Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Surfing the Internet can open the dark side of psychology

Posted at at 4:59 AM on
Feb 24, 2010
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Surfing the Internet can open the dark side of psychology. According to psychologists from the University of Leeds, Internet addicts at greater risk of experiencing depression because of replacing the normal social activities.

Psychologists found that the longer people spend time visiting various sites, they are not happy.
"The Internet plays an important role in modern life, but its benefits followed by the dark side,"
said study leader Dr Catriona Morrison, was quoted as saying dailymail.com site.

The study published in the journal Psychopathology was revealed, the longer the participants to spend time online, their tendency to experience greater depression, too.

Researchers questioned 1319 people aged 16 to 51 to measure the level of Internet addiction and depression. "There is a close relationship between the duration of Internet use with depression levels. The dependence of people on the internet related to feeling happy and sad they were."

Internet addicts spend more time visiting pornography sites, gaming and social networking. The average age they tend to be younger, around 21.



0 comments:

In Learning, The Brain Forgets Things On Purpose

Posted at at 4:06 PM on
Feb 22, 2010
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

“Scientists have known that newly acquired, short-term memories are often fleeting. But a new study in flies suggests that kind of forgetfulness doesn’t just happen. Rather, an active process of erasing memories may in some ways be as important as the ability to lay down new memories, say researchers who report their findings in the February 19th issue of the journal Cell.


“Learning activates the biochemical formation of memory,” says Yi Zhong of Tsinghua University and Cold Spring Harbor Laboratory. “But you need to remove memories for new information to come in. We’ve found that forgetting is an active process to remove memory.”

The researchers have traced that process to a molecular pathway including a small protein known as Rac. When that mechanism is blocked, flies hold on to newly acquired memories for longer than they otherwise would.”

Read more at Science Daily


0 comments:

Orang Yang Bangkrut

Posted at at 11:11 AM on
Sep 16, 2008
Posted by Unknown Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »»

Dari Abu Hurairah, ra, Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "adakah engkau semua tahu, siapakah orang yang bangkrut/pailit itu? Para sahabat menjawab: Orang bangkrut / muflis adalah dikalangan kita ialah orang yang sudah tidak memiliki lagi sedirhampun atau sesuatu bendapun. Beliau bersabda: Orang Pailit / Bangrut dari kalangan ummatku ialah orang yang dating pada hari kiamat dengan membawa amalan shalat, puasa dan zakatnya, tetapi kedatangannya itu dahulunya ketika didunia pernah mencaci maki si anu, mendakwa serong si anu, makan harta si anu, mengalirkan darah si Anu tanpa dasar kebenaran, pernah memukul si Anu. Maka orang yang di adaniaya itu diberikan kebaikan orang tadi dan yang lainpun diberi kebaikannya pula, jikalau kebaikan2nya sudah habis sebelum terlunasi tanggungan penganiaayaanya, maka diambillah dari kesalahan-kesalahan orang-orang yang dianiayanya itu lalu dibebankan ke orang tersebut, selanjutnya orang itu dilemparkan ke neraka (HR Muslim)


Para koruptor misalnya bisa dituntut orang banyak di akhirat, karena telah mencuri / memakan orang rakyat, malah dari itu Prof Dar Thib raya ketika menjelaskan taubat koruptur , belaiu mengatakan saya tak tahu itu semoga diampuni kalau bertaubat, padahal taubatnya harus mengembalikan uangnya yg dicuri itu. Bahkan beliau ketika ditanya di kantor tahun lalu tentang para koruptor, malah beliau bilang, menurut pendapat saya koruptor akan masuk neraka, karena telah banyak mendhalimi orang yg sangat banyak. Di Indonesia kemiskinan yang sangat banyak itu puluhan bahkan rautsan juta Itu kan karena saking banyaknya para koruptor. Semoga para para koruptor itu mau bertaubat dengan mengembalikan colongannya / curiannya dan tidak mengulangi lagi sehingga di akhirat tidak menjadi orang yg bangkrut.

0 comments:

Virgin Coconut Oil - Obesitas - Herbal - Riset

Posted at at 3:17 AM on
May 29, 2008
Posted by Unknown Filed under: , 2 comments Readmore »»

Masih segar ingatan tentang fakta dari fenomena minyak "ajaib" penyembuh yang diulas sebelumnya, kini dihadirkan lagi fakta lain dari "fenomena" penyebuhan dari si ajaib ini.

Cerita ini bermula sebagai berikut;

 

"Belakangan ini Hj Empat Pathonah terlihat begitu sibuk memesan busana baru pada penjahit langganan. Itu bukan semata-mata karena Idul Fitri datang menjelang. Baju-baju milik Pathonah yang tersimpan di lemari kedodoran semua. Maklum ibu 3 anak itu kini memang menjadi lebih langsing. Dua bulan rutin mengkonsumsi virgin coconut oil, bobot tubuh melorot dari 77 kg menjadi 72 kg."

 

Perubahan itu jelas membuat kelahiran 16 Juli 1951 itu senang bukan kepalang. Saat masih berbobot 77 kg, Pathonah kerap merasa tersiksa. "Kaki dan paha gampang pegal, tangan terasa kaku," tuturnya. Buat Pathonah, tubuh yang ekstrabesar terasa berat dibawa ke sana ke mari.

Belum lagi bila letih luar biasa mendera. Tekanan darah melonjak hingga 150 mg/dl. Kepala pun berdenyut. Kalau sudah begitu aktivitas sehari-hari ibu 3 anak itu sebagai bidan di sebuah puskesmas di pusat kota Tasikmalaya menjadi terganggu. Bobot tubuh di atas ideal membuat istri HR Ruchiat itu kerap merasa kurang percaya diri. Lemak menumpuk di kaki, tangan, dan perut. "Kalau paha dipijit kelihatan seperti kulit jeruk. Tebal dan pori-porinya besar-besar, tanda banyak lemak," kata Pathonah.

Obesitas

Menurut Prof Dr Walujo Soerjodibroto MSc, PhD, SpG-pakar gizi dari Universitas Indonesia, bobot badan seseorang dikatakan ideal bila rasio bobot dibagi pangkat dua tinggi tubuh dalam meter berada di kisaran 18,5-23. "Bila rasio di atas 23 sampai 29 disebut kelebihan bobot alias overweight. Lebih dari 30 sudah dikatakan obesitas," kata guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Dengan tinggi tubuh 158 cm dan bobot 77 kg, rasio bobot per tinggi badan dalam meter pangkat dua Pathonah adalah 32,05. Artinya, perempuan yang 32 tahun berprofesi sebagai bidan itu termasuk kategori penderita obesitas. Idealnya bobot Pathonah sekitar 58 kg.

terjadi bila makanan atau kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak daripada kebutuhan. Mestinya kalori diubah menjadi energi. Lantaran tidak terpakai, kelebihan itu disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Menurut Walujo, pada manusia modern penumpukan lemak lebih mudah terjadi. Itu lantaran pola konsumsi yang banyak mengandung lemak tapi aktivitas fi sik berkurang. Di Indonesia pola makan salah jadi penyebab utama obesitas. Sementara faktor keturunan cuma punya andil sekitar 3%.

Obesitas tak sekadar membuat tubuh menjadi ekstrabesar. Penderita kelebihan bobot badan berisiko mengalami gangguan metabolisme karbohidrat sehingga kadar gula darah meningkat. Asam urat dan sebagian fraksi lemak tubuh ikut naik. Obesitas pun faktor risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, misal stroke.

Coba herbal

Pantas bila Pathonah getol mencoba berbagai cara untuk melangsingkan tubuh. Saran untuk menyeruput seduhan mahkota dewa Phaleria macrocarpa dituruti. Mengkonsumsi brotowali dan sambiloto yang bercitarasa pahit tidak jadi halangan. Yang penting bobot tubuh bisa susut. Efeknya bobot badan memang berkurang, tapi penurunan tidak signifi kan. Untuk mencoba obat-obatan pelangsing, nenek 3 cucu itu enggan. "Takut ada efek sampingnya," kata Pathonah.

Berikutnya, ia mencoba mengubah pola makan. Makanan mengandung lemak seperti daging, jeroan, dan usus dihindari. Ia lebih banyak mengkonsumsi berbagai jus seperti jambu batu, apel, wortel, ditambah nanas. Sari buah dan sayuran itu diseruput pagi atau malam hari sebagai pengganti sarapan dan makan malam. Pathonah memang membatasi diri untuk tidak makan setelah Maghrib.

Segala daya upaya itu tidak mudah dilakukan. Maklum orang obesitas biasanya memiliki napsu makan tinggi. "Ini lantaran sel-sel livernya tidak mampu memantau keadaan di sekitar," ujar Walujo. Normalnya pada saat seseorang makan banyak, maka gula dan lemak darah naik. Otomatis hati bakal menyetop produksi lemak. Namun, pada penderita obesitas, sel-sel liver sudah tumpul karena terlalu sering digempur oleh kelebihan makanan. Jumlah lemak di dalam tubuh pun tidak terpantau tepat. Akibatnya, hati terus memproduksi lemak karena tidak ada sinyal untuk menyetop produksi.

Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari pada Agustus, Pathonah menghadiri sebuah acara rapat kerja kebidanan di Bandung. Di sela-sela acara itu ada presentasi mengenai virgin coconut oil. Di sana dipaparkan bahwa minyak dara berkhasiat bagi kesehatan, termasuk di antaranya mengatasi obesitas.

Tanpa banyak pertimbangan perempuan 54 tahun itu langsung mencoba. VCO diminum 2 kali sehari masingmasing 1 sendok makan. Itu dibarengi dengan pola konsumsi sehat. Hasilny a ,dalam hitungan 2 bulan bobot tubuh melorot dari 77 kg menjadi 72 kg alias turun 5 kg. "Baju-baju sekarang longgar semua ," kata Pathonah. Lemak yang menumpuk di paha dan pangkal lengan berangsur hilang. Hanya di bagian perut yang masih terlihat gemuk. Saat bobot turun, tekanan darah pun ikut terkontrol. Kini tekanan darahnya bertahan di angka 130 mg/dl.

Cepat dibakar

Peran minyak perawan mengatasi obesitas adalah sebuah keniscayaan. Minyak kelapa murni terdiri atas rangkaian asam lemak rantai sedang (medium chain fatty acid , MCFA). Begitu dikonsumsi, MCFA langsung masuk ke dalam hati. Di sana ia langsung diubah menjadi energi sehingga tidak disimpan dalam tubuh sebagai lemak. MCFA mudah dicerna dan diserap oleh usus karena ukuran molekul relatif kecil.

"Saat minyak kelapa memberi energi dengan cepat, jaringan tubuh kita menjadi kenyang," kata Walujo. Seseorang jadi tidak merasa lapar waktu makan tiba. Proses pembakaran menyebabkan suhu badan orang yang mengkonsumsi minyak kelapa menjadi lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak. Kondisi ini menyebabkan tubuh memerlukan energi lebih banyak yang didapat dari cadangan lemak.

Lama-kelamaan reflek rasa lapar dan kenyang menjadi
normal. Bahkan dengan asupan makanan sedikit saja, ia sudah merasa kenyang. MCFA
pun mendorong pembakaran LCFA (long chain fatty acid )-penyebab obesitas-seperti yang terkandung dalam minyak sayur. Pada akhirnya bobot badan pun susut.

Riset

Pernyataan guru besar Fakultas Kedokteran UI itu sejalan dengan hasil penelitian di MacGill University. Riset yang dimotori oleh Dr Marie Pierre St Onge dan Peter Jones itu menyebutkan penggantian konsumsi minyak jagung dan minyak keledai dengan minyak kelapa menyebabkan penurunan bobot antara 5-16 kg dalam setahun. Padahal kalori yang diasup sama. Ini lantaran VCO membakar lebih banyak kalori saat metabolisme tubuh meningkat.

Penelitian lain dilakukan dengan menggunakan hewan perobaan. Dalam riset 3 kelompok obyek diberi perlakuan berbeda. Yaitu, perlakuan diet rendah lemak, diet lemak tinggi yang mengandung long chain trigliserid (LCT), dan diet lemak tinggi yang mengandung medium chain trigliserid(MCT) selama 44 hari.

Hasilnya, hewan dengan diet lemak rendah menyimpan rata-rata 0,47 g lemak per hari, kelompok ke-2 0,48 g per hari, sedangkan yang diet lemak tinggi mengandung MCT hanya 0,13 g per hari. Penelitian itu menunjukkan jika minyak mengandung MCT menjadi pengganti diet LCT maka tubuh mengalami penurunan dalam menyimpan lemak. MCT pun lebih efektif dalam menyimpan lemak daripada diet rendah lemak.

Pantas bila Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta, menggunakan minyak dara dalam terapi penurunan bobot badan. Ia menganjurkan konsumsi 1 sendok teh VCO 3 kali sehari untuk mereka yang mengalami obesitas seperti pada kasus Pathonah. Namun, Lina mengingatkan penurunan bobot sebaiknya tidak drastis.

"Penurunan 5 kg masih normal, kalau 5 kg dalam sebulan jangan," tuturnya. Penyusutan drastis menyebabkan kulit kendur, menghitam, wajah keriput, dan pori-pori menumpuk. Menurut Walujo penurunan bobot dengan VCO, 2 ons per minggu. Supaya tidak ada efek samping, terapi minyak dara mesti dibarengi dengan konsumsi vitamin B dan E untuk menjaga kekencangan kulit. Meminum jus secara rutin dan berolahraga teratur patut dijalankan. (Evy Syariefa/Peliput: Lastioro Anmi)

Sumber : www.trubus-online.com

Pingin dapat info lain seputar fakta fenomena minyak VCO sebagai penyembuh?, liat aja link berikut;

2 comments:

Iman dan Kiat-Kiat Meningkatkannya

Posted at at 8:04 AM on
May 19, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Masih berhubungan dengan artikel yakni berkenan dengan , kali ini dibahas tentang IMAN dan kiat-kiat yang menyertainya, lebih tepat kiat-kiat berkenan dengan lemah iman.

Artikel ini, masih juga merupakan kutipan yang bersumber dari situsnya Kang Dudung Abdussomad Toha. Saya lupa link halaman untuk Artikel ini disitus tersebut. Namun yang jelas, judul aslinya adalah seperti yang akan diuraikan selanjutnya. Silakan menikmati, jangan lupa diamalkan. Jika ada terdapat kesalahan yang Anda temukan di dalamnya, semata-mata itu dari kami. Sebaliknya, jika Anda menemukan kebenaran daripadanya, sesungguhnya itu berasal dari Allah SWT Tuhan seru sekalian Alam. Amin

Tanda-tanda Lemah Iman dan Kiat untuk mengatasinya
sumber : dudung dot net diposting pada 01 Desember 2006 - 16:50

Tanda-tanda Lemah Iman

  1. Terus menerus melakukan dosa dan tidak merasa bersalah
  2. Berhati keras dan tidak berminat untuk membaca Al-Qur'an
  3. Berlambat-lambat dalam melakukan kebaikan, seperti terlambat untuk melakukan shalat
  4. Meninggalkan sunnah
  5. Memiliki suasana hati yang goyah, seperti bosan dalam kebaikan dan sering gelisah
  6. Tidak merasakan apapun ketika mendengarkan ayat Al-Qur'an dibacakan, seperti ketika Allah mengingatkan tentang hukumanNya dan janji-janjiNya tentang kabar baik.
  7. Kesulitan dalam berdzikir dan mengingat Allah
  8. Tidak merasa risau ketika keadaan berjalan bertentangan dengan syari'ah
  9. Menginginkan jabatan dan kekayaan
  10. Kikir dan bakhil, tidak mau membagi rezeki yang dikaruniakan oleh Allah
  11. Memerintahkan orang lain untuk berbuat kebaikan, sementara dirinya sendiri tidak melakukannya.
  12. Merasa senang ketika urusan orang lain tidak berjalan semestinya
  13. Hanya memperhatikan yang halal dan yang haram, dan tidak menghindari yang makruh
  14. Mengolok-olok orang yang berbuat kebaikan kecil, seperti membersihkan masjid
  15. Tidak mau memperhatikan kondisi kaum muslimin
  16. Tidak merasa bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu demi kemajuan Islam
  17. Tidak mampu menerima musibah yang menimpanya, seperti menangis dan meratap-ratap di kuburan
  18. Suka membantah, hanya untuk berbantah-bantahan, tanpa memiliki bukti
  19. Merasa asyik dan sangat tertarik dengan dunia, kehidupn duniawi, seperti merasa resah hanya ketika kehilangan sesuatu materi kebendaan
  20. Merasa asyik (ujub) dan terobsesi pada diri sendiri

Hal-hal berikut dapat meningkatkan keimanan kita:

  1. Tilawah Al-Qur'an dan mentadabburi maknanya, hening dan dengan suara yang lembut tidak tinggi, maka Insya Allah hati kita akan lembut. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, yakinkan bahwa Allah sedang berbicara dengan kita.
  2. Menyadari keagungan Allah. Segala sesuatu berada dalam kekuasaannya.  Banyak hal di sekitar kita yang kita lihat, yang menunjukkan keagunganNya kepada kita. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendakNya. Allah maha menjaga dan memperhatikan segala sesuatu, bahkan seekor semut hitam yang bersembunyi di balik batu hitam dalam kepekatan malam sekalipun.
  3. Berusaha menambah pengetahuan, setidaknya hal-hal dasar yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berwudlu dengan benar. Mengetahui arti dari nama-nama dan sifat-sifat Allah, orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang berilmu.
  4. Menghadiri majelis-majelis dzikir yang mengingat Allah. Malaikat mengelilingi majels-majelis seperti itu.
    Selalu menambah perbuatan baik. Sebuah perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah akan memudahkan jalan bagi seseorang yang bershadaqah dan juga memudahkan jalan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Amal-amal kebaikan harus dilakukan secara kontinyu.
  5. Merasa takut kepada akhir hayat yang buruk. Mengingat kematian akan mengingatkan kita dari terlena terhadap kesenangan dunia.
  6. Mengingat fase-fase kehidupan akhirat, fase ketika kita diletakkan dalam kubut, fase ketika kita diadili, fase ketika kita dihadapkan pada dua kemungkinan, akan berakhir di surga, atau neraka.
  7. Berdo'a, menyadari bahwa kita membutuhkan Allah. Merasa kecil di hadapan Allah.
  8. Cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala harus kita tunjukkan dalam aksi. Kita harus berharap semoga Allah berkenan menerima shalat-shalat kita, dan senantiasa merasa takut akan melakukan kesalahan. Malam hari sebelum tidur, seyogyanya kita bermuhasabah, memperhitungkan perbuatan kita sepanjang hari itu.
  9. Menyadari akibat dari berbuat dosa dan pelanggaran. Iman seseorang akan bertambah dengan melakukan kebaikan, dan menurun dengan melakukan perbuatan buruk.
  10. Semua yang terjadi adalah karena Allah menghendaki hal itu terjadi. Ketika musibah menimpa kita, itupun dari Allah.

0 comments:

Shalat Tasbih

Posted at at 7:57 AM on
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Saat sekarang untuk memperdalam Agama, dan kali ini tentang Shalat Tasbih.  Tulisan ini disalin dari Pesantren Virtual Dot Com dan ditulis oleh Ulin Niam Masruri.  Tidak ada maksud apa-apa selain hanya ingin membagi info tentang keutamaan salah satu Shalat ini bagi Reader Ririungan yang muslim.  Bagi yang non-muslim, Anda bisa juga membaca ini untuk dapat mengenal saudara yang muslim. Bagi yang keberatan, Anda dapat saja mengganti halaman ini dengan halaman/artikel lain sesuai kebutuhan Anda.

Tentang Shalat Tasbih
Oleh      : Ulin Niam Masruri

Sumber  : pesantren virtual

Kita sering mendengar yang namanya sholat tasbih, sebagian besar umat Islam sering melakukannya, karena merupakan salah satu sholat sunnah yang mana bisa dilakukan pada malam hari. maupun pada siang hari. Imam Ghozali dalam kitabnya Ihya’ Ulumiddin mengatakan “Sholat tasbih ini adalah merupakan sholat yang pernah dilakukan oleh Rosululloh Saw, makanya kalau bisa alangkah baiknya bagi orang Islam untuk melakukannya minimal dalam seminggu sekali atau kalau tidak mampu mungkin dalam sebulan cukup sekali”.

Adapun tendensi hadis yang digunakan oleh ulama’ yang mengatakan bahwa sholat tasbih adalah sunnah berupa hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab sholat bab sholat tasbih, Imam Turmuzi, Ibnu Majjah dalam kitab Iqoomah Assholah bab sholat tasbih, Ibnu Khuzaimah, Imam Baihaqi dalam bab sholat tasbih, Imam Thobroni dalam Mu’jam Alkabir dari Ibnu Abbas dan Abu Rofi’ bahwa dalam syarah hadis, Nabi telah menjelaskan kepada pamannya Abbas Bin Abdul Mutholib suatu amalan yang mana kalau dikerjakan oleh beliau dapat menyebabkan diampuni dosannya baik yang akan datang maupun yang telah lewat, salah satu amalan tersebut adalah sholat tasbih.

Adapun pakar hadis dalam menganalisa hadis ini melalui jalur sanad maupun matan terjadi perbedaan, diantara ulama’ ada yang mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih, ada lagi yang mengatakan bahwa hadis ini adalah lemah, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa hadis ini sampai kederajad maudlu’.

Sanad Shalat Tasbih

a. Di antara pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini shohih adalah Imam Muslim, Ibnu Khuzaimah, Imam Hakim, Ibnu Sholah, Alkhotib Albaghdadi, Al Munzhiri, Imam Suyuti, Abu Musa Almadini, Abu Said Al Sam’ani, Imam Nawawi, Abu Hasan Almaqdasi, Imam Subuki, Ibnu Hajar Al Asqolany, Ibnu Hajar Al Haitamy, Syekh Albani, Syekh Syuab Al Arnauth, Ahmad Syakir dan masih banyak lagi ulama’ yang lain.
Imam Hakim mengatakan bahwa yang menjadikan standar hadis tentang sholat tasbih shohih adalah terbiasa dikerjakan mulai para Tabiit Tabi’in sampai zaman sekarang .

Imam Daruqutni mengatakan hadis yang paling shohih dalam keutamaan surat adalah hadis yang menjelaskan keutamaan surat Al Ikhlas dan hadis yang paling shohih dalam keutamaan sholat adalah hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih. Demikian juga Syekh Muhammad Mubarokfuri mengatakan bahwa hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih tidak sampai turun pada derajat hadis hasan.

b. Sedangkan pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini dhoif adalah Imam Ahmad Bin Hambal, Imam Mizzi, Syekh Ibnu Taimiyah, Ibnu Qudamah dan Imam Syaukani, sehingga dalam madzhab Hambali dijelaskan bahwa barang siapa yang melakukan sholat tasbih hukumnya adalah makruh akan tetapi seandainya ada orang yang melaksanakan sholat tersebut tidak apa-apa, karena perbuatan yang sunnah tidak harus dengan menggunakan dalil hadis yang shohih, namun pada akhirnya Imam Ahmad menarik fatwanya dengan mengatakan bahwa sholat tasbih adalah merupakan sesuatu amalan yang sunnah.

c. Adapun pernyataan Imam Ibnu Jauzi yang memasukkan hadis ini dalam kategori hadis maudlu’ mendapat banyak kritikan dari pakar hadis, mereka menganggap bahwa Ibnu Jauzi terlalu mempermudah dalam menghukumi suatu hadis sehingga hukum hadis yang sebetulnya shohih ataupun hasan kalau tidak sesuai dengan syarat yang beliau tetapkan langsung dilempar dalam hukum maudlu’.

Dari kajiaan sanad yang telah dilakukan oleh pakar hadis dapat disimpulkan bahwa hadis ini adalah hasan atau shohih karena banyaknya jalan periwayatan dan tidak adanya cacat, adapun yang mengatakan bahwa hadis ini adalah dloif karena hanya melihat satu jalan periwayatan saja dan tidak menggabungkan jalan periwayatan yang satu dengan yang lain, adapun pendapat Ibnu Jauzi tidak bersandarkan pada dalil yang kuat sehingga lemah untuk bisa diterima sebagai sandaran hukum.

Tata Cara Shalat Tasbih

Adapun cara kita melakukan sholat tasbih sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab fikih ada dua cara, yaitu sebagaimana berikut:

1. Melakukan sholat tasbih sebanyak empat rakaat, dimulai dengan takbir ikhrom setelah itu membaca doa istiftah kemudian membaca surat alfatihah dan membaca surat kemudian membaca:

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Sebanyak 15 kali kemudian ruku’ dengan membaca

سبحان ربي العظيم وبحمده
Sebanyak 3 kali kemudian membaca

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari ruku membaca:

ربنا لك الحمد حمدا طيبا كثيرا مباركا ....الج
Kemudian membaca

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Demikian juga dalam sujud dan ketika bangun dari sujud, akan tetapi diperhatikan bahwa bacaan ini:

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
juga dibaca sebelum membaca tahiyyat ( tasyahud)

2. Setelah membaca takbir ikhrom dan doa iftitah membaca

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Sebanyak 15 kali kemudian membaca surat alfatihah dan surat kemudian membaca:

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Sebanyak 10 kali sebagaimana dalam cara yang pertama tadi, akan tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam keadaan duduk istirahat (diantara dua sujud ) dan sebelum tasyahud tidak di anjurkan untuk membaca

سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Cara yang kedua inilah menurut Iimam Ghozali yang paling baik.

 

Demikianlah kajian hadis yang dapat kami sampaikan dalam kegiatan I’tikaf pada kali ini, semoga bermanfaat.

Wallahu A’lam Bishowab.

 

0 comments:

Manfaat Sholat Bagi Kesehatan

Posted at at 9:32 AM on
Apr 27, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Shalat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!
Mari kita coba simak setiap gerakan dalam ibadah Solat berikut ini :

TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.


Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi
bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I'TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih
lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar & dalam.

PACU KECERDASAN
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-’organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya
otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

sumber: http://permiip.multiply.com/reviews/item/2

 

Technorati Tags: ,

0 comments:

Yusuf Estes, PhD-Seri Tokoh Mualaf Barat

Posted at at 6:59 AM on
Apr 26, 2008
Posted by Unknown Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »»

Pengantar:

Seri Tokoh Mualaf Barat sengaja diprogramkan dalam blog Ririungan ini untuk menumbuhkan keingintahuan kita terhadap Islam. Tidak dipungkiri, kebanyakan kita masyarakat Indonesia adalah orang latah dengan "kultur Barat" hingga apa saja kultur Barat (terutama kultur yang - maaf - kebanyakan bersifat hura-hura, gaya hidup bebas, dll) diadopsi serta-merta. Ini kebanyakan menghinggapi gaya pergaulan anak muda Indonesia. Hingga muncul istilah "loe jadul amat seh..", "Gak gaul", "Anaknya boring abis.." dan sebagainya yang ditunjukan oleh sekelompok anak muda yang ngagku "modern" dan kebarat-baratan kepada kelompok anak muda lainya yang tetap istikhamah dan bersih dari model pengaruh pergaulan yang katanya modern..

Seri ini dihadirkan untuk memberi penyeimbang informasi atau setidaknya mendukung kaum muda yang "gak modern" untuk tetap istikamah dan sabar dalam menjalani kehidupan pergaulan. Karena kenyataanya di sisi lain, Islam dan seluruh bagian daripadanya bagi sebagian orang Barat yang berpendidikan adalah sebuah peluang pencerahan bagi kultur budaya barat yang telah mengalami kebablasan (baca: deterioration).

Yusuf Estes

Yusuf_estes Yusuf Estes, PhD. (dilahirkan 1944 di Ohio), merupakan seorang Mualaf Amerika dan Merupakan Direktur dari "Islam Mission Foundation International", sebuah kelompok penelitian Islam yang mendedikasikan pada mempresentasikan pesan dari Islam ke dalam bahasa Inggris sesuai dengan Quran, Sunnah.

Masa kecil Yusuf Estes dididik di Texas dari satu keluarga Kristen Protestan; tepatnya keluarga mereka merupakan anggota dari "Disciples Kristus".

Dari 1962 hingga 1990, dia mempunyai suatu karier dalam industri musik, hiburan, pemasaran, instruktur musik dan menteri musik serta memiliki beberapa perusahaan instrumen musik mencakup Estes Piano serta Organ Company. Dalam kurun pertengahan 1960 , Yusuf Estes memproduksi dan menjalankan program hiburan di Amerika Serikat sampai usaha terakhir nya untuk TV kabel di daerah Florida, dinamai "Estes Music Jamboree".

Pada tahun 1991, Estes mempunyai bisnis dealings dengan seorang Muslim bernama Mohamed dari Mesir. Sejak saat itu, Yusuf Estes belajar tentang agama Islam pertama kali hingga akhirnya menjadi mualaf Islam setelah melihat satu teman imam agama Katholik menjadi mualaf. Berikutnya perjalanan Yusuf Estes menjadi mualaf diikuti oleh isterinya, ayah, putri dan ibunya. Yusuf Estes menguasai bahasa Arab Quranic dari belajar di Mesir, Maroko dan Turki.

Sejak 2005, Yusuf Estes masih sedang secara teratur muncul dalam IslamChannel di INGGRIS, demikian pula TV Peace dan TV Huda yang 24/7 bagiannya merupakan channel tentang Islam yang disiarkan di banyak negara melalui satelit dan situs WatchIslam.com TV Channels

Upaya saat ini dari Yusuf Estes adalah mengarahkan media berbahasa inggris bagi kaum muda Muslim meliputi Muslim sharing video, dan Muslim Chatroom serta Preschool Learning untuk anak-anak muda muslim

Serial TV terakhirnya yang terakhir yang ditujukan bagi anak-anak muslim berbahasa inggris diberi judul "Qasas Ul Anbiya" Kisah para Nabi.

Sumber :

Link Eksternal Terkait Ysuf Estes;



0 comments:

Ayat-ayat cinta dan ayât mutasyâbihât Al Qur'an

Posted at at 4:35 AM on
Apr 12, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Mungkin ada dari kita yang sudah membaca Novel Ayat-Ayat Cinta (bukan menonton filmnya) sempat membaca kutipan dialog Mria kepada Fahri, sbb:

"Ia pernah cerita, suatu kali ia ikut diskusi tentang aspek kebahasaan Al-Qur’an di Fakultas Sastra Universitas Cairo. Pemakalahnya adalah seorang doktor filsafat jebolan Sorbonne Perancis. Maria merasa risih sekali dengan kepongahan doktor itu yang mengatakan Al-Qur’an tidak sakral karena dilihat dari aspek kebahasaan ada ketidakberesan. Doktor itu mencontohkan dalam Al-Qur’an ada rangkaian huruf yang tidak diketahui maknanya. Yaitu, alif laam miim, alif laam ra, haa miim, yaa siin, thaaha nuun, kaf ha ya ‘ain shaad, dan sejenisnya.  Maria berkata padaku, “Fahri, aku geli sekali mendengar perkataan doktor dari Sorbonne itu. Dia itu orang Arab, juga muslim, tapi bagaimana bisa mengatakan hal yang stupid begitu.  Aku saja yang Koptik bisa merasakan betapa indahnya Al-Qur’an dengan alif laam miim-nya. Kurasa rangkaian huruf-huruf seperti alif laam miim, alif laam ra, haa miim, yaa siin, nuun, kaf ha ya ‘ain shaad adalah rumus-rumus Tuhan yang dahsyat maknanya. Susah diungkapkan maknanya, tapi keagungannya bisa ditangkap oleh mereka yang memiliki cita rasa bahasa Arab yang tinggi. Jika susunan itu dianggap sebagai suatu ketidakberesan, orang-orang kafir Quraisy yang sangat tidak suka pada Al-Qur’an dan memusuhinya sejak dahulu tentu akan mengambil kesempatan adanya ketidakberesan itu untuk menghancurkan Al-Qur’an. Dan tentu mereka sudah mencela bahasa Al-Qur’an habis-habisan sepanjang sejarah. Namun kenyataannya, justru sebaliknya. Mereka mengakui keindahan bahasanya yang luar biasa. Mereka menganggap bahasa Al-Qur’an bukan bahasa manusia biasa tapi bahasa yang datang dari langit. Jadi kukira doktor itu benar-benar stupid. Tidak semestinya seorang doktor sekelas dia mengatakan hal seperti itu.”

Di balik kutipan dialog di atas, rangkaian huruf berupa kata-kata dipertebal adalah sesuatu yang menarik diulas.  Berikut penjelasan tentang AyatAyat Mutasyabihat yang terkandung dalam Al Qur'an  ;

 
Para ulama dalam memahami huruf-huruf ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama berpendapat bahwa huruf-huruf ini termasuk dalam ayat2 yang hanya diketahui makna dan maksudnya oleh Allah Swt. (ayât mutasyâbihât). Pendapat ini dikuatkan oleh Abu Bakar Ra; yang mengatakan bahwa huruf-huruf itu adalah rahasia Al Quran.

Para ahli ilmu kalam menentang pendapat ini. Sebab menurut mereka Al Quran sebagai kitab petunjuk tidak boleh berisikan hal-hal yang tidak dipahami oleh manusia.

Kelompok kedua mengatakan bahwa makna atau maksudnya diketahui, tapi mereka juga berbeda ketika menentukan makna pastinya. Para ulama menyebutkan puluhan pendapat tentang huruf ini. Saya pilihkan sepuluh  diantaranya.

  1. Huruf-huruf itu adalah huruf-huruf yang diambil dari nama  Allah. "Alif" misalnya dari kata Allah, "Lâm" dari kata "Lathif", "Mîm" dari "Majid", dst. Pendapat ini dikuatkan dengan kebiasaan orang Arab yang sering menyingkat beberapa kata dalam huruf2 tertentu. Misalnya ketika mengatakan 'berhenti' / "Waqafa" (dengan tiga huruf: Waw, Qaf dan Fa') mereka cukup menyebutkan huruf "Qaf".
  2. Huruf2 itu adalah nama Allah jika dirangkaikan antara satu dan lainnya. Misalnya "Alif lam ra'" ditambah "ha mim", dan ditambah "nun" menjadi "Ar Rahman"
  3. Huruf2 itu adalah nama Allah dan makhluknya. "Alif" adalah Allah, "Lam" adalah JibriL dan "Mim" adalah Muhammad
  4. Huruf-huruf itu dimaksudkan untuk mengagetkan masyarakat Arab yang umumnya ahli dalam ilmu syair dan pidato, dengan mendatangkan variasi kalimat dengan rangkaian huruf yang belum pernah dikenal sebelumnya.
  5. Untuk membangkitkan rasa penasaran dan minat bangsa Arab agar tertarik mendengarkan Al Quran.
  6. Untuk mengingatkan kafir qurays bahwa kitab suci yang tidak mampu  ditandingi itu terdiri dari huruf-huruf yang biasa mereka gunakan. Maka tidak ada alasan bagi mereka ketika tidak mampu membuat tandingannya.
  7. Sebagai tanda permulaan surat yang baru dan berakhirnya surat sebelumnya. Orang arab biasanya mengawali judul baru dari pembicaraan mereka dengan kalimat yang berbeda.
  8. Huruf-huruf itu adalah nama surat.
  9. Singkatan dari sebuah kalimat. "Alif lâm mîm" misalnya adalah singakatan dari "AnaLlahu a'laM" (Aku adalah Allah yang maha mengetahui). "Alif Lam Ra'" dari "AnaLlahu aRa" (Akulah Allah yang Maha Melihat), dst.
  10. Setiap huruf adalah singkatan dari sebuah kalimat pernyataan. "Alif" artinya "AllafalLahu Muhammadan Faba'atsahu Nabiyyan" (Allah menciptakan Muhammad dan ,menjadikannya nabi), dst.

Salam.

Lukmanul Hakim Abubakar (GM2020)

 

0 comments:

Suamiku, bacakan Riyadlush Shalihiin untukku

Suamiku tercinta ..., Sungguh rumah kita sepi dari majelis keimanan. Aku ingin engkau membacakan sebuah hadits setiap hari kepada kami dari kitab Riyaadlush Shaalihiin. Aku ingin kami bisa mendengar suara lantangmu menerangkan sirah Rasul Shallallaahu 'Alayhi Wasallam dari kitab-kitab sirah. Kapan engkau memulainya, suamiku ? Jangan katakan besok, tapi sekarang. Aku akan akan menyiapkan buku untukmu. Beri kami kesempatan untuk mendengar suaramu, menikmati duduk bersamamu, dan semua anak kita bergembira dengan sifat kebapakanmu (Rasa'il Mutabaadilah baina Zaujain, 'Abdul Maalik Al-Qaasim)

Ada fenomena yang cukup mengkhawatirkan di kalangan para Ummahat dewasa ini. Setelah menikah dan memiliki anak-anak, para Ummahat seringkali tidak sempat atau tidak diberi kesempatan untuk memperoleh ilmu syar'i yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Para ummahat seringkali mengeluh dengan gersangnya rumah dari limpahan cahaya ilmu dan keimanan. Banyak sebab mengapa hal itu terjadi. Padahal dulunya, ketika mereka masih gadis, mereka sangat aktif menghadiri majelis-majelis 'ilmu. Bahkan merekapun aktif berdakwah menyampaikan ilmu nya di kalangan mereka dan keluarga mereka. Keseharian mereka dulunya dipenuhi oleh lautan ilmu yang bermanfaat. Namun lihatlah, setelah berkeluarga, fenomena futur melanda mereka. Adakah yang salah dari mereka ?

Salah satu penyebab utama futurnya para Ibu / Ummahat dari majelis-majelis ilmu justeru banyak disebabkan oleh sikap dan perilaku sang suami yang tidak peduli dengan ilmu dan agama yang dimiliki isterinya. Dulu ketika akan meminang, para Ikhwan seringkali menginginkan calon isterinya adalah seorang akhwat shalihah yang aktif mengaji, bahkan kalau bisa seorang hafizhoh dan 'alimah. Setelah menikahi akhwat tersebut, sang Ikhwan yang kini menjadi suami akhwat tersebut seringkali asyik dengan dirinya sendiri, atau terlampau sibuk berdakwah kepada orang lain. Dia lupa atau mungkin enggan dan malas mengajari isterinya sendiri, karena mungkin menyangka bahwa agama isterinya telah cukup dengan ilmu yang dimilikinya. Padahal hal itu bertentangan dengan firman Allah 'Azza wa Jalla yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluargamu dari neraka yang bahan bakarnya menusia-manusia dan batu-batu" (Q.S At-Tahrim : 6).

Ayat ini secara tegas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk menjaga diri mereka, kemudian keluarga mereka, sebelum kepada orang lain, dari dosa dan kemaksiatan kepada Allah. Alangkah banyaknya, isteri yang ketika meninggalkan rumah orang tua menuju rumah suami merupakan wanita yang santun, pemalu, dan tekun beribadah. Namun tidak lama kemudian, ia mencampakkan rasa malu dan kesantunannya itu karena pengaruh, penyimpangan dan kebodohan suaminya (Min Akhtho'il Azwaaj, Syaikh Muhammad Ibrahim Al-Hamd).

Para suami seringkali memanjakan isterinya dengan harta benda dan membiarkan isterinya hidup dalam kemaksiatan dengan menonton TV, radio atau majalah-majalah yang mengandung kerusakan. Maka jadilah para suami mengeluh dengan perilaku isterinya yang buruk, padahal hal itu banyak disebabkan oleh sikap dan tingkah laku suaminya sendiri.

Fenomena ini tidak jarang juga terjadi di kalangan para thulabul 'ilmi (penuntut ilmu), bahkan di kalangan para da'i sekalipun. Ada seorang isteri ustadz yang mengeluh karena sang suami jarang bertemu dengan dirinya karena sangat sibuk berdakwah dan sering pergi ke luar kota. Hingga jangankan mengajari dirinya dengan ilmu yang banyak manfaatnya seperti bahasa 'Arab, Ilmu Hadits, Ulumul Qur'an dan sebagainya, bahkan untuk ilmu yang pokok-pun seperti Ilmu Tauhid dan Ibadah tak jarang sang suami melalaikan dirinya. Padahal dulunya dia mengidamkan untuk dapat diajari suaminya yang juga seorang da'i ketika mengerima pinangan dari calon suaminya tersebut. Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam kita ketahui waktunya sebagian besar dihabiskan untuk mendakwahi umatnya. Tapi hal itu tidak menjadikan Beliau terhalang dan melupakan untuk mengajari isteri-isterinya. Beliau senantiasa mengajari dan memotivasi ibadah bagi para isteri nya. Banyak tersebar riwayat bagaimana Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam mengajari isteri-isteri dan anak-anaknya.
Diriwayatkan dari 'Urwah bi Zubair yang berkata "Aku tidak melihat ada seseorang yang lebih mengerti tentang fiqih, kedokteran dan sya'ir daripada 'Aisyah Radliyallaahu 'anha" Saksikanlah wahai para suami, tidak mungkin terlahir seorang isteri yang faqih dan shalihah kecuali dari binaan-binaan yang berkesinambungan di dalam kehidupannya sehari-hari.

Jadi hendaklah para suami jangan asyik dengan dirinya sendiri. Bukankah suatu yang teramat indah manakala suami mengajak isterinya berjalan beriring bersama mendatangi majelis 'ilmu, menyimaknya bersama, dan mendiskusikan 'ilmu yang baru diperolehnya bersama setibanya di rumah. Dan bukankah suatu keindahan dan kebahagiaan yang tiada tara manakala sang suami mengajarkan isterinya tentang Ilmu syar'i di waktu-waktu yang senggang, mungkin sambil bersenda gurau diantara mereka. Membantu melepaskan kepenatan sang isteri setelah seharian penuh mengurus rumah dan anak-anaknya, dan saling memotivasi untuk ta'at dan rajin beribadah. Sungguh Allah akan semakin menanamkan rasa kasih sayang diantara keduanya. Belajar dan membaca buku sendiri tentu berbeda nuansanya dengan saling membacakan dan mengajari. Karena dengan adanya interaksi ini, maka akan tumbuh motivasi belajar dan ibadah yang jauh lebih kuat.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id Radliyallaahu 'anhuma yang berkata, Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam bersabda: "Jika seorang suami bangun di malam hari, membangunkan isterinya, kemudian keduanya shalat dua raka'at, maka keduanya ditulis dalam golongan laki-laki dan wanita yang banyak berdzikir kepada Allah" (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahiihul Jami')
Dengan demikian, maka dengarkanlah para Suami yang mengharapkan ridla dan karunia Allah berupa isteri-isteri yang shalihah. Jangan pernah biarkan isteri-isterimu terkurung dalam kebodohan dan terkungkung dalam kejumudan di rumah-rumahmu. Ajarkanlah mereka tentang agama ini dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.

Berikanlah kesempatan pada isteri-isterimu untuk mereguk 'Ilmu yang bermanfaat sebanyak-banyaknya, karena Nabi Shallallahu 'alayhi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang dikehendaki suatu kebaikan dari Allah, maka Allah akan memahamkan dirinya tentang Agama (Tafaqquh Fiddiin)" (HR. Bukhari dan Muslim).
Sisihkan sebagian hartamu untuk membelikan buku, kaset dan video ceramah yang bermanfaat dari para 'ustadz dan 'ulama untuk didengar dan ditonton oleh isterimu. Serta jauhkan para isterimu dari hal-hal yang melalaikan dirinya selama di rumah. Semoga Allah memudahkan urusan ini bagi kita semua.
Wallaahul Musta'an. (Disadur dari kutaib "Asykuu ilayka Zauji" karya Syaikh 'Ishom bin Muhammad Asy-Syarif)

Sumber: zh4firah@yahoo.co.id

 

Technorati Tags:

0 comments:

Tidak Sepatutnya Ummat Islam Merayakan April Mop: Sudah Tahukah Anda?!

Medan-RoL-- Ummat Islam sangat tidak pantas merayakan "April Mop" atau "The April Fool Day" karena kebiasaan itu merupakan peringatan peristiwa pembantaian ummat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.

Ummat Islam banyak yang "latah" dan merayakan April Mop tanpa mengetahui dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, kata Cendikiawan Muslim, Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang diterima ANTARA di Medan,Minggu.

Ia menjelaskan, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu dibawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.

Kota-kota Islam di Spanyol seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota pelabuhan berhasil dikuasai tentara Salib.

Ummat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada. Tentara Salib itu berjanji keselamatan dan memperbolehkan ummat Islam menaiki kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.

Namun ketika ribuan ummat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum muslim dibantai dengan kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah. Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji tersebut terjadi pada 1 April 1487 Masehi dan dikenang sebagai "The April Fool Day".

Selanjutnya, kata Dharma, peristiwa "The April Fool Day" itu dipopulerkan menjadi April Mop dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu dan menjahili orang lain pada tanggal tersebut tetapi bernuansa gembira. "Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan dijahili itu marah dan membalas," katanya. Salah seorang remaja muslim, Julia Putri mengaku tidak mengetahui sejarah April Mop tersebut meski sering melakukannya ketika masih di bangku sekolah. Namun Julia mengaku terkejut jika perayaan April Mop tersebut terkait peristiwa pembantaian ummat Islam di Spanyol.

Sementara itu Rita Sahara, remaja Medan lainnya juga menyatakan tidak mengetahui sejarah awal perayaan April Mop.  Dia menyatakan hanya mengetahui April Mop berkaitan dengan praktik menjahili, menyampaikan informasi bohong dan mengolok-olok orang lain dengan membuat kejutan. Setelah mengetahui sejarah April Mop itu, ia mengimbau ummat Islam khususnya kaum remaja tidak perlu merayakan April Mop karena sama artinya merayakan pembantaian ummat Islam.

sumber: http://republika. co.id/online_ detail.asp? id=328481& kat_id=23

 

0 comments:

Fenomena Bencong dan Televisi

Assalamu 'alaikum wr.wb
Intinya gini ustadz, saya kok agak "gerah" melihat banyaknya acara- acara di televisi yang menampilkan mereka yang kita sebut "bencong".  Sebetulnya bagaimana sih dalam pandangan Islam tentang mereka itu?  Lalu sikap dan pandangan ustadz secara pribadi?
Wassalam
Ummu Nabil

Jawaban
[eramuslim] Sebuah kesalahan persepsi yang paling fatal adalah mengatakan bahwa menjadi bencong (waria) merupakan takdir atau kehendak Allah. Dan dikatakan bahwa itu merupakan pilihan hati yang harus dilindungi serta menjadi hak asasi.  Ini adalah sebuah perkataaan yang paling dahsyat dan tuduhan yang
paling nista yang dinisbatkan kepada Allah SWT.  Pernyataan itu sama saja dengan seorang pelacur beralasan bahwa dirinya melacurkan diri karena kehendak Allah juga. Sehingga bila seseorang rela menjadi pelacur, maka itu merupakan hak asasi yang harus dilindungi.La haula wala quwwata illa billah.

Menjadi bencong pada jelas bukan kehendak Allah SWT, sebab justru Allah SWT telah mengharamkan perbuatan itu. Bahkan lafadz haditsnya sampai kepada sebutan laknat. Dan para ulama mengatakan bahwa apabila dalam suatu larangan, Allah sampai mengancam dengan laknat, maka perbuatan itu merupakan dosa
besar dan pelakunya berhak dihukum secara berat di hadapan mahkamah syar'iyah. Kedua hadits berikut ini tidak lepas dari ancaman dalam bentuk "Laknat"

عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال:
لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الم تشبهين من الرجال بالنساء والمتشبهات من النساء بالرجال

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu berkata, "Rasululllah SAW telah melaknat laki-laki yang bergaya (menyerupai) perempuan, dan juga melaknat perempuan yang bergaya (menyerupai) laki-laki. (HR Bukhari)

Rasulullah SAW pernah menghitung orang-orang yang dilaknat di dunia ini dan disambutnya juga oleh malaikat, di antaranya ialah laki-laki yang memang oleh Allah dijadikan betul-betul laki-laki, tetapi dia menjadikan dirinya sebagai perempuan dan menyerupai perempuan; dan yang kedua, yaitu perempuan yang memang dicipta oleh Allah sebagai perempuan betul-betul, tetapi kemudian dia menjadikan dirinya sebagai laki-laki dan menyerupai orang laki-laki (Hadis Riwayat Thabarani).

Kalau memang itu kehendak Allah, maka seharusnya tidak ada larangan untuk melakukan tindakan yang tidak senonoh itu. Dan kalau menjadi waria itu merupakan hak asasi, maka tidak perlu ada laknat dari Allah. Yang benar adalah bahwa menjadi waria atau bencong itu adalah sebuah tindakan yang dilakukan secara sadar, nyata, pilihan, dan tentunya sebuah dosa besar yang menurunkan laknat. Bukan sebuah takdir dari Allah, apalagi hak asasi.

PeranTV Dalam Menghancurkan Syariah Islam
Salah satu bentuk peperangan umat Islam melawan kekafiran yang maha dahsyat adalah kampanye dan propaganda gaya hidup waria dan bencong. Nyaris semua televisi dan programnya tidak pernah melewatkan propaganda kufur yang satu ini. Coba hitung lagi, nyaris hampir semua group lawak selalu ada bencongnya. Bahkan tanpa sadar, propaganda untuk menjadi bencong sudah ada sejak zaman dulu. Bayangkan, di masa yang masih sangat murni dan kental dengan agama, sudah banyak pelawak yang berkostum perempuan, meski saat itu nyaris semata-mata buat lucu-lucuan semata.Di tahun 80-an sudah ada Ester atau Joice yang mendampingi Jojon (Jayakarta Group). Di Srimulat ada Kabul yang berlagak jadi Tessy. Masih di zaman itu, dulu ada Karjo AC-DC yang juga selalu berdandan
ala perempuan. Tapi di zaman sekarang ini, gaya bencong itu bukan saja masih dipertahankan, tapi bahkan sudah jauh semakin merajalela. Bahkan sudah mendominasi.Hari ini nyaris semua bencong di pinggir jalan masuk TV. Termasuk juga para bencong salon, ikut-ikutan masuk ke TV kita, ditonton oleh jutaan pasanga mata yang mengaku beragama Islam.

Hari ini siapa yang tidak kenal tokoh lawak selalu tampil sebagai bencong? Siapa tidak kenal Dorce Gamalama (Dedi Yuliardi Ashadi), Olga, Tata Dado, Aming, Avi (Joko), Ivan Gunawan, Ruben, Dave Hendrikdan seterusnya. Penampilan bencog mereka di TV sudah sangat akrab di mata para pemirsa, sampai nyaris tidak ada lawakan kecuali selalu ada tokoh bencong ini tampil. Para artis di Ekstravaganza selain Aming, yang lainnya juga pada rajin berpenampilan bencong. Seolah jadi bencong itu memang lucu dan silahkan ditertawai. Seakan sebuah lawakan masih kurang afdhal kalau tidak menampilkan bencog.

Yang amat menyedihkan adalah Irfan Hakim. Pemuda yang berbakat dan lulsan IAIN Sunan Gunung Djati ini ternyata juga sering latah ikut-ikutan tampil jadi bencong. Dia sering nongol sebagai perempuan di acara Ngelenong Nyok. Meski mengaku sudah tahu bahwa hal itu tidak boleh, tapi alasannya dia bilang ini kan cuma aksi panggung, bukan betulan. Jadi logikanya, kalau sekedar jadi bencong-bencongan, hukumnya tidak apa-apa. Yang haram adalah kalau jadi bencong betulan.

Wah, ini ada mujtahid baru.
Tessi Srimulat malah jauh lebih parah. Dia malah mengaku tidak tahu bahwa berpenampilan daya wanita itu haram. Majalah Sabili menuliskan wawancara dengan bencong TV ini: Ketika ditanya apakah profesinya dipermasalahkan secara agama, Kabul Basuki yang lebih tenar dengan panggilanTessy menjawab, "Agama yang
mana?" Tessy juga heran kalau perbuatannya itu terlarang dalam Islam. "Diharamkan? Wah, saya baru dengar. Saya nggak pernah dengar hal itu, " ujar Kabul pada Sabili ketika dikonfirmasi tentang hadits yang melarang seorang laki-laki menyerupai wanita.

Ramadhan: Bulan Bencong
Lebih parah dari yang parah, kita harus mengurut dada kalau sudah masuk bulan Ramadhan. Bayangkan, sejak acara pengantar sahur hingga acara menjelang berbuka, semua diwarnai lelucon yang konyol. Hampir seluruh acara Ramadhan menampilkan sosok waria. Entah karena jahil atau karena ada unsur kesengajaan, yang pasti kita melihat fenomena aneh. Pengelola acara Ramadhan di televisi secara kompak, serempak, dan berjamaah dengan terang-terangan dan secara
sengaja menampilkan kaum banci sebagai menu wajib yang harus dipelototi umat Islam. Dan itu akan mencapai puncaknya di masa Ramadhan. Ramadhan yang seharusnya penuh berkah berubah kalau kita melihat TV, karena isinya kaum bencog merajalela. Tanpa sadar dan memperhatikan syariah, mereka tampil dengan ikhlas karena dapat bayaran yang tinggi.

Direktur Eksekutif Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Publik (LAMPIK), Mayjen Simanungkalit menilai sebagian besar acara Ramadhan di televisi swasta disusupi misi-misi yang menyesatkan, karenanya umat Islam diimbau agar tidak mudah terjebak. "Hanya sedikit acara Ramadhan di televisi yang istiqomah pada misi dakwah, selebihnya justru disusupi misi-misi menyesatkan dan bahkan misi-misi setan, " katanya kepada ANTARA di Medan, Rabu [26/09].

Menurut alumni Fakultas Dakwah IAIN Medan yang juga Wakil Ketua GP Ansor Sumut itu, di antara ciri masuknya misi setan dalam acara Ramadhan di televisi terlihat dari upaya menonjolkan sosok waria atau manusia idiot menjadi tokoh utama dalam sebuah tayangan.

Ranah Iklan
Bahkan demam bencong pun juga masuk ke ranah iklan. Salah satu operator seluer besar di negeri inigiat berdakwah mempopulerkan perbencongan ini. Jargonnya adalah "Kasih deh...." Seolah dalam benak pembuat iklan itu, kartunya akan laku karena para bencong se-Indonesia akan membelinya.

Iklan ini juga telah menjadi kampanye terselubung yang masuk ke alam bawah sadar 200 juta muslim Indonesia, bahwa setidaknya menjadi bencong itu wajar, boleh, manusiawi, dan merupakan hak asasi yang harus dihargai orang lain.

Bencong Betulan
Banyak artis yang merasa dapat rejeki kalau berpenampilan bencong, meski kesehariannya tidak demikian. Tapi jangan lupa, tidak sedikit dari mereka yang memang dalam kesehariannya memang bencong betulan. Seolah sekarang ini bencong sudah benar-benar diridhai, bukan sekedar lawakan lucu-lucuan, tetapi sudah dianggap sah, diakui hak-hak asasinya, dan dianggap sebagai kodrat dan takdir dari Allah. Naudzubillah.

Para Bencong Bersatu
Kita bisa menggigil kalau melihat bagaimana para bencong sudah merajalela di negeri ini. Dan mereka pun bersatu, saling bela dan saling dukung sesama penganut kebatilan. Mereka punya komunitas, bahkan punya oraganisasi serta rajin berbagi job. Pendeknya, era ini adalah era para bencong merajalela. Era di mana para ulama sudah hampir tidak terdengar suaranya, khususnya urusan perbencongan ini.

Di tahun 80-an, Buya Hamka ketika menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pernah mengharamkan operasi ganti kelamin, karena para bencong sering melakukannya. Namun sampai hari ini, kami belum mendapat fatwa baru yang mengharamkan berpenampilan bencong, terutama terkait dengan maraknya kemunculan para bencong di layar TV. Padahal layar TV itu dipirsa oleh anak-anak dalam jumlah berjuta. Lalu mau dibawa ke mana anak-anak itu?

Himbauan
Maka kami himbau kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa haramnya mencari nafkah dengan menjadi bencong, baik di layar TV sebagai pelawak, penyanyi, artis, penghibur, atau pun sebagai pelacur di pinggir jalan. Mengingat dalam hukum Islam, menjadi bencong atau berpenampilan waria hukumannya dari Allah sangat berat. Dan dari sisi hukum dunia, mereka bisa dihukum mati atau diasingkan.  Kepada teman-teman para da'i, mohon lebih sering diangkat tema anti bencong, karena sekarang ini bencong sudah menjadi penyakit besar.

Harus ada kekuatan bersama untuk menolak keberadaan bencong, baik di TV atau tempat-tempat yang sekiranya akan merusak moral umat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat,

Dikutip dari : GM2020 Milis

Technorati Tags: ,,

0 comments:

7 Pembunuh Karir Anda yang Patut Anda Hndari

Posted at at 3:05 AM on
Apr 4, 2008
Posted by Unknown Filed under: , , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Oleh : Taufiq Polapa kepada Gm2020.

Anda pasti baru saja memasukkan kata "karir" dalam daftar resolusi 2008 yang Anda buat sebulan yang lalu. Bagaimana sejauh ini, apakah Anda sudah mengambil langkah-langkah awal untuk mewujudkannya? Apapun yang
Anda harapkan dari karir Anda tahun ini, yang pasti merujuk pada perkembangan, kemajuan dan peningkatan ke arah yang lebih baik dan menjanjikan.  Sambil terus melakukan upaya-upaya yang mendukung terpenuhinya harapan-harapan tersebut, Anda juga perlu mengenali faktor-faktor penghambatnya. Dengan mengenalinya sejak dini, akan akan terhindar dari kemungkinan kegagalan yang tidak Anda perhitungkan.

Setidaknya ada 7 "dosa" yang harus Anda hindari di tempat kerja. Kalau tidak, 7 hal itu tidak hanya akan menjadi perintang melainkan bahkan juga akan membunuh karir Anda.

*1. Bangga*
Keberhasilan demi keberhasilan di tempat kerja membuat Anda merasa luar biasa sehingga cenderung mengecilkan fakta bahwa itu semua tak lepas dari dukungan atau pun asistensi orang-orang di sekitar Anda, dan khususnya mereka yang berada di bawah Anda. Anda pun menjadi seorang yang egosentris, dam lambat-laun --mungkin tanpa Anda sadari- mulai meremehkan dukungan orang lain. Kebanggaan pada diri yang berlebihan akan mematikan semangat tim yang hakikatnya dibangun dari bawah dan bisa mempercepat laju karir seseorang.  Merasa diri adalah bagian dari kesatuan sebuah tim, akan memberi sukses yang berjangka panjang.

*2. Iri Hati*
Penghargaan kepada individu diberikan oleh perusahaan berdasarkan prestasi yang dicapai oleh yang bersangkutan. Tapi, Anda selalu mempertanyakan, "Apa dia pantas mendapatkannya?" dan lalu merasa, "Saya lebih pantas." Perasaan seperti itu bisa merusak dan menjauhkan Anda dari kemampuan untuk fokus pada tugas dan tanggung jawab yang ada di tangan Anda sendiri. Menjadi orang yang selalu mencemburui orang lain di tempat kerja bisa menyabotase harga diri Anda. Dan, harga diri adalah karakteristik penting dari setiap pekerja atau pun eksekutif yang sukses.  Daripada iri hati, lebih baik saling bergandeng tangan bahu-membahu, dan itu bisa memotivasi kerja menuju sukses.

*3. Marah*
Kemarahan perlu dikontrol. Marah tidak memberi keuntungan apapun di tempat kerja. Tak seorang pun akan terbantu kalau Anda marah. Sebaliknya, marah hanya akan merusak reputasi dan citra Anda di mata teman, atasan maupun bawahan. Boleh saja Anda tidak setuju dengan orang lain, dan berusaha untuk melindungi kepentingan Anda akan sebuah pekerjaan atau proyek yang sedang Anda tangani. Dan bagus kalau Anda merasa /passionate/ pada tugas Anda. Namun pelajarilah bagaimana menyalurkan emosi-emosi itu dalam aksi-aksi yang akan menguntungkan Anda di mata orang lain, khususnya tentu di mata atasan. Seorang yang mudah marah jarang sekali mendapatkan promosi kenaikan jabatan karena dinilai akan sulit menginspirasi atau memotivasi orang lain.

*4. Berpikir pendek*
Selalu ingin "lebih" dan "segera" adalah hasrat yang mendasari setiap usaha untuk mencapai tujuan-tujuan karir. Namun, menyalurkan hasrat itu secara ekstrim, misalnya dengan "menghalalkan segala cara" akan merugikan diri sendiri. Anda jadi kehilangan arah dan kehidupan Anda menjadi tidak seimbang. Jalan menuju sukses menghendaki pendekatan jangka panjang dalam semua aspek pekerjaan. Fokus pada kecepatan dan capaian-capaian jangka pendek hanya baik untuk sesaat, dan ketika dihadapkan pada hal-hal di tahap berikutnya, Anda tidak siap.

*5. Mudah puas*
Pada sisi lain, mudah puas dan kemalasan tidak memiliki tempat di dunia kerja. Setelah berhasil mencapai satu tahap lalu berhenti dan berharap capaian itu bisa mengantarkan ke sukses berikutnya dalam perjalanan karir adalah mustahil. Lebih-lebih dalam iklim kompetitif dewasa ini, hanya mereka yang terus berproses dan menindaklanjuti pertumbuhannya, dan senantiasai memperbarui kontribusinya yang akan sukses.

*6. Ketidakseimbangan*
Sejumlah orang bergerak naik terlalu cepat dalam jenjang jabatan perusahaan tapi kemudian berakhir dengan kegagalan. Segala yang berlebihan dan tidak wajar tidaklah bagus --khususnya jika Anda tidak siap dengan tantangannya. Penting untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya siap secara profesional untuk mengambil tantangan yang lebih besar, tapi juga kehidupan personal juga mesti disiapkan untuk tuntutan-tuntutan baru tersebut. Mencapai sukses karir sebaiknya tidak mengesampingkan keseimbangan hidup, dan hasrat profesional yang "salah tempat" bisa
menciptakan masalah di kemudian hari. (portalhr)

*7. Mengecilkan Masalah*
Apapun kendala yg ada disekitar pekerjaan dan tanggung jawab kita, jangan anggap masalah sekecil apapun kita kesampingkan, justru dari hal-hal kecil seperti ini yg akan membuat dosa yg besar, karena jika kita tidak jeli denga masalah tersebut, suatu saat akan berkembang dan kita akan dibuat pusing tujuh keliling, dan berakibat fatal utk kita, terutama karir dan pekerjaan kita. Bekerja secara detail dan terencana menjadi kunci sukses masa depan karir anda....Sebaliknya jika kita bekerja secara ceroboh dan serampangan kita akan kesulitan sendiri dibuatnya......

Have a positive day! Salam Luar biasa....
 
Regards
Taufik Polapa
Martha Tilaar Group of Companies
EDP Supervisor - PT.SAI Makassar
Mobile: 081241043709
Flexy : 0411-2428608
www.marthatilaar.com

Technorati Tags: ,

0 comments:

Ingin Jantung Sehat? Menikahlah yang Harmonis!

Posted at at 4:47 PM on
Mar 29, 2008
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Ingin Jantung Sehat? Menikahlah yang Harmonis!

Pernikahan yang harmonis ternyata akan meningkatkan kesehatan. Khususnya jantung. Demikian hail penelitian ilmuwan Brigham Young
University Amerika Serikat (AS)

Pernikahan yang harmonis berperan besar dalam menjaga tekanan darah seseorang. Sementara itu, pernikahan yang tidak harmonis membuahkan
tekanan darah yang lebih tinggi kepada pasangan suami-istri daripada orang dewasa lajang.  Riset terkini menunjukkan, orang dewasa yang menikah bahagia mempunyai tekanan darah lebih rendah daripada bujangan, meskipun kaum lajang tersebut memiliki hubungan pertemanan yang mendukung. Secara langsung
ini menunjukkan bahwa pernikahan adalah masalah kesehatan jantung.  Demikian ungkap Holt-Lunstad, psikolog yang meneliti masalah kesehatan dan hubungan manusia di Brigham Young University (BYU), AS.

Sebagaimana dilaporkan www.sciencedaily. com 21 Maret 2008, Julianne Holt-Lunstad, profesor di Brigham Young University (BYU), AS, menemukan bahwa kaum adam dan hawa yang menikah bahagia memiliki tekanan darah harian 4 angka lebih rendah dibandingkan dewasa lajang.

Memiliki sahabat yang mendukung tidak membuat tekanan darah lebih baik bagi kaum lajang ataupun mereka yang menikah tapi tidak bahagia. Apa yang diungkap ini merupakan kejutan bagi profesor Holt-Lunstad dan timnya. "Terlihat ada manfaat kesehatan dari pernikahan," kata profesor Holt-Lunstad. "Tidak hanya menikah yang berguna bagi kesehatan yang sebenarnya paling melindungi kesehatan adalah pernikahan yang bahagia."

Tidak heran pula, penelitian tersebut menemukan hal sebaliknya: kalangan dewasa yang menikah tapi tidak bahagia bertekanan darah lebih tinggi dibandingkan mereka yang menikah bahagia dan dewasa bujang bahagia.

Peneliti itu melibatkan 204 dewasa menikah dan 99 dewasa bujang. Pada tubuh mereka dipasang alat perekam tekanan darah selama 24 jam tanpa dilepas. Alat tersebut merekam tekanan darah secara acak sepanjang hari – bahkan saat mereka tidur. Sekitar 72 kali alat ini mengambil sampel tekanan darah mereka yang menjadi obyek penelitian itu.

"Kami ingin merekam tekanan darah peserta ketika mereka tengah melakukan kegiatan apa pun dalam kehidupan keseharian," papar Holt-Lunstad.

"Mendapatkan satu atau dua pengukuran di tempat pemeriksaan sebenarnya tidak mewakili fluktuasi tekanan darah yang terjadi sepanjang hari."

Seluruh peserta yang diteliti menjawab pertanyaan seputar daftar nama-nama rekan dalam jaringan persahabatannya, serta pertanyaan mengenai keadaan hubungan persahabatan itu. Peserta yang sudah menikah melengkapi pula pertanyaan tentang kondisi hubungan mereka dengan suami atau istrinya.  Dengan alat pencatat tekanan darah yang berfungsi siang dan malam, peneliti itu dapat mengetahui bahwa tekanan darah dewasa yang sudah menikah – khususnya yang menikah bahagia – menurun ke tingkat lebih rendah daripada kaum lajang.

"Penelitian telah memperlihatkan bahwa orang yang tekanan darahnya tetap tinggi sepanjang malam jauh lebih beresika terkena masalah jantung dan pembuluh darah dibandingkan orang yang tekanan darahnya menurun," ujar Holt-Lunstad. Holt-Lunstad berujar, pasangan menikah dapat mendorong kebiasaan sehat, misalnya saling menasehati untuk ke dokter dan mengkonsumsi makanan sehat. Hubungan pernikahan juga merupakan sumber dukungan emosional di waktu sedih dan gembira. Berbagi berita baik antara suami dan istri, misalnya, menimbulkan emosi positif, yang akhirnya mendorong fungsi tubuh.

[cs/BYUnews/ www.hidayatullah .com, Senin, 24 Maret 2008]

0 comments:

Poligami adalah Solusi-Tela'ah Sejarah dan Hikmah

Posted at at 4:01 PM on
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Disarikan Oleh: Mansur Martam

Setelah mengikuti diskusi panjang di millist ini, tentang poligami, akhirnya penulis mengambil beberapa point saja, untuk kemudian diberi penjelasan dari beberapa segi. Mengingat mayoritas member adalah muslim, maka pejelasan dari segi hukum dirasa tidak perlu diikut sertakan. Penulis hanya mejelaskan dari dua segi saja. Yaitu segi sejarah dan hikmah poligami.

Demi mempermudah penjelasan, baiknya disusun layaknya tanya jawab. Sebagai berikut;

Pertanyaan; mengapa Islam membolehkan poligami, bukankah hal ini merugikan perempuan, disisi lain, isteri dilarang poliandri?

Jawaban;

Dari segi sejarah;

Risalah Islam datang ketika itu budaya poligami sudah memasyarakat. Bahkan bukan hanya menikahi perempuan dalam jumlah tertentu, lebih jauh dari itu; tanpa batas. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah; apakah risalah Islam datang dengan misi poligami atau membatasi jumlah isteri?

Ketika ayat dalam surat an-Nisa tentang poligami turun, seketika itu Rasulullah memerintahkan kepada kaum muslim yang memiliki isteri lebih dari empat orang, agar ditalak selebihnya. Pada waktu yang sama, risalah Islam membolehkan kepada perempuan yang telah ditalak, untuk nikah lagi. Yang terakhir ini bertolak belakang dengan Injil. Ayat dalam surat Markus (10:11-12) menyebutkan bahwa suami maupun isteri yang telah menalak suami/isteri, lalu nikah lagi, sama halnya dengan berzina.

Dari segi hikmah;

Poligami dalam Islam bukan sesuatu yang wajib, tetapi mubah (boleh). Adapun hikmahnya kalau ditelusuri dengan akal sehat dan hati yang jernih, maka akan sulit menginventarisirnya, saking banyaknya. Diantaranya; jumlah jenis lelaki yang tidak berimbang banyak dibanding jenis perempuan. Mengapa penulis menggunakan kata jenis, sebab bukan hanya manusia saja hukum tak berimbang tadi berlaku, juga pada hewan. Coba tanyakan kepada peternak ayam, dari seratus butir telur ayam, berapa anak ayam jantan yang akan lahir. Sering ditemui, hanya lima atau enam butir saja. Selebihnya anak ayam betina. Subhanallah, ini merupakan hikmah Allah. Coba bayangkan bila hal itu terbalik, maka akan terjadi malapetaka, dimana perempuan akan diperebutkan oleh kaum lelaki ditempat umum.

Hikmah lain; jumlah lelaki yang banyak meninggal dunia dibanding perempuan. Meninggal karena sakit dan kecelakaan yang disebabkan oleh banyaknya lelaki yang bekerja di tempat-tempat rawan. Menjadi tukang gali tambang, tukang listrik, pelaut, pilot, dll. Belum lagi bila kondisi perang, maka banyak lelaki yang jadi relawan. Seperti halnya, kondisi setelah perang dunia kedua. Dimana perempuan di Jerman melangit jumlahnya. Akhirnya, sebagai pelampiasan sex, pergilah mereka ke Negara-negara tetangga. Banyaklah anak tak dikenal nasabnya dan anak terlantar berkeliaran dimana-mana. Sampai-sampai ada laporan mengatakan, bahwa jumlah anak-anak itu mencapai lima puluh juta terlantar di Negara-negara eropa timur dan barat. Seandainya mereka beragama Islam, maka tidak akan terjadi sex bebas, selanjutnya, tidak akan ada anak-anak tanpa nasab, dan anak-anak jalanan yang tidak tahu siapa ayah mereka. Gambaran yang terakhir ini, sebagai jawaban atas pertanyaan, mengapa dilarang poliandri. Pertanyaan kemudian muncul adalah; apa yang dihasilkan oleh poliandri? Bagaimana suami mengklaim nasab bagi anak-anaknya? Jawabannya; pasti akan terjadi pertengkaran dalam memperebutkan nasab anak, disaat yang sama, anak tersebut nasabnya bercampur-campur. Pertengkaran itu kalau lebih diperinci lagi, adalah; antara suami yang satu dan lainnya akan berebut anak-anak yang parasnya paling elok, paling pintar, dan paling perkasa. Bisa juga akan berselisih dalam memperebutkan anak lelaki dan perempuan. Bukankah hal ini sangat bertentangan dengan akal yang sehat dan jiwa yang bersih? Belum lagi, ancaman penyakit yang akan dialami oleh isteri yang bersuamikan lebih dari satu. Para ahli kedokteran telah membuktikan, bahwa perempuan yang bersetubuh dengan lebih dari satu lelaki akan mengalami banyak penyakit. Penyakit yang paling mengancam adalah kanker leher rahim. Juga telah dibuktikan, bahwa air mani lelaki mempunyai DNA didalam rahim perempuan dan tidak akan hilang sampai tiga kali perempuan berhaidh. Sebab Satu kali haidh akan menggugurkan sepertiga DNA. Subhanallah, bukankah dalam qur'an wanita-wanita yang ditalak diperintahkan untuk ber iddah (menunggu) sampai tiga kali haidh/suci (al-Baqarah: 228).

Hikmah poligami lainnya; banyak kondisi yang membuat perempuan tidak bisa berhubungan suami isteri. Seperti; mandul, sakit, atau adanya uzur jangka panjang yang menghalanginya untuk berhubungan. Seperti, saat hamil, haidh yang berkepanjangan, saat setelah melahirkan; nifas. Nah, biasanya lelaki saat-saat tadi sangat sulit menahan sexnya. Di sisi lain, banyak janda-janda (utamanya janda dari suami yang meninggal karena bekerja ditempat-tempat rawan) yang tidak memiliki kerabat, atau perempuan-perempuan yatim. Sebagian besar mereka (baca; janda dan yatim) tidak ada yang menaungi. Ada orang yang bilang, bahwa cukup mereka dibantu oleh yayasan-yayasan sosial. Jawabannya, mereka itu tidak cukup dibantu dari segi materinya saja. Lebih dari itu, perempuan butuh kasih sayang, butuh orang yang membentengi kehormatan mereka. Lebih-lebih, jika perempuan itu janda muda. Belum lagi, anak-anak mereka yang butuh pendidikan, penjagaan, pemeliharaan demi kemaslahatan masa depan mereka. Yang terakhir ini, tidak cukup hanya ditangani oleh seorang perempuan saja. Ada lagi perempuan-perempuan perawan yang telah lewat masa nikah. Kemana mereka diarahkan? Dibiarkan tersesat? Bukankah mereka punya hak yang sama dengan yang dirasakan oleh perempuan lainnya?.

Penutup

Poligami adalah solusi dari kemelut sosial. Penulis Mesir, Muhammad at-Tabi'i menulis dalam Majalah Akhir Sa'ah, yang diterbitkan pada tanggal 3 juni 1945; "waktu itu raja eropa (baca; Syarel Man) mempunyai beberapa orang isteri, ketika turun perintah dari gereja, melarang poligami, maka semerta-merta lelaki memacari lebih dari satu perempuan untuk jadi kekasih gelapnya, dan tidak untuk dinikahi secara halal. Sampai ketika AIDS merambah eropa, sekonyong-konyong mereka melakukan penelitian terhadap lelaki yang tidak berhubungan kecuali dengan isterinya selama lima tahun. Hasilnya, tak ada satupun lelaki yang mereka temui, kecuali telah berhubungan dengan perempuan yang bukan isterinya. Hal yang mirip sama terjadi di Turki, ketika Mustafa Kamal Attaturk mensekulerisasikan hukum Islam, dan menghapus poligami, saat itu merambah nikah secara diam-diam, perzinahan, dan banyaknya anak-anak lahir tanpa nasab yang dikenal".

Salam,

Tulisan ini bersambung ke bagian dua (diposting secara terpisah), yang berjudul; .

 

0 comments:

Tuduhan Buruk Atas Poligami Rasulullah Saw (Bagian Kedua) Tela'ah Sejarah dan Hikmah

Posted at at 3:55 PM on
Posted by Unknown Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »»

Disarikan Oleh: Mansur Martam (*)

Tulisan ini sambungan dari bagian pertama tentang poligami adalah solusi. Penulis juga menjelaskan dari dua segi; sejarah dan hikmah. Untuk lebih memudahkan baiknya dirangkai dalam bentuk tuduhan dan klarifikasi:

Tuduhan; Nabi Muhammad adalah tokoh pertama yang menyalahi hukum qur'an dalam hal nikah, dimana qur'an membolehkan bagi seorang lelaki muslim nikah dengan empat orang perempuan, sedangkan Nabi Muhammad adalah pengagum nafsu sex dan pecinta wanita, beliau menyalahi hukum dengan menikahi sembilan orang perempuan. Yang lebih aneh lagi, qur'an menyifati beliau dengan sebaik-baik suri tauladan.

Klarifikasi; Mengapa Rasulullah Saw. tidak membatasi empat orang isteri saja, padahal qur'an membatasi jumlah isteri ketika beliau sedang beristeri sembilan orang, dan mengapa tidak ditalak selebihnya? Jawabannya; di ayat lain, Allah telah mengharamkan isteri-isteri beliau nikah dengan umatnya, karena status mereka adalah ummahat (ibu-ibu kaum muslimin) (Q.S: al-Ahzab: 6 dan 53). Jika seandainya ditalak, maka akan dikemanakan mereka. Bukankah hal yang sama, kita tidak tega melakukannya untuk anak perempuan kandung, saudara, dan ibu kita.

Sebab lainnya; jika Rasulullah menalak isterinya, maka akan membuat isteri-isterinya bersedih, mendatangkan kebencian keluarga dan kabilah mereka. Ada orang yang bilang; kalau begitu apa bedanya dengan isteri-isteri kaum muslim yang tertalak, bukankah mereka juga akan bersedih, keluarga dan kabilahnya akan tersinggung. Jawabannya; Benar, namun Rasulullah beda dengan lelaki/suami muslim lainnya. Tanya kenapa? Karena kebencian dan kekalutan batin dari pihak isteri, keluarga, dan kabilahnya, hanya dia sendiri yang merasai akibatnya. Adapun Rasulullah, benci dan kekalutan yang ditujukan kepada beliau, sama halnya ditujukan kepada Allah. lebih-lebih, bila sudah menyangkut dakwah. Bisa-bisa misi Islam tidak berhasil. Terus, mengapa Rasulullah poligami? Karena, hal itu adalah perintah Allah berdasarkan sebab-sebab tertentu. Pertanyaan balik; nafsu sex itu meningkat bila seseorang bertambah usianya, atau malah berkurang? Jika Rasulullah pengagum sex, mengapa beliau tidak melakukan poligami saat usia muda? Sejarah telah mengabarkan kepada kita, bahwa beliau monogami bersama Siti Khadijah selama dua puluh lima tahun. Saat-saat dimana jiwa muda bergelora. Juga, Siti Khadijah lebih tua dari beliau lima belas tahun. Beliau tidak nikah, kecuali setelah Siti Khadijah wafat.

Ketika Rasulullah berusia lima puluh tiga tahun, ditambah dengan aktifitas dakwah yang padat, salat tahajud sampai kaki beliau bengkak, ikut bertempur memerangi orang-orang kafir, menerima tamu-tamu yang berkunjung, mengadakan perjanjian-perjanjian damai demi keamanan dengan Yahudi, orang-orang munafik, dan kabilah-kabilah tetangga, dll. Yang jika ditela'ah, satu orang anak manusiapun tidak mampu melakukan berbagai aktifitas yang padat tadi. Mungkinkah, Rasulullah masih punya waktu banyak dan tenaga yang cukup untuk bersenang-senang dengan isteri-isterinya? Belum lagi kehidupan beliau yang penuh dengan kezuhudan dan kesederhanaan. Sampai-sampai, saat beliau sangat lapar, dua butir batu beliau gunakan untuk menonggak perutnya, agar rasa lapar tidak terasa. Makan hanya dengan tiga butir kurma dan dapurnya hampir tidak pernah berasap. Juga, keseringan puasanya. Padahal umatnya dilarang puasa wisal (bersambung) sedangkan beliau sendiri puasa wisal sampai tiga hari berturut-turut. Pertanyaannya; masihkan tersisa nafsu sahwatnya? Kalau Rasulullah pengagum sex, mengapa beliau memilih isteri-isteri yang sudah lanjut usia, lemah dan juga memilih Siti Aisyah yang masih kecil? Mengapa pula Rasulullah memilih janda-janda? Sejarah membuktikan, bahwa semua isteri Rasulullah adalah wanita-wanita lanjut usia, lemah, dan janda. Kecuali Siti Aisyah. Bahkan sebagian mereka telah sangat lanjut usia. Seperti Siti Khadijah, Siti Saudah, dan Siti Zainab binti Khuzaimah.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa pengagum sex paling suka bila isterinya bersolek dan berpakaian yang paling indah. Apa yang kita saksikan dengan isteri-isteri Rasulullah. Mereka ketika meminta beliau agar nafkah ditambah, langsung Allah memerintahkan mereka untuk memilih salah satu dari dua hal; ditalak atau hidup bersama Rasulullah dengan kezuhudan dan kesederhanaan. (Q.S: al-Ahzab: 28-29). Saat itu pilihan mereka adalah Allah, Rasulullah, dan kenikmatan surga. Lalu Allah dan Rasulullah-pun meredhai mereka.

Berikut adalah sebab-sebab Rasulullah poligami;

Beliau nikah dengan Siti Saudah binti Zam'ah yang janda ditinggal mati suami. Sedangkan kerabatnya adalah orang-orang musyrik. Usia Siti Saudah kala itu enam puluh enam tahun. Lebih tua dengan beliau lima belas tahun. Demi tidak membiarkan Siti saudah dalam kesendirian, sebatang kara. Karena kalau dia kembali ke kerabatnya yang musyrik, maka Islamnya akan terancam. Sebelumnya Siti Aisyah bermimpi, bahwa Siti Saudah menjadi isteri Rasulullah. (Sahihul Jami': 915).

Rasulullah nikah dengan Siti Aisyah dan Siti Hafsah sebagai penghargaan kepada keduanya, juga kepada kedua orang tua keduanya. Sebab kedua bapak mereka adalah menteri beliau. Hal ini demi tidak menghalangi keduanya untuk menziarahi Rasulullah kapan saja.

Rasulullah nikah dengan Umu Salamah (Hindun binti Abi Umayah bin Almuqirah). Karena Umu Salamah adalah salah peserta hijrah ke Habasyah dan Madinah. Suaminya yang baik hati, Abu Salamah meninggal dunia, sedangkan dia mempunyai anak-anak yang butuh asuhan. Maka Rasulullah menikahinya demi memuliakan dia, karena dia penyabar, juga karena dia termasuk golongan orang-orang yang menganut Islam dimasa awal-awal. Dan yang jelas, demi memuliakan mantan suaminya yang begitu baik. Dengan cara mengasuh anak-anaknya. Rasulullah sebenarnya telah berdoa kepada Allah agar Umi Salamah mendapatkan suami yang terbaik. Di malam pertama, Rasulullah menanyai anak-anaknya. Karena beliau tidak melihat mereka nampak bersama ibunya. Umi Salamah menjawab; mereka di rumah paman mereka. Rasulullah tidak menerima hal itu, lalu memerintahkan kepadanya agar mereka balik. Setelah itu Rasulullah bersabda; "barang siapa yang memisahkan antara orang tua dan anaknya, maka Allah akan memisahkannya dengan orang yang dia cintai di hari kiamat". (Sunan Turmudzi dan Sahihul Jami': 6412). Rasulullah sangat menyayangi anak-anak Umu Salamah. Menimang mereka, bermain bersama, makan bersama.

Adapun Umu Habibah (Ramlah binti Abi Sufyan) mendapatkan terror dari bapak dan saudaranya. Lalu dia hijrah bersama suaminya ke Habsyah. Tiba di sana, suaminya masuk agama Kristen. Jadilah dia dalam kesendirian. Rasulullah kemudian mengirim utusan kepada Raja Habsyah, Najasyi, agar meminangnya untuk Rasulullah, demi memuliakan Umu Habibah. Jika dia kembali kepada kerabatnya, maka dipastikan, dia akan sengsara lagi.

Siti Zainab binti Jahsy adalah sepupu Rasulullah. Allah memerintahkan beliau agar menikahinya, demi menghapus adat tabanni (anak angkat). Karena sebelumnya, Siti Zainab adalah isteri dari anak angkat Rasulullah. Lalu diceraikan suaminya.

Siti Juwairiyah binti Harits menjadi tawanan perang Bani Mustaliq. Bapaknya, Harits adalah kepala suku. Ketika Rasulullah kembali ke Madinah. Harits bermaksud hendak menjumpai Rasulullah dan menebus anaknya dengan beberapa ekor onta. Kala Harits tiba disuatu tempat yang bernama Aqiq, merasa kagum dengan onta-onta disitu dan memilih dua ekor untuk dia sembunyikan tanpa diketahui oleh masyarakat muslim disitu. Setibanya dihadapan Rasulullah, dia berkata; aku datang menebus putriku yang telah kalian tawan. Rasulullah bertanya; mana dua ekor onta yang telah kau sembunyikan di Aqiq tanpa sepengetahuan penduduknya? Harits kaget; Demi Allah, tak seorangpun yang tau hal itu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan engkau adalah Rasulullah. Lalu Rasulullah memintanya agar menikahkan putrinya dengan beliau. Maka Harits langsung memenuhinya. Perhatikan, bagaimana Rasulullah memuliakan Siti Juwairiyah, bapaknya (karena dia masuk Islam), dan kerabatnya. Bukan saja Rasulullah membebaskan Siti Juwairiyah, tapi menikahinya. Para sahabatpun langsung membebaskan tawanan-tawanan yang ada pada mereka. Demi hormat kepada keluarga Rasulullah. Tawanan perang Bani Mustaliq kala itu berjumlah sekitar seratus orang.

Siti Zainab binti Khuzaimah paling tua disbanding Rasulullah. Suaminya gugur pada perang Uhud. Tiada seorangpun yang mencoba menikahinya. Rasulullah kemudian menikahinya. Zainab binti Khuzaimah terkenal kala itu, dengan panggilan Umu Masakin (ibu para fakir miskin). Karena dia sering berinfak.

Siti Shafiyah binti Huyayyi tertawan pada perang Khaibar. Dalam perang itu suami, bapak, saudara, dan pamannya terbunuh. Rasulullah membebaskannya, demi kasih sayang, hormat, dan agar ada yang menaunginya. Siti Shafiyah sebelumnya bermimpi, bulan purnama jatuh di pangkuannya. Tatkala dia menceritakan mimpinya kepada keluarganya. Pamannya langsung menamparnya dan berkata; kau mau menikah dengan Nabinya bangsa Arab itu!

Secara garis besar, alasan Rasulullah berpoligami adalah demi menanamkan benih kasih sayang dengan kerabat dan kabilah isteri-isterinya. Agar mereka masuk Islam. Hikmah lainnya; agar kepribadian Rasulullah dirumah diketahui oleh banyak orang. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa banyak orang yang nampak di luar rumah sebagai seorang yang alim dan bertaqwa, tetapi ketika di dalam rumahnya, sifat-sifat tadi tidak bisa dipertahankan. Maka, demi mengekspos seluruh kepribadian Rasulullah di dalam rumah, dibutuhkan lebih dari seorang isteri. Karena satu saja tidak cukup. Dan kalau hanya seorang isteri, maka akan kemungkinan besar, si isteri akan dituduh menutup-nutupi kejelekan suami, karena saking cintanya kepada suami, saking sibuknya isteri mengurusi rumah tangga, atau karena lupa. Jika informasi tentang kepribadian Rasulullah bersumber dari banyak isteri, maka dipastikan informasi itu sangat benar dan sangat akurat.

Secara naluri, isteri satu-satunya pasti cinta kepada suaminya. Dan cenderung untuk menutupi kejelekan suaminya. Adapun jika isteri banyak, maka cenderung mereka akan benci dan menyebarkan aib-aibnya, walaupun suami mereka sudah meninggal dunia. Belum lagi, jika ternyata yang membunuh pemimpin dan pembesar kaum, serta keluarganya adalah suami mereka. Seperti terbunuhnya keluarga Siti Shafiyah dan Siti Juwairiyah (sebelum keduanya masuk Islam).

Lain halnya dengan Rasulullah. Isteri-isterinya ketika selama bergaul dengan beliau, bernaung dalam bimbingan beliau, kepribadian luhur beliau tetap konsisten saat sunyi maupun ramai. Hal ini yang menjadikan, isteri-isterinya bisa dipercaya oleh kaum muslimin atas informasi tentang tingkah laku beliau di rumah. Sedikit saja ada sikap Rasulullah yang menyimpang dari kepatutan, pasti akan tersebar luas.

Hikmah lainnya; rumah-rumah isterinya menjadi pusat penyebaran risalah Islam. Lebih lagi, bila ajaran yang menyangkut masalah khusus perempuan.

Penutup;

Poligami yang dilakukan oleh Rasulullah sesungguhnya sarat dengan catatan-catatan penting. Beliau tidak melakukannya secara bebas dan tanpa pertimbangan. Sangat berbeda dengan praktek poligami oleh kebanyakan orang. Umumnya orang berfikir, yang penting tidak lebih dari empat orang isteri, maka bisa saja ganti-ganti isteri. Talak sana sini. Akad sini sana.

Adalah Rasulullah, beliau dilarang nikah lagi, selain yang telah ada disisinya. Walaupun salah satu atau semuanya meninggal dunia. (Q.S: al-Ahzab: 52).

Salam,

0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic