini kembali ke kerajaan Bogor, raja Gorontalo mengirim sms yang isinya menyatakan bahwa pemimpin tertinggi IPB sangat terkesan dengan kerajaan Gorontalo serta masyarakatnya, dan akan mengirim orang2nya ke kerajaan Gorontalo. Deringan telpon berikutnya datang dari sang perdana mentri pertanian Gorontalo yang mengabarkan bahwa sang Manejer Bayer Bioscience Indonesia meminta waktu tuk bertemu dan berdiskusi dengan para pencari ilmu kerajaan Gorontalo yang berada di kerajaan Bogor dan akan berkunjung ke padepokan mereka di Bogor, yang tentu saja langsung diagendakan oleh sang ketua pencari ilmu.

Milister yang setia..
Ada peristiwa yang menegangkan sekaligus menggelikan yang terjadi dalam perjalanan kembalinya mereka ke kerajaan Bogor. Pertama, rombongan ini hampir ketinggalan kereta dan harus berlari-larian memburu kereta. Kedua, Wiwin Taha, yang lagi mekar hatinya dengan SOZOnya kehilangan tiket kereta (kemungkinan tercecer pada waktu berlari2 tersebut, atau juga tercecer karena dia terlalu sibuk menelpon atau memang tidak punya..?). Di gerbong yang ber-AC kencang dia harus keringatan dan tegang menghadapi Algojo pemeriksa tiket. Dalam pikirannya, dia akan dirajam atau dihukum gantung alias dibuat malu oleh sang algojo sekaligus dia akan kehilangan duit sebanyak 5 x harga tiket sebagai dendanya. Istilah asingnya lulupuhu yiloohe wau tambutio. Diapun sudah merancang cerita agar lolos dari tiang gantungan sang algojo meskipun dia hanya bisa diam tak berkutik. Ketika sang alogojo sampai di depannya dan akan mengeksekusinya, Wawan Tolinggi sang pemimpin rombongan pencari ilmu dan keberuntungan ini, maju menyelamatkan anggotanya yang jadi pesakitan. Secara ksatria dan gagah berani Wawan Tolinggi menjelaskan apa yang terjadi dan rela mau menggantikan posisi Wiwin Taha untuk dieksekusi (hidup Papa Galang..!), dan ajaibnya tanpa mendengar habis penjelasannya, sang algojo langsung mengatakan...oo nggak apa2...sementara penumpang lain yang duduk disamping mereka dirajam dengan denda karena memegang tiket yang salah. Rupanya keberuntungan belum beranjak dari mereka. Jangan ditanya keberuntungan2 kecil lainnya yang tentunya berbau gratis yang memenuhi tas dan tangan para pencari ilmu dan keberuntungan ini, yang ketika datang ke JCC dalam keadaan kosong. Berbagai jenis buku, kalender, perhiasan, snack bahkan sampai pahangga (yang sekarang sudah jadi sorba), ponula, malita, halua, kala-kala, panada dan apangbale (!).
Milister yang tetap setia...
Itulah sekelumit kisah petualangan para pencari ilmu dan keberuntungan yang berasal dari padepokan Bogor. Untuk me"nyata"kan kisah ini, dilampirkanlah pula gambar-gambar petualangan mereka... Lebih lengkapnya dapat diklik di ririungan.blogspot.com. Di blog ini juga para milister bisa melihat gambar seorang pencari ilmu Ikbal Bahua yang tertidur di kereta sambil ngiler dan nge-dot setelah seharian bertualang ke JCC. Selain ngiler di kereta, pencari ilmu yang satu ini selalu sok kenal sok akrab dengan para supir taksi. Dengan usil dia selalu menanyakan kabar dari para supir taksi yang lain dengan menyebutkan nama2 yang notabene adalah nama2 teman2 sesama pencari ilmu, seperti Amir Halid, Nurdin, MY, Samad Hiola, bahkan OH (hihi..). Dan anehnya lagi sang supir menjawab bahwa mereka itu sudah pindah armada, dan samad hiola sudah jadi ustadz..
Wassalam
Penulis yang lagi makan sorba kacang ijo+pisang pagata hasil dari JCC yang diolah Wiwin Taha.

1 comments:

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW Terpuji dan Benar

Posted at at 7:08 AM on
Mar 21, 2008
Posted by Unknown Filed under: , , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Oleh: Mansur bin Abdul Madjid bin Salim Martam :)

Lahirnya Nabi Muhammad SAW. Merupakan perpanjangan tangan Allah atas bukti kasih sayang Tuhan kepada umat seluruh alam. Sejarah umat manusia telah membuktikannya. Dan terpatri abadi dalam Qur’an, bahwa Nabi Muhammad adalah sosok “Rahmat” buat alam ini. Rahmat yang tak terbatas adanya. Yaitu rahmat yang menyangkut pendidikan adab dan etika, rahmat yang menunjuki kejalan yang lurus, rahmat yang merubah orientasi hidup dari perbudakan materi kepada iman. Rahmat yang menyinari manusia dizmannya dan zaman-zaman setelahnya, sampai kiamat tiba. “dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka”.[1.]

Maka merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah keniscayaan, bahkan sebaik-baik amal perbuatan, pun sebesar-besar ibadah. Mengapa? Karena dengannya kebahagiaan dan kecintaan kita kepada beliau tersalurkan. Dan cinta kepada beliau adalah pondasi dasar keimanan kepada Allah Ta’ala. “Demi nyawaku yang tergenggang di tangan-Nya, tidaklah beriman kalian sampai aku kalian cintai melebihi kecintaan kalian kepada orang tua, anak-anak, dan manusia seluruhnya”.[2].

Ibnu Rajab berkomentar tentang hadits cinta kepada Nabi Muhammad: “Standar iman adalah cinta kepada Rasulullah Muhammad, karena Allah telah menyenandingkan cinta kepada-Nya berbanding sama dengan cinta kepada beliau, dan Allah telah menjadikan prioritas utama cinta kepada beliau jauh melebihi cinta kepada sanak keluarga, harta, tanah air, dan cinta-cinta yang natur lainnya. Kalamullah; “Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik””. [3]. Umar bin Khattab suatu hari menyatakan cintanya kepada rasul; “Demi Allah, engkau aku cintai melebihi segalanya kecuali kepada diriku. Rasul jawab; belum cukup wahai Umar, sehingga kamu mencintaiku melebihi dirimu. Umar patuh; Demi Allah, detik ini engkau kucintai melebihi diriku. Rasul; Baru sekarang wahai Umar”.[4].

Memperingati dan merayakan hari lahir (maulid) Nabi berarti memberikan penghargaan kepada beliau. Dan menghargai beliau adalah perintah yang sudah Qat’i (tanpa diragukan) dalam syaria’t/agama ini. Bukankah Allah sering memberitahukan betapa tinggi martabat nabi dan oleh karena nama dan sir beliau alam ini punya nilai dan harga. Karena diutusnya nabi Muhammad serta istimewanya maqam beliau, alam segajat dalam kegembiraan abadi dibawah naungan nur Allah.

Sejak abad IV dan V Hijriah, para salafussalih (ulama-ulama terdahulu) telah merintis peringatan maulid nabi Muhammad SAW. dengan cara menghidupkan malam kelahiran beliau dengan berbagai rutinitas ibadah; memberi makan, tilawah Qur’an, zikir, menyenandungkan syai’r-syair pujian kepada Nabi. Sejarah awalnya maulid nabi ini dapat dijumpai dalam beberapa kitab sejarah yang cukup valid, yang ditulis oleh tokoh-tokoh terpercaya. Seperti Ibn al-Jauzi, Ibn Katsir, al-Hafidz bin Dahya al-Andalusy, al-Hafidz ibn Hajar, dan Jalaluddin as-Suyuty.

Dan para ulama telah banyak mengarang kitab seputar perayaan maulid Nabi, sambil mengikutkan dalil-dalil shahih tentang mustahabnya (terpujinya) peringatan itu. Sampai-sampai tidak ada cut-meng-cut, saking kuatnya dalil-dalil itu. Ibnu al-Haj dalam kitabnya, al-Madkhal, berkomentar, bahwa peringatan maulid melahirkan hal-hal positif. Perlu diketahui, bahwa Ibnu al-Haj adalah yang paling lantang menentang perkara-perkara bid’ah; perkara yang tidak ada sumber dalil syar’i.

Jalaluddin as-Suyuty dalam kitabnya, Husnul Maqsad Fi Amalil Maulud, menjawab pertanyaan seputar maulid nabi pada bulan Rabi’ul Awal; “Apa hukumnya dalam pandangan syar’i/agama? Apakah perayaan itu terpuji atau tercela? Apakah ada pahala bagi yang memperingatinya?. Beliau (As-Suyuty) menjawab; jika peringatan maulid nabi adalah berkumpulnya masyarakat, lalu membaca beberapa ayat Qur’an, dan meriwayatkan beberapa hadits tentang perjuangan beliau, kemudian menyertakan beberapa ayat yang menyinggung kelahiran beliau, terakhir ada hidangan yang dimakan dalam acara itu, selanjutnya masyarakat itu bubar tanpa ada yang dilebih-lebihkan dari yang tad-tadi, maka peringatan maulid nabi itu adalah bid’ah yang baik (catatan: ada juga bid’ah yang buruk). Dan karenanya, maka perbuatan itu berpahala. Karena dalam rangkaian acara itu, terdapat pengagungan atas martabat Nabi Muhammad SAW., menimbulkan kegembiraan dan kecintaan kepada beliau, serta berbahagian dengan kelahirannya.”.

As-Suyuty juga membantah perkataan “tidak diketahui sumber jelas atas maulid dalam Qur’an dan Hadits” dengan berkata; “tidak tahu akan sesuatu, tidak berarti tiadanya sesuatu itu”. Perlu diketahui, bahwa Ibnu Hajar sendiri mengatakan bahwa maulid nabi mempunyai sumber jelas dalam hadits. Sedangkan as-Suyuty justru menambahkan, bahwa bid’ah yang tercela itu jika tidak berdasarkan dalil syar’i menyangkut dalil-dalil pujian. Adapun jika berdasarkan dalil-dalil pujian, maka tidak bisa dikatakan tercela.

Al-Baihaqi meriwayatkan dari Imam Syafi’i; “Hal-hal yang muhdatsah (baru diada-adakan) terbagi dua, pertama; jika perbuatan baru yang bertentangan dengan Qur’an, Sunah, Atsar, dan Ijma, maka itulah bid’ah yang buruk. Kedua; dan jika perbuatan baru dari kebaikan selama tidak bertentangan dengan yang telah disebutkan, maka itu terpuji. Umar bin Khattab sendiri dalam mengomentari salat tarawih, berkata; inilah sebaik-baik bid’ah. Maksudnya, bahwa itu perbuatan baru tapi tidak tercela, jika tercela maka tentunya akan ditentang habis-habisan waktu itu”.

As-Suyuty berkata; “peringatan maulid nabi tidak bertentangan dengan Qur’an, Sunah, Atsar, dan Ijma’. Dengan demikian, maka perbuatan itu tidak tercela, sebagaimana yang dianulir oleh Imam Syafi’i. Justru, peringatan itu termasuk sebuah kebaikan yang tidak dikenal dimasa awal-awal Islam. Bukankah memberi makan secara ikhlas adalah sebuah kebaikan? Nah, itu berarti, peringatan maulid adalah bid’ah yang terpuji. Senada dengan apa yang dikatakan oleh al-‘Iz bin Abd as-Salam Sultan al-Ulama( beliau digelari rajanya para ulama)”.

Sedangkan berkumpulnya masyarakat demi menimbulkan syi’ar lahirnya sosok agung adalah perbuatan sunah dan ibadah. Karena lahirnya beliau adalah karunia paling besar bagi alam semesta. Dan syari’at mendukung segala perbuatan yang berdasarkan kesyukuran atas karunia Allah. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Ibn al-Haj dalam al-Madkhal; “karena pada bulan ini, Allah telah memberikan nikmat kepada kita dengan lahirnya tokoh besar yang disegani para orang-orang terdahulu, serta dielu-elukan oleh orang-orang setelahnya. Maka wajar bila kita mempersembahkan amal tambahan dibulan ini; ibadah dan kebaikan, demi rasa syukur kepada Allah Ta’ala atas karunia yang istimewa ini”.

Adapun sumber dalil yang dijadikan oleh Ibn Hajar demi mengokohkan maulid nabi ini adalah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim; “Nabi ketika hijrah ke Madinah, didapatinya orang-orang Yahudi puasa di hari Asyura. Dengan alasan bahwa hari itu Firaun di tenggelamkan, dan nabi Musa diselamatkan. Maka puasa ini sebagai rasa syukur kami. Kata orang-orang Yahudi. Ibnu Hajar mengomentari; “hadits itu memberikan isyarat, bahwa sahnya perbuatan syukur di hari-hari tertentu karena nikmat atau karena terhindar dari bahaya dan lalu menjadikan itu rutinitas tahunan. Rasa syukur itu bisa dilakukan dengan cara; bersujud syukur, puasa, sadaqah dan tilawah Qur’an. Pertanyaannya, apakah yang lebih istimewa dari karunia dilahirkannya Nabi Muhammad SAW di hari itu?”.

Ibnu Hajar lebih menguatkan lagi tentang perayaan maulid ini, sebagaimana katanya; “hendaknya kita membatasi diri dalam koridor rasa syukur kepada Allah pada peringatan maulid itu, dengan cara membaca Qur’an, memberi makan, mendendangkan qasidah pujian kepada Nabi dan nasyid-nasyid yang menggetarkan jiwa dan lalu semangat berbuat kebajikan. Selama perbuatan itu demi rasa syukur lahirnya Nabi, maka tidak ada salahnya jika kita melakukannya”.

As-Suyuty menukil perkataan al-Hafidz Syamsuddin Ibn al-Jauzy dari kitabnya, Urfutta’rif Bil Maulud as-Syarif; “bahwa Abu Lahab diringankan azabnya di neraka setiap malam senin. Karena dia memerdekakan budaknya, Tsuwaibah, setelah budaknya itu mengabarkan berita yang membuatnya sangat gembira, karena lahirnya Nabi Muhammad SAW. Kalau saja Abu Lahab yang kafir, sosok yang sudah dicela oleh Qur’an perbuatannya, masih diringankan siksaannya, karena gembira pada malam lahirnya nabi, lalu bagaimana halnya jika yang bergembira itu adalah seorang muslim, seorang yang meng-Esa-kan Tuhan, seorang pengikut nabi Muhammad? Demi Allah, tiada balasannya kecuali Allah akan masukan dia dalam surga”.

Bersyair indah al-Hafidz Syamsuddin ad-Dimisqy dalam kitabnya, Maurid as-Shady Fi Maulud al-Hady;

Jika saja si kafir yang telah dicela dan telah ditetapkan masuk neraka jahim sekekal-kelanya.

Diringankan siksanya setiap hari senin selama-lamanya, hanya karena bergembira atas lahirnya Ahmad.

Lalu bagaimana nasibnya seorang hamba yang setiap umurnya berbahagia dengan lahirnya Ahmad dan lalu mati dalam aqidah yang benar. [5].

Mufti Mesir, Ali Jum’ah ikut mendukung maulid nabi dengan berkata; “Bisa juga kita menjadikan firman Allah; “dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah” [6]. Sebagai dalil perayaan maulid nabi. Karena tanpa diragukan lagi bahwa maulid nabi adalah salah satu dari hari-hari Allah. Dengan sendirinya, maka merayakan maulid nabi adalah mengejewantahkan perintah Allah. Kalau demikian halnya, maka peringatan itu bukan bid’ah. Bahkan terhitung sunah yang baik, kendatipun tidak pernah diadakan pada masa Rasulullah Muhammad SAW. [7].

Kita hendaknya ikut mengambil andil dalam perbuatan baik (maulid nabi) ini. Karena kita sangat mencintai Rasulullah. Bagaimana kita tidak mencintai beliau, sedangkan seluruh alam semesta sangat mencintainya. Bukankah kita makhluk hidup sedangkan pokok pohon kurma adalah benda mati, tapi dia menangis tersedu-sedu saking rindu dan cintanya kepada beliau. “Nabi khutbah berdiri dan menjadikan pokok pohon kurma sebagai sandaran, dan ketika nabi sudah lama berdiri, maka nabi meletakkan tangannya di pokok pohon kurma itu. karena semakin banyaknya jama’ah. Maka para sahabat membuatkan mimbar khutbah bagi Nabi. Suatu hari ketika nabi hendak berkhutbah dan menuju mimbar, melewati pokok pohon kurma, spontan pokok pohon itu menangis tersedu-sedu, sampai mesjid terguncang, dan pokok pohon itu mau terbelah, sambil terus menangis sekencang-kencangnya. Lalu Nabi turun dari mimbar dan mengelus-ngeluskan tangannya pada pokok pohon itu, lalu nabi merangkulnya, sahingga dia tanang dan terhenti dari tangisnya. Kemudian nabi memberikan dia pilihan; mau jadi pohon di surga yang akar-akarnya sampai ke sungai-sungai surga, atau menjadi pohon yang berbuah di dunia. Langsung saja pohon tersebut menjatuhkan pilihannya pada yang pertama. Kemudian Nabi berkata kepadanya; Aku akan lakukan insya Allah (sampai tiga kali nabi mengucapkannya). Lalu pohon itu menjadi tenang. Nabi kemudian berkata; Demi jiwaku ditangan-Nya, jika aku tidak memperdulikannya, maka dia akan menangis sampai hari kiamat karena rindunya kepada Rasulullah SAW.”[8].

Mufti Mesir, Ali Jum’ah dalam fatwanya mengatakan; “jika para ulama, yaitu Ibnu Hajar, Ibnu Jauzy, Suyuty, dan selain mereka, telah dengan jelas mendukung maulid Nabi. Juga bukti sejarah, bahwa maulid dirintis di Abad V Hijriah, maka kami memfatwakan; mustahabnya (terpuji) peringatan maulid Nabi karena sesuai dengan perbuatan umat (orang banyak) dan didukung oleh para ulama. Dengan catatan, bahwa peringatan itu tidak keluar dari ibadah; tilawah Qur’an, zikir, dan memberi makan. Jangan sampai peringatan maulid nabi menjadi ajang perbuatan-perbuatan tercela”. [9].

Aqulu Qauli Hadza Wa Astagfirullaha Li Wa Lakum

Salam,

*disarikan dari beberapa sumber. Mohon kritikan bila ada salah. :)

Admin:

Disalin dari Miling List GM2020

 

0 comments:

[GM2020] Penyelusuran Sejarah Gorontalo

From: Bakri Arbie <*******kri@yahoo.com>

Yth Rekan-rekan SSG-Gtlo,
Dari books google dan sedikit membaca di Perpustakaan di Deakin dan Melbourne Uni ada beberapa info tentang sejarah Gorontalo. Kira-kira ditahun 1511 bisnis regional sudah cukup berkembang yaitu dengan Cina,Jepang di bagian Utara nusantara, sedangkan di bagian Barat,adalah rentetan Turki yang menguasai Timur Tengah, Persia yang menguasai Teluk Persia dan sekitarnya dan satu lagi kerajaan Moghul yang berbasis di India,ketiganya adalah negara Muslim. Sedangkan di Nusantara yang yang dianggap sudah kuat dalam percaturan bisnis maupun kekuasaan adalah Melayu,didaerah Sumatera,Riau dan Malaya,berikutnya adalah Jawa yang berbudaya tinggi dan begitu pula Bugis sudah memegang peranan bisnis dan jiwa maritimnya.Jadi ada tiga kekuatan Nusantara saat itu Melayu,Jawa dan Bugis.

Menurut sejarah bisnis saat itu bercampur dengan perampokan/pembajakan kalau kepepet. Nusantara sudah dimasuki budaya dan agama Hindu,Budha dan kemudian masuk Islam.

Bangsa Eropa yang pertama masuk ke Indonesia adalah Portugis dan Spanyol karena mereka sudah mmpunyai teknologi maritim dalam arti teknologi kapal dan navigasi yang lebih maju karena sering bertempur dan interaksi melawan armada negara Islam di Eropa.

Kemudian menyusul Belanda dan Inggeris yang tahap awal kalah,namun secara mantap dengan strateginya kedua negara ini kemudian menguasai Asia Tenggara.
Khusus tentang adanya 3 benteng di Gorontalo yaitu 1 di dekat danau Limbot dan 2 buah dekat Kwandang.

Menurut literatur yang menulis tentang Bugis,ternyata bisnis dari Jawa Timur melewati Makasar saat itu Jampandang menuju ke Utara lewat Filipina menuju ke Jepang dan Cina menumbuhkan jalur bisnis yang sebagian melewati laut dan sebagian melewati darat agar lebih cepat.Alasan lain lagi waktu itu dengan kapal layar antara Sulawesi dan Kalimantan pada bulan tertentu kurang angin sehingga kapal layar tidak jalan.

Jalur yang dibina orang Bugis dan Portugis saat itu adalah melewati darat dari Sulawesi Selatan memotong lewat Toraja,menyeberang Teluk Tomini ke Gorontalo dan dengan perahu menuju danau Limboto dan dari Limboto mendarat lagi Kwandang dan disambung ke Filipina menuju Cina dan Jepang. Informasi ini mejawab pertanyaan saya tentang perlunya benteng Otanaha yang menghadap ke danau Limboto.

Rupanya pengamanan perlu diperkuat pula karena ada suatu daerah di Atinggola yang orangnya garang dan sering merampok yaitu kerajaan Kaidipan selain adanya suku Moro yang berasal dari Filipina Selatan.

Satu hal yang membuat saya mencari Atinggola dari website booksgoogle dan ternyata ada penelitian tentang bahasa Atinggola oleh Ibu Mientje Kasim.Ternyata Atinggola adalah suatu daerah yang strategis di zaman dahulu. Mengingat pentingnya studi sejarah linguistik saya jadi ingin menghimbau Mbak Titien yang sedang belajar di Melbourne Uni untuk mempelajari,sejarah Gorontalo dari linguistik. Ternyata ada beberapa bahasa di Filipina yang mirip Gtlo ada past,present,future. Begitu pula pengaruh bahasa Portugis di Gtlo barangkali terjadi selama periode bisnis Utara Selatan masih masih berjalan lancar. Suku laut Bajau menurut sejarah adalah suku Wajo,Sulawesi Selatan yang mengembara kemana-mana,bahkan hingga Madagaskar dan pantai Afrika Timur.

Termasuk suku Bajau di Torosiaje saya kira berasal dari akar yang sama. Suku Bajau ternyata merupakan bagian dari kekuatan Maritim dari Bugis/Sulawesi Selatan.

Demikian sedikit kumpulan info yang perlu dikonfirmasi dan ditelusuri lebih lanjut oleh para ahlinya. Sebagai penutup,kami ucapkan Selamat Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia. Insya Allah berjalan lancar adanya.

__,_._,___

0 comments:

Infor Beasiswa IIEF; Buat yang tertarik bisa apply..

Posted at at 5:49 AM on
Dec 9, 2007
Posted by Unknown Filed under: , 1 comments Readmore »»

From: Ony Jamhari ony_jamhari
Date: Fri, 30 Nov 2007 01:29:07 -0800 (PST)
Subject: [pcmi_jogja] Info Beasiswa: 8 weeks in United States (Batch 3)

Dear all,
Setelah sukses dengan Batch 1 dan 2 sebelumnya, kami sampaikan lagi informasi beasiswa Indonesia English Language Study Program (IELSP) untuk belajar Bahasa Inggris (English for Academic Purposes) dalam program immersion dalam kelas-kelas internasional selama 8 minggu di universitas ternama di Amerika Serikat. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 (masih aktif – belum sidang kelulusan) dari berbagai jurusan dari universitas manapun di seluruh Indonesia.

Kami mohon bantuan Bapak-Ibu sekalian untuk dapat menyebarkan informasi ini kepada para anak didiknya karena beasiswa ini sangat memberikan pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa kita. Informasi lengkap dapat dilihat pada info dibawah ini, dan kami sertakan pula formulir pendaftaran dalam bentuk attachment. Formulir ini boleh difotokopi.
Terima kasih,

Indonesian International Education Foundation (IIEF)
INFO BEASISWA (Full-Funding)
INDONESIA ENGLISH LANGUAGE STUDY PROGRAM (IELSP)

1. Apakah IELSP itu?
Indonesia English Language Study Program adalah program beasiswa yang menawarkan kesempatan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris di universitas- universitas di Amerika Serikat selama 8 (delapan) minggu.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris peserta, khususnya dalam English for Academic Purposes. Selain itu, peserta akan memiliki kesempatan untuk mempelajari secara langsung kebudayaan dan masyarakat Amerika Serikat karena peserta akan mengikuti program immersion dalam kelas internasional dimana mereka akan bergabung dengan peserta lain dari berbagai bangsa dan negara. Dalam program ini, peserta tidak hanya akan belajar Bahasa Inggris, namun juga akan mengikuti berbagai program kultural yang akan memberikan pengalaman yang sangat berharga.

2. Siapa yang berhak mendaftar?
IELSP terbuka untuk mereka yang berumur 19 – 24 tahun dan masih aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi mana pun di Indonesia dari berbagai jurusan. Pendaftar juga harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 470. Peserta terpilih juga harus bersedia untuk meninggalkan kuliah di tanah air selama 8 minggu karena akan mengikuti kursus intensif di Amerika Serikat selama waktu tersebut.

3. Apa saja persyaratannya?
- berumur 19 – 24 tahun, dan
- aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi manapun di seluruh Indonesia (belum menempuh sidang kelulusan)
- memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 470 (bukan Prediction Test)
- memiliki prestasi akademik yang baik
- aktif dalam berbagai kegiatan atau organisasi
- memiliki komitmen penuh untuk segera kembali ke tanah air segera setelah program ini selesai
- tidak memiliki pengalaman belajar di Amerika Serikat atau negara lain selain Indonesia
- memiliki sifat-sifat: aktif, mandiri, bertanggung jawab, percaya diri dan berpikiran luas.

4. Bagaimana cara mendaftar?
Untuk mendaftar, dapat mengambil formulir di kantor Indonesian International Education Foundation (IIEF), Menara Imperium Lt. 28 Suite B, Jl. HR Rasuna Said Kav 1, Jakarta 12980. Formulir juga dapat di-download dari website IIEF di www.iief.or. id. Formulir boleh di fotokopi.
5. Dokumen apa saja yang harus disertakan dalam formulir pendaftaran?
Pendaftar harus melampirkan dokumen-dokumen berikut dalam formulir pendaftaran yang telah dilengkapi:
- 1 (satu) buah pasfoto berwarna ukuran 4x6
- 1 (satu) buah fotokopi Kartu Identitas (KTP)
- 1 (satu) buah surat keterangan resmi dari universitas bahwa yang bersangkutan masih aktif terdaftar di universitas tersebut
- transkrip nilai dari semester 1
- 1 (satu) buah fotokopi Ijazah SMA (tidak perlu diterjemahkan)
- 1 (satu) buah fotokopi Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA (tidak perlu diterjemahkan)
- 1 (satu) buah Surat Referensi dari dosen di universitas – menggunakan form khusus yang terlampir dalam Formulir Pendaftaran. Form Referensi yang telah dilengkapi harap dimasukkan kedalam amplop tertutup dan disertakan bersama Formulir Pendaftaran yang telah dilengkapi. Surat Referensi dari Dosen Matakuliah Bahasa Inggris lebih baik.
- 1 (satu) buah fotokopi nilai TOEFL® (International TOEFL® atau TOEFL® ITP)

6. Formulir ditujukan kemana?
Formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan dialamatkan ke:
Indonesian International Education Foundation (IIEF)
Menara Imperium Lt. 28 Suite B
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan
Jakarta 12980
(harap menuliskan IELSP di sudut kiri atas amplop)

7. Kapan batas waktu pendaftaran?
Untuk Gelombang III, formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan harus diterima oleh IIEF paling lambat tanggal 4 Januari 2008.
8. Apakah saya harus sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat sebelum mendaftar?
Seseorang tidak perlu sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat untuk bisa mendaftar. Jika terpilih, peserta akan diberikan waktu untuk mengurus paspor. Visa Amerika Serikat akan diurus oleh IIEF sebelum keberangkatan. Perhatian: Penerima beasiswa dijadualkan untuk berangkat ke Amerika Serikat pada tanggal bulan Maret 2008. (catatan: keputusan hasil seleksi tidak dapat diganggu gugat)

9. Apakah ada biaya tertentu yang harus saya bayar dalam program beasiswa ini?
Program ini merupakan beasiswa penuh, dan peserta tidak dipungut biaya apapun. Penerima beasiswa akan ditanggung seluruh biaya kecuali biaya pembuatan paspor.

10. Kemana saya harus bertanya untuk mendapatkan informasi?
Untuk informasi dapat menghubungi:
Indonesian International Education Foundation (IIEF)
Menara Imperium Lt. 28 Suite B
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan Jakarta 12980
Telp: 021 – 831 7330,Fax: 021 – 831 7331 (pada jam kerja) Email: scholarship@ iief.or.id

1 comments:

R. H. Uno kepada gorontalomaju2 ;

Walaupun saya bukan dari team seleksi penerimaan karya inovasi, namun saya berpendapat hal seperti yang anda kemukakan bisa masuk katagori. Kearifan /kepandaian local?

Ketika kami pernah berkunjung ke Torsiaje, perkampungan diatas air suku Bajao di kabupaten Pohuato, ada kami mendengar cara mereka menangkap ikan Kerapu Batu dan ikan Napoleon (kabarnya ikan ini termasuk yang di lindungi).

Banyak terumbu karang yang rusak karena para nelayan menangkap ikan dengan bom, juga cra menangkap dengan racun Cyanida.

Tetapi cara orang Bajau ini lain,tidak merusak atau meracuni habitat ikan.

Mereka menyelam dan menyemprotkan perasan tembakau keikan2 yang ada disela-sela terumbu karang. Maka ikan2 tersebutmabukdan dengan mudah keluar dari sarangnya dan ditangkap. Ikan tersebut pun tidak mengandung racun Cyanide yang pada kadar tertentu bisa berbahaya bagi manusia yang memakan ikan tersebut.

Hai teman2 di Pohuato maupun perairan2 di Boalemo dan Gorut, silahkan cek kebenaran hal ini, barangkali termasuj cara inovatif local yang baik untuk menangkap ikan jenis langka ini, SEBELUM DI PATENT KAN OLEH NEGARA2 LAIN.

Wass.OH

0 comments:

Pengumuman DAFTAR KARYA INOVASI GORONTALO.

From: Razak Umar <razak.umar@yahoo.co.id>
Date: 2 Des 2007 00:32
Subject: [GM2020] DAFTAR KARYA INOVASI GORONTALO.

Assalamu Alaikum Wr. Wb
Dengan ini disampaikan ode Mongowutato waw Mongodulaa (bapak/ibu/saudara) rekapitulasi sementara karya inovasi Gorontalo yang dikirimkan dan diidentifikasi oleh panitia. Daftar karya inovasi ini sebagai informasi awal bagi panitia untuk selanjutnya dilakukan penilaian mendalam oleh panel ahli. Mohon kiranya masukan dan saran dari bapak/ibu untuk penyempurnaannya.
atas perkenan dan kepeduliannya disampaikan terimkash.
Wassalam
Razak Umar



__,_._,___

0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic