Ayat-ayat cinta dan ayât mutasyâbihât Al Qur'an

Posted at at 4:35 AM on
Apr 12, 2008
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Mungkin ada dari kita yang sudah membaca Novel Ayat-Ayat Cinta (bukan menonton filmnya) sempat membaca kutipan dialog Mria kepada Fahri, sbb:

"Ia pernah cerita, suatu kali ia ikut diskusi tentang aspek kebahasaan Al-Qur’an di Fakultas Sastra Universitas Cairo. Pemakalahnya adalah seorang doktor filsafat jebolan Sorbonne Perancis. Maria merasa risih sekali dengan kepongahan doktor itu yang mengatakan Al-Qur’an tidak sakral karena dilihat dari aspek kebahasaan ada ketidakberesan. Doktor itu mencontohkan dalam Al-Qur’an ada rangkaian huruf yang tidak diketahui maknanya. Yaitu, alif laam miim, alif laam ra, haa miim, yaa siin, thaaha nuun, kaf ha ya ‘ain shaad, dan sejenisnya.  Maria berkata padaku, “Fahri, aku geli sekali mendengar perkataan doktor dari Sorbonne itu. Dia itu orang Arab, juga muslim, tapi bagaimana bisa mengatakan hal yang stupid begitu.  Aku saja yang Koptik bisa merasakan betapa indahnya Al-Qur’an dengan alif laam miim-nya. Kurasa rangkaian huruf-huruf seperti alif laam miim, alif laam ra, haa miim, yaa siin, nuun, kaf ha ya ‘ain shaad adalah rumus-rumus Tuhan yang dahsyat maknanya. Susah diungkapkan maknanya, tapi keagungannya bisa ditangkap oleh mereka yang memiliki cita rasa bahasa Arab yang tinggi. Jika susunan itu dianggap sebagai suatu ketidakberesan, orang-orang kafir Quraisy yang sangat tidak suka pada Al-Qur’an dan memusuhinya sejak dahulu tentu akan mengambil kesempatan adanya ketidakberesan itu untuk menghancurkan Al-Qur’an. Dan tentu mereka sudah mencela bahasa Al-Qur’an habis-habisan sepanjang sejarah. Namun kenyataannya, justru sebaliknya. Mereka mengakui keindahan bahasanya yang luar biasa. Mereka menganggap bahasa Al-Qur’an bukan bahasa manusia biasa tapi bahasa yang datang dari langit. Jadi kukira doktor itu benar-benar stupid. Tidak semestinya seorang doktor sekelas dia mengatakan hal seperti itu.”

Di balik kutipan dialog di atas, rangkaian huruf berupa kata-kata dipertebal adalah sesuatu yang menarik diulas.  Berikut penjelasan tentang AyatAyat Mutasyabihat yang terkandung dalam Al Qur'an  ;

 
Para ulama dalam memahami huruf-huruf ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama berpendapat bahwa huruf-huruf ini termasuk dalam ayat2 yang hanya diketahui makna dan maksudnya oleh Allah Swt. (ayât mutasyâbihât). Pendapat ini dikuatkan oleh Abu Bakar Ra; yang mengatakan bahwa huruf-huruf itu adalah rahasia Al Quran.

Para ahli ilmu kalam menentang pendapat ini. Sebab menurut mereka Al Quran sebagai kitab petunjuk tidak boleh berisikan hal-hal yang tidak dipahami oleh manusia.

Kelompok kedua mengatakan bahwa makna atau maksudnya diketahui, tapi mereka juga berbeda ketika menentukan makna pastinya. Para ulama menyebutkan puluhan pendapat tentang huruf ini. Saya pilihkan sepuluh  diantaranya.

  1. Huruf-huruf itu adalah huruf-huruf yang diambil dari nama  Allah. "Alif" misalnya dari kata Allah, "Lâm" dari kata "Lathif", "Mîm" dari "Majid", dst. Pendapat ini dikuatkan dengan kebiasaan orang Arab yang sering menyingkat beberapa kata dalam huruf2 tertentu. Misalnya ketika mengatakan 'berhenti' / "Waqafa" (dengan tiga huruf: Waw, Qaf dan Fa') mereka cukup menyebutkan huruf "Qaf".
  2. Huruf2 itu adalah nama Allah jika dirangkaikan antara satu dan lainnya. Misalnya "Alif lam ra'" ditambah "ha mim", dan ditambah "nun" menjadi "Ar Rahman"
  3. Huruf2 itu adalah nama Allah dan makhluknya. "Alif" adalah Allah, "Lam" adalah JibriL dan "Mim" adalah Muhammad
  4. Huruf-huruf itu dimaksudkan untuk mengagetkan masyarakat Arab yang umumnya ahli dalam ilmu syair dan pidato, dengan mendatangkan variasi kalimat dengan rangkaian huruf yang belum pernah dikenal sebelumnya.
  5. Untuk membangkitkan rasa penasaran dan minat bangsa Arab agar tertarik mendengarkan Al Quran.
  6. Untuk mengingatkan kafir qurays bahwa kitab suci yang tidak mampu  ditandingi itu terdiri dari huruf-huruf yang biasa mereka gunakan. Maka tidak ada alasan bagi mereka ketika tidak mampu membuat tandingannya.
  7. Sebagai tanda permulaan surat yang baru dan berakhirnya surat sebelumnya. Orang arab biasanya mengawali judul baru dari pembicaraan mereka dengan kalimat yang berbeda.
  8. Huruf-huruf itu adalah nama surat.
  9. Singkatan dari sebuah kalimat. "Alif lâm mîm" misalnya adalah singakatan dari "AnaLlahu a'laM" (Aku adalah Allah yang maha mengetahui). "Alif Lam Ra'" dari "AnaLlahu aRa" (Akulah Allah yang Maha Melihat), dst.
  10. Setiap huruf adalah singkatan dari sebuah kalimat pernyataan. "Alif" artinya "AllafalLahu Muhammadan Faba'atsahu Nabiyyan" (Allah menciptakan Muhammad dan ,menjadikannya nabi), dst.

Salam.

Lukmanul Hakim Abubakar (GM2020)

 

0 comments:

Indonesia, Dangerously Beautiful

dari milis tetangga ......

=================
Apa kabar Indonesia...
Apa kabar kawan-kawan...

Langsung saja pada pokok permasalahan,

Bekerja sama dengan milis CREATIVE CIRCLE INDONESIA:
creative_circle_ind@yahoogroups.com dan IMAGO School of modern
Advertising, INDONESIA BERTINDAK mengadakan sebuah lomba pembuatan
iklan "propaganda" Travel Warning: Indonesia, Dangerously Beautiful",
sebuah langkah yang kami harap bisa memberikan kesempatan bagi seluruh
masyarakat untuk bertindak nyata bagi Indonesia, menciptakan
komunikasi berkualitas bagi kampanye untuk mengembalikan kegemilangan
negeri ini.

Curahan pikiran tenaga dan keahlian Anda dalam membuat sebuah pesan
pada dunia bahwa Indonesia terlalu indah untuk dihindari sangat kami
nantikan.

Setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk
membela negaranya.

Perbaikan citra Indonesia, adalah tanggung jawab kita semua.

Kami tungggu karya Anda, sebagai pembelaan pada Indonesia.

Penjurian dan hadiah lomba juga bisa dilihat di file:
creative_circle_ind@yahoogroups.com

Basic brief :

Background :

Di mata dunia internasional, image Indonesia saat ini berada dalam
kondisi yang sangat menghawatirkan. Khususnya di bidang pariwisata,
Indonesia mendapat pukulan yang sangat telak, banyak negara memasukkan
negeri ini dalam daftar negara yang berbahaya untuk dikunjungi.

Kondisi seperti ini tak hanya berdampak buruk bagi industri pariwisata
Indonesia secara khusus, tetapi lebih besar juga pada kondisi
perekonomiannya.

Indonesia is a DANGEROUS country masih dan selalu didengungkan, banyak
turis dan calon penanam modal yang ragu untuk datang ke negeri ini.
Beberapa negara tetangga banyak memetik keuntungan dari perlakuan
Travel warning dari negara-negara seperti Amerika, Uni Eropa,
Australia dan lainnya.

Objective :

Perbaikann total harus dilakukan, salah satu titik penting yang perlu
kita benahi adalah memperbaiki citra melalui komunikasi pengembalian
citra baik tersebut.

Action :

Perlu adanya upaya Switching image pada seluruh warga dunia, dari
Indonesia,
a DANGEROUS country menjadi Indonesia DANGEROUSLY BEAUTIFUL country,
sebuah negeri dengan kecantikan tiada tara.

Tone and manner :

Positif statement tanpa terjebak menjadi "Ubber alles" (apa nih
istilah benernya)

"Several countries have issued travel warnings not to visit to Indonesia.
Its now your time to make a statement that Indonesia is too beautiful
to be passed".

0 comments:

SURAT DARI SETAN UNTUK MU

Aku melihatmu kemarin, saat engkau
memulai aktifitas harianmu.

Kau bangun tanpa sujud
mengerjakan subuhmu

Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku. Ingat, kau Dan aku sudahbertahun-tahun bersama,  Dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.

Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.

Dia sudah mencampakkan aku dari surga, Dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU Dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, Dan aku akan membuat kehidupanmuseperti neraka. Sehingga Kita bisa bersama dua kali
Dan ini akan menyakiti hati ALLAH Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya , guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang,
menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua. Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.
Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.

Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan
'TERIMAKASIH' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.
Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.

Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.

Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.
Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.

Begitulah anak-anak .
Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukandosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangansalah sangka, aku masih tetap membencimu. Hanya sajakau harus menjadi orng tolol yang lebih baik dimata ALLAH.

Catatan: Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan membagi surat ini dengansiapapun

By: Ahmad Fadli

Technorati Tags:

0 comments:

Suamiku, bacakan Riyadlush Shalihiin untukku

Suamiku tercinta ..., Sungguh rumah kita sepi dari majelis keimanan. Aku ingin engkau membacakan sebuah hadits setiap hari kepada kami dari kitab Riyaadlush Shaalihiin. Aku ingin kami bisa mendengar suara lantangmu menerangkan sirah Rasul Shallallaahu 'Alayhi Wasallam dari kitab-kitab sirah. Kapan engkau memulainya, suamiku ? Jangan katakan besok, tapi sekarang. Aku akan akan menyiapkan buku untukmu. Beri kami kesempatan untuk mendengar suaramu, menikmati duduk bersamamu, dan semua anak kita bergembira dengan sifat kebapakanmu (Rasa'il Mutabaadilah baina Zaujain, 'Abdul Maalik Al-Qaasim)

Ada fenomena yang cukup mengkhawatirkan di kalangan para Ummahat dewasa ini. Setelah menikah dan memiliki anak-anak, para Ummahat seringkali tidak sempat atau tidak diberi kesempatan untuk memperoleh ilmu syar'i yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Para ummahat seringkali mengeluh dengan gersangnya rumah dari limpahan cahaya ilmu dan keimanan. Banyak sebab mengapa hal itu terjadi. Padahal dulunya, ketika mereka masih gadis, mereka sangat aktif menghadiri majelis-majelis 'ilmu. Bahkan merekapun aktif berdakwah menyampaikan ilmu nya di kalangan mereka dan keluarga mereka. Keseharian mereka dulunya dipenuhi oleh lautan ilmu yang bermanfaat. Namun lihatlah, setelah berkeluarga, fenomena futur melanda mereka. Adakah yang salah dari mereka ?

Salah satu penyebab utama futurnya para Ibu / Ummahat dari majelis-majelis ilmu justeru banyak disebabkan oleh sikap dan perilaku sang suami yang tidak peduli dengan ilmu dan agama yang dimiliki isterinya. Dulu ketika akan meminang, para Ikhwan seringkali menginginkan calon isterinya adalah seorang akhwat shalihah yang aktif mengaji, bahkan kalau bisa seorang hafizhoh dan 'alimah. Setelah menikahi akhwat tersebut, sang Ikhwan yang kini menjadi suami akhwat tersebut seringkali asyik dengan dirinya sendiri, atau terlampau sibuk berdakwah kepada orang lain. Dia lupa atau mungkin enggan dan malas mengajari isterinya sendiri, karena mungkin menyangka bahwa agama isterinya telah cukup dengan ilmu yang dimilikinya. Padahal hal itu bertentangan dengan firman Allah 'Azza wa Jalla yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluargamu dari neraka yang bahan bakarnya menusia-manusia dan batu-batu" (Q.S At-Tahrim : 6).

Ayat ini secara tegas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk menjaga diri mereka, kemudian keluarga mereka, sebelum kepada orang lain, dari dosa dan kemaksiatan kepada Allah. Alangkah banyaknya, isteri yang ketika meninggalkan rumah orang tua menuju rumah suami merupakan wanita yang santun, pemalu, dan tekun beribadah. Namun tidak lama kemudian, ia mencampakkan rasa malu dan kesantunannya itu karena pengaruh, penyimpangan dan kebodohan suaminya (Min Akhtho'il Azwaaj, Syaikh Muhammad Ibrahim Al-Hamd).

Para suami seringkali memanjakan isterinya dengan harta benda dan membiarkan isterinya hidup dalam kemaksiatan dengan menonton TV, radio atau majalah-majalah yang mengandung kerusakan. Maka jadilah para suami mengeluh dengan perilaku isterinya yang buruk, padahal hal itu banyak disebabkan oleh sikap dan tingkah laku suaminya sendiri.

Fenomena ini tidak jarang juga terjadi di kalangan para thulabul 'ilmi (penuntut ilmu), bahkan di kalangan para da'i sekalipun. Ada seorang isteri ustadz yang mengeluh karena sang suami jarang bertemu dengan dirinya karena sangat sibuk berdakwah dan sering pergi ke luar kota. Hingga jangankan mengajari dirinya dengan ilmu yang banyak manfaatnya seperti bahasa 'Arab, Ilmu Hadits, Ulumul Qur'an dan sebagainya, bahkan untuk ilmu yang pokok-pun seperti Ilmu Tauhid dan Ibadah tak jarang sang suami melalaikan dirinya. Padahal dulunya dia mengidamkan untuk dapat diajari suaminya yang juga seorang da'i ketika mengerima pinangan dari calon suaminya tersebut. Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam kita ketahui waktunya sebagian besar dihabiskan untuk mendakwahi umatnya. Tapi hal itu tidak menjadikan Beliau terhalang dan melupakan untuk mengajari isteri-isterinya. Beliau senantiasa mengajari dan memotivasi ibadah bagi para isteri nya. Banyak tersebar riwayat bagaimana Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam mengajari isteri-isteri dan anak-anaknya.
Diriwayatkan dari 'Urwah bi Zubair yang berkata "Aku tidak melihat ada seseorang yang lebih mengerti tentang fiqih, kedokteran dan sya'ir daripada 'Aisyah Radliyallaahu 'anha" Saksikanlah wahai para suami, tidak mungkin terlahir seorang isteri yang faqih dan shalihah kecuali dari binaan-binaan yang berkesinambungan di dalam kehidupannya sehari-hari.

Jadi hendaklah para suami jangan asyik dengan dirinya sendiri. Bukankah suatu yang teramat indah manakala suami mengajak isterinya berjalan beriring bersama mendatangi majelis 'ilmu, menyimaknya bersama, dan mendiskusikan 'ilmu yang baru diperolehnya bersama setibanya di rumah. Dan bukankah suatu keindahan dan kebahagiaan yang tiada tara manakala sang suami mengajarkan isterinya tentang Ilmu syar'i di waktu-waktu yang senggang, mungkin sambil bersenda gurau diantara mereka. Membantu melepaskan kepenatan sang isteri setelah seharian penuh mengurus rumah dan anak-anaknya, dan saling memotivasi untuk ta'at dan rajin beribadah. Sungguh Allah akan semakin menanamkan rasa kasih sayang diantara keduanya. Belajar dan membaca buku sendiri tentu berbeda nuansanya dengan saling membacakan dan mengajari. Karena dengan adanya interaksi ini, maka akan tumbuh motivasi belajar dan ibadah yang jauh lebih kuat.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id Radliyallaahu 'anhuma yang berkata, Rasulullah Shallallahu 'alayhi Wasallam bersabda: "Jika seorang suami bangun di malam hari, membangunkan isterinya, kemudian keduanya shalat dua raka'at, maka keduanya ditulis dalam golongan laki-laki dan wanita yang banyak berdzikir kepada Allah" (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahiihul Jami')
Dengan demikian, maka dengarkanlah para Suami yang mengharapkan ridla dan karunia Allah berupa isteri-isteri yang shalihah. Jangan pernah biarkan isteri-isterimu terkurung dalam kebodohan dan terkungkung dalam kejumudan di rumah-rumahmu. Ajarkanlah mereka tentang agama ini dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.

Berikanlah kesempatan pada isteri-isterimu untuk mereguk 'Ilmu yang bermanfaat sebanyak-banyaknya, karena Nabi Shallallahu 'alayhi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang dikehendaki suatu kebaikan dari Allah, maka Allah akan memahamkan dirinya tentang Agama (Tafaqquh Fiddiin)" (HR. Bukhari dan Muslim).
Sisihkan sebagian hartamu untuk membelikan buku, kaset dan video ceramah yang bermanfaat dari para 'ustadz dan 'ulama untuk didengar dan ditonton oleh isterimu. Serta jauhkan para isterimu dari hal-hal yang melalaikan dirinya selama di rumah. Semoga Allah memudahkan urusan ini bagi kita semua.
Wallaahul Musta'an. (Disadur dari kutaib "Asykuu ilayka Zauji" karya Syaikh 'Ishom bin Muhammad Asy-Syarif)

Sumber: zh4firah@yahoo.co.id

 

Technorati Tags:

0 comments:

Tidak Sepatutnya Ummat Islam Merayakan April Mop: Sudah Tahukah Anda?!

Medan-RoL-- Ummat Islam sangat tidak pantas merayakan "April Mop" atau "The April Fool Day" karena kebiasaan itu merupakan peringatan peristiwa pembantaian ummat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.

Ummat Islam banyak yang "latah" dan merayakan April Mop tanpa mengetahui dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, kata Cendikiawan Muslim, Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang diterima ANTARA di Medan,Minggu.

Ia menjelaskan, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu dibawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.

Kota-kota Islam di Spanyol seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota pelabuhan berhasil dikuasai tentara Salib.

Ummat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada. Tentara Salib itu berjanji keselamatan dan memperbolehkan ummat Islam menaiki kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.

Namun ketika ribuan ummat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum muslim dibantai dengan kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah. Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji tersebut terjadi pada 1 April 1487 Masehi dan dikenang sebagai "The April Fool Day".

Selanjutnya, kata Dharma, peristiwa "The April Fool Day" itu dipopulerkan menjadi April Mop dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu dan menjahili orang lain pada tanggal tersebut tetapi bernuansa gembira. "Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan dijahili itu marah dan membalas," katanya. Salah seorang remaja muslim, Julia Putri mengaku tidak mengetahui sejarah April Mop tersebut meski sering melakukannya ketika masih di bangku sekolah. Namun Julia mengaku terkejut jika perayaan April Mop tersebut terkait peristiwa pembantaian ummat Islam di Spanyol.

Sementara itu Rita Sahara, remaja Medan lainnya juga menyatakan tidak mengetahui sejarah awal perayaan April Mop.  Dia menyatakan hanya mengetahui April Mop berkaitan dengan praktik menjahili, menyampaikan informasi bohong dan mengolok-olok orang lain dengan membuat kejutan. Setelah mengetahui sejarah April Mop itu, ia mengimbau ummat Islam khususnya kaum remaja tidak perlu merayakan April Mop karena sama artinya merayakan pembantaian ummat Islam.

sumber: http://republika. co.id/online_ detail.asp? id=328481& kat_id=23

 

0 comments:

Fenomena Bencong dan Televisi

Assalamu 'alaikum wr.wb
Intinya gini ustadz, saya kok agak "gerah" melihat banyaknya acara- acara di televisi yang menampilkan mereka yang kita sebut "bencong".  Sebetulnya bagaimana sih dalam pandangan Islam tentang mereka itu?  Lalu sikap dan pandangan ustadz secara pribadi?
Wassalam
Ummu Nabil

Jawaban
[eramuslim] Sebuah kesalahan persepsi yang paling fatal adalah mengatakan bahwa menjadi bencong (waria) merupakan takdir atau kehendak Allah. Dan dikatakan bahwa itu merupakan pilihan hati yang harus dilindungi serta menjadi hak asasi.  Ini adalah sebuah perkataaan yang paling dahsyat dan tuduhan yang
paling nista yang dinisbatkan kepada Allah SWT.  Pernyataan itu sama saja dengan seorang pelacur beralasan bahwa dirinya melacurkan diri karena kehendak Allah juga. Sehingga bila seseorang rela menjadi pelacur, maka itu merupakan hak asasi yang harus dilindungi.La haula wala quwwata illa billah.

Menjadi bencong pada jelas bukan kehendak Allah SWT, sebab justru Allah SWT telah mengharamkan perbuatan itu. Bahkan lafadz haditsnya sampai kepada sebutan laknat. Dan para ulama mengatakan bahwa apabila dalam suatu larangan, Allah sampai mengancam dengan laknat, maka perbuatan itu merupakan dosa
besar dan pelakunya berhak dihukum secara berat di hadapan mahkamah syar'iyah. Kedua hadits berikut ini tidak lepas dari ancaman dalam bentuk "Laknat"

عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال:
لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم الم تشبهين من الرجال بالنساء والمتشبهات من النساء بالرجال

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu berkata, "Rasululllah SAW telah melaknat laki-laki yang bergaya (menyerupai) perempuan, dan juga melaknat perempuan yang bergaya (menyerupai) laki-laki. (HR Bukhari)

Rasulullah SAW pernah menghitung orang-orang yang dilaknat di dunia ini dan disambutnya juga oleh malaikat, di antaranya ialah laki-laki yang memang oleh Allah dijadikan betul-betul laki-laki, tetapi dia menjadikan dirinya sebagai perempuan dan menyerupai perempuan; dan yang kedua, yaitu perempuan yang memang dicipta oleh Allah sebagai perempuan betul-betul, tetapi kemudian dia menjadikan dirinya sebagai laki-laki dan menyerupai orang laki-laki (Hadis Riwayat Thabarani).

Kalau memang itu kehendak Allah, maka seharusnya tidak ada larangan untuk melakukan tindakan yang tidak senonoh itu. Dan kalau menjadi waria itu merupakan hak asasi, maka tidak perlu ada laknat dari Allah. Yang benar adalah bahwa menjadi waria atau bencong itu adalah sebuah tindakan yang dilakukan secara sadar, nyata, pilihan, dan tentunya sebuah dosa besar yang menurunkan laknat. Bukan sebuah takdir dari Allah, apalagi hak asasi.

PeranTV Dalam Menghancurkan Syariah Islam
Salah satu bentuk peperangan umat Islam melawan kekafiran yang maha dahsyat adalah kampanye dan propaganda gaya hidup waria dan bencong. Nyaris semua televisi dan programnya tidak pernah melewatkan propaganda kufur yang satu ini. Coba hitung lagi, nyaris hampir semua group lawak selalu ada bencongnya. Bahkan tanpa sadar, propaganda untuk menjadi bencong sudah ada sejak zaman dulu. Bayangkan, di masa yang masih sangat murni dan kental dengan agama, sudah banyak pelawak yang berkostum perempuan, meski saat itu nyaris semata-mata buat lucu-lucuan semata.Di tahun 80-an sudah ada Ester atau Joice yang mendampingi Jojon (Jayakarta Group). Di Srimulat ada Kabul yang berlagak jadi Tessy. Masih di zaman itu, dulu ada Karjo AC-DC yang juga selalu berdandan
ala perempuan. Tapi di zaman sekarang ini, gaya bencong itu bukan saja masih dipertahankan, tapi bahkan sudah jauh semakin merajalela. Bahkan sudah mendominasi.Hari ini nyaris semua bencong di pinggir jalan masuk TV. Termasuk juga para bencong salon, ikut-ikutan masuk ke TV kita, ditonton oleh jutaan pasanga mata yang mengaku beragama Islam.

Hari ini siapa yang tidak kenal tokoh lawak selalu tampil sebagai bencong? Siapa tidak kenal Dorce Gamalama (Dedi Yuliardi Ashadi), Olga, Tata Dado, Aming, Avi (Joko), Ivan Gunawan, Ruben, Dave Hendrikdan seterusnya. Penampilan bencog mereka di TV sudah sangat akrab di mata para pemirsa, sampai nyaris tidak ada lawakan kecuali selalu ada tokoh bencong ini tampil. Para artis di Ekstravaganza selain Aming, yang lainnya juga pada rajin berpenampilan bencong. Seolah jadi bencong itu memang lucu dan silahkan ditertawai. Seakan sebuah lawakan masih kurang afdhal kalau tidak menampilkan bencog.

Yang amat menyedihkan adalah Irfan Hakim. Pemuda yang berbakat dan lulsan IAIN Sunan Gunung Djati ini ternyata juga sering latah ikut-ikutan tampil jadi bencong. Dia sering nongol sebagai perempuan di acara Ngelenong Nyok. Meski mengaku sudah tahu bahwa hal itu tidak boleh, tapi alasannya dia bilang ini kan cuma aksi panggung, bukan betulan. Jadi logikanya, kalau sekedar jadi bencong-bencongan, hukumnya tidak apa-apa. Yang haram adalah kalau jadi bencong betulan.

Wah, ini ada mujtahid baru.
Tessi Srimulat malah jauh lebih parah. Dia malah mengaku tidak tahu bahwa berpenampilan daya wanita itu haram. Majalah Sabili menuliskan wawancara dengan bencong TV ini: Ketika ditanya apakah profesinya dipermasalahkan secara agama, Kabul Basuki yang lebih tenar dengan panggilanTessy menjawab, "Agama yang
mana?" Tessy juga heran kalau perbuatannya itu terlarang dalam Islam. "Diharamkan? Wah, saya baru dengar. Saya nggak pernah dengar hal itu, " ujar Kabul pada Sabili ketika dikonfirmasi tentang hadits yang melarang seorang laki-laki menyerupai wanita.

Ramadhan: Bulan Bencong
Lebih parah dari yang parah, kita harus mengurut dada kalau sudah masuk bulan Ramadhan. Bayangkan, sejak acara pengantar sahur hingga acara menjelang berbuka, semua diwarnai lelucon yang konyol. Hampir seluruh acara Ramadhan menampilkan sosok waria. Entah karena jahil atau karena ada unsur kesengajaan, yang pasti kita melihat fenomena aneh. Pengelola acara Ramadhan di televisi secara kompak, serempak, dan berjamaah dengan terang-terangan dan secara
sengaja menampilkan kaum banci sebagai menu wajib yang harus dipelototi umat Islam. Dan itu akan mencapai puncaknya di masa Ramadhan. Ramadhan yang seharusnya penuh berkah berubah kalau kita melihat TV, karena isinya kaum bencog merajalela. Tanpa sadar dan memperhatikan syariah, mereka tampil dengan ikhlas karena dapat bayaran yang tinggi.

Direktur Eksekutif Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Publik (LAMPIK), Mayjen Simanungkalit menilai sebagian besar acara Ramadhan di televisi swasta disusupi misi-misi yang menyesatkan, karenanya umat Islam diimbau agar tidak mudah terjebak. "Hanya sedikit acara Ramadhan di televisi yang istiqomah pada misi dakwah, selebihnya justru disusupi misi-misi menyesatkan dan bahkan misi-misi setan, " katanya kepada ANTARA di Medan, Rabu [26/09].

Menurut alumni Fakultas Dakwah IAIN Medan yang juga Wakil Ketua GP Ansor Sumut itu, di antara ciri masuknya misi setan dalam acara Ramadhan di televisi terlihat dari upaya menonjolkan sosok waria atau manusia idiot menjadi tokoh utama dalam sebuah tayangan.

Ranah Iklan
Bahkan demam bencong pun juga masuk ke ranah iklan. Salah satu operator seluer besar di negeri inigiat berdakwah mempopulerkan perbencongan ini. Jargonnya adalah "Kasih deh...." Seolah dalam benak pembuat iklan itu, kartunya akan laku karena para bencong se-Indonesia akan membelinya.

Iklan ini juga telah menjadi kampanye terselubung yang masuk ke alam bawah sadar 200 juta muslim Indonesia, bahwa setidaknya menjadi bencong itu wajar, boleh, manusiawi, dan merupakan hak asasi yang harus dihargai orang lain.

Bencong Betulan
Banyak artis yang merasa dapat rejeki kalau berpenampilan bencong, meski kesehariannya tidak demikian. Tapi jangan lupa, tidak sedikit dari mereka yang memang dalam kesehariannya memang bencong betulan. Seolah sekarang ini bencong sudah benar-benar diridhai, bukan sekedar lawakan lucu-lucuan, tetapi sudah dianggap sah, diakui hak-hak asasinya, dan dianggap sebagai kodrat dan takdir dari Allah. Naudzubillah.

Para Bencong Bersatu
Kita bisa menggigil kalau melihat bagaimana para bencong sudah merajalela di negeri ini. Dan mereka pun bersatu, saling bela dan saling dukung sesama penganut kebatilan. Mereka punya komunitas, bahkan punya oraganisasi serta rajin berbagi job. Pendeknya, era ini adalah era para bencong merajalela. Era di mana para ulama sudah hampir tidak terdengar suaranya, khususnya urusan perbencongan ini.

Di tahun 80-an, Buya Hamka ketika menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pernah mengharamkan operasi ganti kelamin, karena para bencong sering melakukannya. Namun sampai hari ini, kami belum mendapat fatwa baru yang mengharamkan berpenampilan bencong, terutama terkait dengan maraknya kemunculan para bencong di layar TV. Padahal layar TV itu dipirsa oleh anak-anak dalam jumlah berjuta. Lalu mau dibawa ke mana anak-anak itu?

Himbauan
Maka kami himbau kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa haramnya mencari nafkah dengan menjadi bencong, baik di layar TV sebagai pelawak, penyanyi, artis, penghibur, atau pun sebagai pelacur di pinggir jalan. Mengingat dalam hukum Islam, menjadi bencong atau berpenampilan waria hukumannya dari Allah sangat berat. Dan dari sisi hukum dunia, mereka bisa dihukum mati atau diasingkan.  Kepada teman-teman para da'i, mohon lebih sering diangkat tema anti bencong, karena sekarang ini bencong sudah menjadi penyakit besar.

Harus ada kekuatan bersama untuk menolak keberadaan bencong, baik di TV atau tempat-tempat yang sekiranya akan merusak moral umat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat,

Dikutip dari : GM2020 Milis

Technorati Tags: ,,

0 comments:

Marini sent you a friend request on Tagged :)

Posted at at 8:14 PM on
Apr 9, 2008
Posted by Admin Ragamagz Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Marini Hamidun
Marini Hamidun has added you as a friend
Is Marini your friend?
Click Yes if Marini is your friend, otherwise click No.
But you have to click!
Please respond or Marini may think you said no :(
Click here to block all emails from Tagged, P.O. Box 193152 San Francisco, CA 94119-3152

0 comments:

Ayo Melukis Online..

Posted at at 3:57 AM on
Apr 8, 2008
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Apakah Anda tergolong orang senang menggambar atau yang sejenisnya? Atau anak Anda ? Kenapa Kreasinya dan Anda tidak dipublikasikan aja...Biar orang lain bisa lihat dan berkomentar tentang lukisan Anda or Anak Anda.

Well..RMB Reader..di awah ini adalah tool untuk menggambar online, itu tuh sejenis software paint bawaannya microsoft office. Bisa dipastikan Anda Anda sangat mengenal tools satu ini bawaan microsoft windows..Nah, yang ada di halaman ini gak beda ama paint yang ada di windows OS Anda. Cuman, bedanya..dengan tool yang ada di sini, hasil kreasi lukisan Anak Anda bisa atau bahkan langsung terekspos di internet. Nah hebat kan.!

Degan terekspos di internet, kreasi Anda akan dapat dilihat oleh siapa saja..Bahkan karya tersebut bisa di komentari dan diranking oleh pembaca lainnya.

Contoh untuk Gambar yang saya cobakan dapat diliat di alamat ..

Nah ini Toolsnya; (Jangan Lupa Save Hasil Kreasi Anda Agar Dapat Dipublish di Internet)

 

Jangan Lupa Beri Koment ya...

0 comments:

Sukses diskusi ilmiah MY

Posted at at 7:01 AM on
Apr 6, 2008
Posted by Admin Ragamagz Filed under: Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Berita & foto2 yang terlampir ini melengkapi berita sebelumnya yg telah diposting oleh Sdr Nurdin Baderan. Agenda Ririungan Mahasiswa Gorontalo di Bogor (RMGB) Hari ini, minggu tanggal 6 April 2008 telah dilaksanakan diskusi ilmiah yang bertempat di asrama mahasiswa bogor, yang dihadiri oleh anggota RMGB dan mahasiswa PKL dari UNG. Diskusi diisi dengan pemateri tunggal Muhamad Yusuf. Diskusi kali ini mengambil tema "Asal usul terciptanya alam semesta (kosmologi)", yang inti materinya adalah terciptanya alam semesta dari tahap BIG BANG sampai tahap BLACK HOLE. Diskusi kali sangat menarik dan sangat hidup karena ilmu ini masih sangat awam bagi kami yang non fisika. Pada awalnya (sesi presentasi) kami yang hadir dilanda kebingungan karena ketidakmengertian kami. Suasana baru terasa hidup dan hangat setelah sesi tanya jawab, dimana masing2 kami gencar melontarkan pertanyaan2 kepada MY, dan dengan mantapnya MY berhasil membuat kami jadi paham dengan materi yang dibawakannya. Trims to MY yang telah memberikan ilmu baru kepada kami. Acara hari ini juga sekalian dirangkaikan dengan syukuran atas kelahiran putri Bpk Samad Hiola.

Wassalam




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic