KETIKA MORAL DAN ETIKA MULAI HILANG DARI PEMIMPIN DI SERAMBI MADINA

Posted at at 6:42 AM on
Dec 1, 2007
Posted by ikbal bahua notes Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia yang menghancurkan berbagai fasilitas negara dan impian hidup masyarakat, telah mengantarkan rakyat Indonesia menjadi miskin di antara kebahagiaan manusia Indonesia lainnya.

Provinsi Gorontalo yang merupakan provinsi dengan julukan serambi madina, bukanlah salah satu daerah yang tak luput dari bencana alam, akan tetapi hal ini dapat saja di maklumi oleh masyarakat Gorontalo karena bencana alam datang kapan saja tanpa disadari oleh masyarakat.

Akan tetapi jika bencana moral para pemimpin daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang datang dengan disengaja, maka dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan rakyat yang dipimpinnya. Hal ini dapat dilihat dari peran serta berbagai oknum pejabat yang terlibat dalam penggunaan NARKOBA, dan bahkan bahu-membahu bersama anak-anaknya dalam menggunakan barang haram tersebut yang dapat menghancurkan dekadensi moral anak bangsa.

Pertanyaannya sekarang bagaimanakah pejabat tersebut dapat memberdayakan masyarakat, sedangkan dirinya dan anak-anaknya tidak dapat memberdayakan dirinya dan keluarganya dari pengaruh NARKOBA dan derivatnya. Dimanakah etika dan moral pejabat seperti ini, apakah rakyat akan membiarkan feomena ini terjadi di serambi madina yang penuh dengan syiar Islam, atau hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama ini akan dibiarkan berkembang di Daerah Agropolitan yang penuh Inovasi dan dedikasi membangun daerah.

Sepertinya berbagai pertanyaan tersebut merupakan pekerjaan rumah yang paling berat untuk rakyat Gorontalo, karena para pejabat yang menggunakan NARKOBA tersebut adalah orang-orang yang terpercaya untuk memimpin dearah yang memiliki filosofi adat bersendikan syara, syara besendirikan kitabullah.

Sekarang Gorontalo memiliki berbagai pemimpin (pejabat) yang memiliki moral dan etika yang sudah bobrok dan tidak mengenal lagi budaya malu dalam pergaulannya sebagai warga masyarakat, Gubernur Fadel Muhammad mengatakan (Gorontalo Post) bahwa banyak pejabat pemerintah Gorontalo (Provinsi, Kabupaten/Kota) yang menggunakan NARKOBA jika mempunyai tugas ke luar Daerah utamanya di Ibu Kota Jakarta.

Pernyataan Gubernur ini bukan tidak beralasan, karena beliaulah (Gubernur) yang paling bertanggungjawab terhadap etika dan moral para pejabat yang dipimpinnya, akan tetapi seorang Fadel Muhammad tidak dapat berbuat banyak, karena para pejabat itulah yang tidak tahu diri dan tidak tahu berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan amanah kepada pejabat tersebut.

Tentunya hal ini akan menjadi suatu pelajaran bagi masyarakat Gorontalo dalam memilih dan memilah calon pemimpin yang akan diberikan amanah untuk kemajuan Provinsi Gorontalo dimassa yang akan datang, dan setidaknya Gorontalo saat ini penuh dengan para oknum pejabat yang mempunyai etika dan moral yang rendah dan pada posisi yang sangat memilukan.

Apakah moral dan etika Islami akan bertahan di bumi serambi madina, tentunya kita semuanya yang akan menjawabnya untuk masa sekarang dan masa yang akan datang.

Jayalah rakyat Gorontalo dari Bone Bolango sampai Pohuwato, Insya Allah Perjuanganmu tidak akan sia-sia untuk kemajuan Gorontalo dimasa yang datang. Dan bagi oknum pejabat yang bejat etika dan moralnya Insya Allah akan diberikan kesadaran dan petunjuk ke jalan yang benar oleh Allah SWT. Amin.....

0 comments:

Salam Buat Semua

Posted at at 6:29 AM on
Posted by ikbal bahua notes Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

kajian ilmiah perdana setiap 2 minggu pada bulan berjalan untuk bulan Desember 2007, belum sempat dilaksanakan, karena semua mahasiswa Gorontalo di Bogor sedang mengikuti kegiatan lomba makanan tradisional untuk tingkat Nasional yang diselenggarakan di IPB. Dan untuk pelaksanaan kajian ilmiah selanjutnya tetap akan dilasanakan sesuai ketentuan pada hasil rapat tanggal 24 Nov 2007.

Informasi bagi pemateri ? harap menghubungi sdr : Luqman dan Ahmad Fadli

0 comments:

Berkumpul

Posted at at 11:07 PM on
Nov 26, 2007
Posted by Inal Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Posting pertama, semoga berhasil...
Mohon maaf kalau bahasa campur-campur, tidak ada maksud apapun.
Isi post ini pun bakalan campur aduk, kayak nasi campur makanan favorit saya sebagai mahasiswa saat ini. Saya tidak termasuk orang yang mampu menulis dengan baik, hanya saja lebih baik menyampaikan informasi dengan maksud baik, daripada disimpan sendiri menjadi basi.
Ririungan beberapa kali mengadakan acara berkumpul hanya saja saya tidak sempat mengikuti acara-acara tersebut, sangat disayangkan memang, karena kesempatan kumpul-kumpul seperti itu sangat saya tunggu-tunggu. Mendengar kabar saudara-saudara saya adalah hal yang sangat menyenangkan, entah itu kabar baik yang tentunya kita akan turut bergembira ataupun kabar buruk yang akan kita cari jalan keluarnya bersama-sama.
Ketika saudara-saudara saya memutuskan untuk membentuk Ririungan, Alhamdulillah...akhirnya saya punya tempat untuk berkumpul dengan saudara-saudara saya, menyenangkan sekali karena saya bisa menjadi bagian dari orang-orang hebat, berkumpul bersama dengan orang-orang hebat, gratis pula!
Berkumpul pasti mempunyai manfaat, ungkapan yang sudah basi mengatakan kalau berpikir dengan banyak kepala tentunya memberi alternatif jalan keluar yang lebih banyak, walaupun banyak belum tentu baik.
Berkumpul dapat dibuat bermanfaat, setiap orang seharusnya dapat memanfaatkan setiap kondisi atau keadaan yang ada, jadi seharusnya tidak ada kata-kata saya tidak melihat manfaatnya....
Berkumpul bisa membuat kita melihat bahwa kita bagian dari sesuatu yang lebih besar, dan tidak berpusat pada diri sendiri lagi, my-self berubah menjadi my-team.
Sudah dulu, kehabisan ide, sekali lagi mohon maaf kalau tulisan ini kacau balau, tidak ada hubungan antar paragraf, dll, dsb.
Bolo maapu ju...
Komment dinantikan.
Wassalam

0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic