Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Ingin Jantung Sehat? Menikahlah yang Harmonis!

Posted at at 4:47 PM on
Mar 29, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Ingin Jantung Sehat? Menikahlah yang Harmonis!

Pernikahan yang harmonis ternyata akan meningkatkan kesehatan. Khususnya jantung. Demikian hail penelitian ilmuwan Brigham Young
University Amerika Serikat (AS)

Pernikahan yang harmonis berperan besar dalam menjaga tekanan darah seseorang. Sementara itu, pernikahan yang tidak harmonis membuahkan
tekanan darah yang lebih tinggi kepada pasangan suami-istri daripada orang dewasa lajang.  Riset terkini menunjukkan, orang dewasa yang menikah bahagia mempunyai tekanan darah lebih rendah daripada bujangan, meskipun kaum lajang tersebut memiliki hubungan pertemanan yang mendukung. Secara langsung
ini menunjukkan bahwa pernikahan adalah masalah kesehatan jantung.  Demikian ungkap Holt-Lunstad, psikolog yang meneliti masalah kesehatan dan hubungan manusia di Brigham Young University (BYU), AS.

Sebagaimana dilaporkan www.sciencedaily. com 21 Maret 2008, Julianne Holt-Lunstad, profesor di Brigham Young University (BYU), AS, menemukan bahwa kaum adam dan hawa yang menikah bahagia memiliki tekanan darah harian 4 angka lebih rendah dibandingkan dewasa lajang.

Memiliki sahabat yang mendukung tidak membuat tekanan darah lebih baik bagi kaum lajang ataupun mereka yang menikah tapi tidak bahagia. Apa yang diungkap ini merupakan kejutan bagi profesor Holt-Lunstad dan timnya. "Terlihat ada manfaat kesehatan dari pernikahan," kata profesor Holt-Lunstad. "Tidak hanya menikah yang berguna bagi kesehatan yang sebenarnya paling melindungi kesehatan adalah pernikahan yang bahagia."

Tidak heran pula, penelitian tersebut menemukan hal sebaliknya: kalangan dewasa yang menikah tapi tidak bahagia bertekanan darah lebih tinggi dibandingkan mereka yang menikah bahagia dan dewasa bujang bahagia.

Peneliti itu melibatkan 204 dewasa menikah dan 99 dewasa bujang. Pada tubuh mereka dipasang alat perekam tekanan darah selama 24 jam tanpa dilepas. Alat tersebut merekam tekanan darah secara acak sepanjang hari – bahkan saat mereka tidur. Sekitar 72 kali alat ini mengambil sampel tekanan darah mereka yang menjadi obyek penelitian itu.

"Kami ingin merekam tekanan darah peserta ketika mereka tengah melakukan kegiatan apa pun dalam kehidupan keseharian," papar Holt-Lunstad.

"Mendapatkan satu atau dua pengukuran di tempat pemeriksaan sebenarnya tidak mewakili fluktuasi tekanan darah yang terjadi sepanjang hari."

Seluruh peserta yang diteliti menjawab pertanyaan seputar daftar nama-nama rekan dalam jaringan persahabatannya, serta pertanyaan mengenai keadaan hubungan persahabatan itu. Peserta yang sudah menikah melengkapi pula pertanyaan tentang kondisi hubungan mereka dengan suami atau istrinya.  Dengan alat pencatat tekanan darah yang berfungsi siang dan malam, peneliti itu dapat mengetahui bahwa tekanan darah dewasa yang sudah menikah – khususnya yang menikah bahagia – menurun ke tingkat lebih rendah daripada kaum lajang.

"Penelitian telah memperlihatkan bahwa orang yang tekanan darahnya tetap tinggi sepanjang malam jauh lebih beresika terkena masalah jantung dan pembuluh darah dibandingkan orang yang tekanan darahnya menurun," ujar Holt-Lunstad. Holt-Lunstad berujar, pasangan menikah dapat mendorong kebiasaan sehat, misalnya saling menasehati untuk ke dokter dan mengkonsumsi makanan sehat. Hubungan pernikahan juga merupakan sumber dukungan emosional di waktu sedih dan gembira. Berbagi berita baik antara suami dan istri, misalnya, menimbulkan emosi positif, yang akhirnya mendorong fungsi tubuh.

[cs/BYUnews/ www.hidayatullah .com, Senin, 24 Maret 2008]

0 comments:

Membangun Keakraban dan Silaturahmi

Posted at at 12:16 AM on
Mar 2, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Sebagai wujud nyata dari terbentuknya ririungan mahasiswa Gorontalo yang ada di Bogor Provinsi Jawa Barat, maka kedekatan komunitas mahsiswa Gorontalo yang sedang studi di IPB maupun perguran tinggi lainnya di Bogor semakin terbina dan terjalin sehingga hal ini menjadi kontribusi yang bermakna untuk kemajuan studi mahasiswa serta ajang untuk saling mempererat tali kekeluargaan sesama komunitas warga Gorontalo di Perantauan.
Kini tali persaudaraan yang telah dibangun oleh mahasiswa Gorontalo di Bogor lebih terjalin, karena telah diupayakannya suatu wadah berupa Asrama oleh pemerintah Provinsi Gorontalo yang akan menjadi tempat berinteraksinya mahasiswa Gorontalo di Bogor.
Untuk itu keakraban dan silaturahmi yang telah dibagun tersebut haruslah tetap diperhatikan dan dijaga untuk kemaslahatan serta kesejahteraan kita sebagai warga Gorontalo yang sedang menimba ilmu di Bogor.
Semoga hal ini menjadi suatu modal kita bersama untuk membangun Gorontalo pada masa-masa yang akan datang, sehingga generasi Gorontalo akan turut merasakan kesejahteraan dan keamanan di era globalisasi dan kompetitif di masa yang akan datang.
Silaturahmi itu merupakan sunah Rasullah untuk umatnya yang percaya akan rahmat dan hidayah dari Allah SWT.
Agama Totalu Lipu Pei Hulalu.
M. Ikbal Bahua.

0 comments:

Vaksin Pneumonia Bayi Juga Ampuh untuk Dewasa

Posted at at 9:26 PM on
Jul 21, 2007
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Washington, Sinar Harapan

Vaksin pneumonia untuk bayi yang mendapatkan izin resmi dari lembaga makanan dan obat-obatan Amerika Serikat pada tahun 2000, terbukti mampu mengurangi sejumlah penyakit serius pada anak-anak. Kemungkinan lain, mampu mencegah penyebaran bakteri pneumonia pada kalangan dewasa.

Vaksin yang bernama Prevnar tersebut saat ini direkomendasikan untuk semua anak di bawah usia dua tahun. Vaksin ini melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumococcus, termasuk pneumonia, keracunan darah, meningitis dan infeksi telinga. Para peneliti percaya vaksin ini mampu mengurangi angka infeksi darah dan meningitis pada anak-anak di bawah usia dua tahun hingga 70 persen. ”Vaksin ini berfungsi bukan hanya mencegah penyakit pada anak-anak berisiko tinggi, tapi juga untuk seluruh keluarga mereka,” ujar Dr Cynthia Whitney yang memimpin studi untuk Centers for Disease Control and Prevention.

Seberapa banyak bayi yang telah mendapatkan imunisasi Prevnar memang belum diketahui pasti, tapi vaksin tersebut telah diadopsi secara luas. Temuan ini sendiri dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine edisi Kamis (1/5) bersama dengan studi tiga tahun tentang vaksin pneumonia bagi manusia usia lanjut yang direkomendasikan bagi setiap orang yang berusia di atas 65 tahun. Dalam studi terhadap 47.365 orang, vaksin tersebut mampu mengurangi risiko infeksi darah secara serius hingga separuhnya, tapi tidak menyediakan perlindungan melawan pneumonia.

”Ada keuntungan dari vaksin ini. Hanya saja keuntungan tersebut belum mampu mencegah pneumonia,” ujar Dr Lisa A. Jackson dari Group Health Cooperative –sebuah HMO yang berbasis di Seattle- yang memimpin penelitian yang didanai CDC ini.


Bakteri pneumococcus dibawa melalui hidung dan tenggorokan dan disebarkan dari orang ke orang. Remaja dan orang tua kebanyakan mudah diserang. Sampai tahun 2000, infeksi pneumococcal mengakibatkan 135.000 orang masuk rumah sakit setiap tahunnya karena pneumonia, 60.000 kasus infeksi darah, termasuk 3.300 kasus meningitis, demikian CDC. Jumlah ini bisa mengalami perubahan dengan kemunculan vaksin bayi baru tersebut. Studi CDC menguji dampak vaksin tersebut dengan menelusuri infeksi pneumococcal yang lebih serius –keracunan darah dan meningitis— di tujuh area di negara tersebut yang mencakup 16 juta penduduk. Vaksin ini setiap empat dosis berharga US$ 61, demikian menurut Wyeth, industri farmasi yang membuat vaksin tersebut.

Menurun

Dari tahun 1998-2001, penemuan menunjukkan angka infeksi darah dan meningitis turun hingga 69 persen pada anak-anak di bawah usia 2 tahun, dari 188 kasus hingga 59 kasus per 100 ribu kasus. Angka ini menurun 44 persen untuk anak usia di bawah 2 tahun tapi tidak ada perubahan untuk anak yang lebih tua. Sementara pada orang yang berumur 20-39 tahun turun 32 persen.

Penelitian juga mengindikasikan bahwa vaksin bayi tersebut dapat mencegah infeksi dari bakteri yang tahan terhadap obat. Pada tahun 2001, 35 persen infeksi disebabkan oleh bakteri yang tahan terhadap penisilin.

Dr Greg Poland, direktur Mayo Clinic Vaccine Research Group menilai ini merupakan penemuan yang sangat penting. Ia mengatakan dokter perlu menjelaskan pada pasien dewasa bahwa meskipun vaksin ini tidak melindungi mereka dari pneumonia tapi dapat mencegah komplikasi yang mematikan. ”Ini saja sudah cukup.”

Jackson mengatakan sebuah vaksin yang berbeda mungkin dibutuhkan untuk orang dewasa. Vaksin ini melindungi melawan tujuh tipe bakteri pneumococcal tapi bekerja secara berbeda dibanding vaksin lama, yang didesain sebagai penjaga dari 23 tipe bakteri.

Direktur medis dari vaksin dewasa untuk Merck & Co., yang membuat vaksin Pneumovax 23 mengatakan vaksin ini ditargetkan untuk keseluruhan tapi tidak semua bakteri yang menyebabkan pneumonia. Juga bukan untuk melawan penyebab lain dari pneumonia yang termasuk dalam studi ini, ujar Dr Joan Benson. Vaksin ini berharga sekitar US$ 16.

source: Sinar Harapan ONLINE

0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic