NIKE GORONTALO ( "DUWO" )

Posted at at 10:15 PM on
Jul 21, 2007
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Hampir setiap akhir bulan dalam kalender Tahun Qomariah di Gorontalo khususnya di muara sungai Bone, muncul sejenis ikan kecil yang ukuranya lebih kecil dari teri yang oleh masyarakat disebut " Nike" atau "DUWO".




Bagi masyarakat Gorontalo yang jauh dari pelabuhan indikatornya melalui bunyi bambuA (terompet dari kerang) yang terdengar dimana-mana.

Kandungan gizi duwo cukup tinggi, bahkan mengandung banyak hormon hingga dapat menambah vitalitas. Begitu populernya duwo sehingga setiap orang Gorontalo sangat merindukannya, apalagi jika diramu dalam masakan Gorontalo seperti perkedel, yilepaO (sagu yang di campur duwo ), pepes duwo, tumis,"masak kering" dan duwo goreng kering. Untuk melayani permintaan Orang Gorontalo dari luar daerah, duwo dikemas dalam termos dan dikirim dengan kargo khusus ke tempat tujuannya. Munculnya Duwo sampai dengan saat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengingat proses terjadinya menurut cerita sebagian orang utamanya dari para nelayan masih merupakan tanda tanya besar. Dari cerita yang beredar Duwo ini berasal dari Hulu sungai Bone terbungkus oleh selaput dan hanyut dibawa arus sungai ke laut. Sampai dilaut selaput yang sangat besar tadi akan pecah jika ikan-ikan dilaut menggitinya sehingga Nike atau Dowo tadi menyebar.

Umumnya oleh para nelayan mengetahui kalau nike sudah muncul dari perut ikan hasil tangkapan mereka yang memakan nike-nike tadi. Biasanya Duwo ini disebut dengan Nike Baru, nah nike baru ini harga jualnya cukup tinggi kisaran harganya cukup bervariasi mulai dari Rp. 7.500 sampai Rp.10.000 dengan menggunakan takaran kaleng susu kental. Meski memiliki nilai tawar yang cukup mahal, bagi masyarakat Gorontalo hal itu bukan menjadi persolan, yang penting bagi mereka bisa mencicipi Nike Baru karena Nike baru memiliki cita rasa yang sangat gurih untuk dinikmati. Nike Gorontalo memiliki masa panen sampai seminggu. Lebih unik lagi Duwo yang menyebar dilaut selama beberapa hari, akan kembali lagi ke hulu sungai sebagai tempat asalnya. Satu hal yang menarik Nike² tadi akan dibimbing oleh Nike jenis lain yang biasa disebut dengan Bilowa dan Piloheluta. Perbedaannya adalah kalau Bilowa nike yang sangat halus lebih halus dibanding Nike Laut sedangkan Piloheluta adalah jenis nike yang memiliki ukuran yang sangat tipis dan panjangnya bisa mencapai 7 kali lipat dari nike biasa. Nah nike jenis ini oleh orang Gorontalo disebut dengan Nike Koala atau” Nike Sungai “. Cita rasanya pun berbeda. Bahkan lebih gurih bila dibanding dengan nike yang pecah dilaut. Nike dari laut tadi akan akan pulang kembali ke hulu sungai mengikuti nike jenis Bilowa dan Piloheluta tadi dan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai memanfaatkan moment ini untuk menangkap nike yang pulang kembali ke hulu. Oleh sebagian orang–orang tua disini apabila nike sudah kembali ke hulu, bagi mereka itu merupakan pertanda bahwa keeseokan harinya sudah memasuki bulan baru dilangit (qomariah). Meski terkesan mitos dan memerlukan penelitian lebih lanjut namun pada umumnya penetapan bulan baru berdasarkan nike ini sudah sangat terbukti bahkan banyak yang tidak dapat menyangsikan ke-akuratan-nya, sehingga sering dijadikan patokan sebagai awal bulan ramadhan dan 1 syawal. Wallahu ‘Alam.. Anda tertarik untuk untuk mencicipinya atau justru tertarik ingin menelitinya..?? silahkan berkunjung ke Gorontalo.

source : http://www.ict4pr.org/

0 comments:

Kajian tentang pengendalian banjir dan pengelolaan air di DAS Limboto-Bolango-Bone

Kajian ini telah dilakukan oleh Japan Indonesia Cooperation Agency (JICA) bersama-sama dengan Dirjen Sumbedaya Air-Kementrian KIMPRASWIL RI. Kegiatan ini telah lama dilaksanakan (tahun 2001), namun sebagai dokumentasi dan arsip saya arsipkan di blog ini. Informasi lengkap dapat anda lihat di bawah ini ;

Tittle :
The Study on Flood Control and Water Management in Limboto-Bolango-Bone Basin, North Sulawesi

On February 22, 2001, the Director General of Water Resouces, Ministry of Settlement and Regional Infrastructure of the Republic of Indonesia, and the Leader of the JICA Preparatory Study Team signed an agreement on the Scope of Works for the Study on Flood Control and Water Management in Limboto - Bolango - Bone Basin, North Sulawesi, based on the proposal from the Government of Indonesia to overcome the flood problems in Gorontalo area North Sulawesi.


The outline of the Project :

1 OBJECTIVES OF THE STUDY

  1. to formulate a master plan on sustainable flood control and water management in Limboto-Bolango-Bone Basin, Gorontalo, North Sulawesi,
  2. to conduct a feasibility study on the priority projects,
  3. to transfer technology to related counterpart personnel of the study.

2 STUDY AREA
Limboto-Bolango-Bone Basin in Gorontalo, North Sulawesi.

3 SCOPE OF THE STUDY
Phase I Formulation of Master Plan
(First Stage)Collection and analysis of existing data and information
    1. Collection and analysis of existing data and information
    2. Assessment of existing flood protection plan
    3. Field reconnaissance
    4. Field survey and investigation
    5. Examination and analysis
(Second Stage)
6. Formulation of planning framework
7. Establishment of basic policies of Master Plan
8. Formulation of master plan
9. Human resources training and development
10. Operation and management plan
11. Cost estimation
12. Initial Environmental Examination
13. Evaluation of master plan
14. Selection of priority project(s)

Phase II Feasibility Study on the priority project(s)
  1. Supplementary data collection and field survey
  2. Facility plan
  3. Construction plan
  4. Organization for operation and maintenance plan including institutional framework
  5. Human resources development
  6. Cost estimation
  7. Environmental Impact Assessment (EIA)
  8. Project evaluation
  9. Project implementation plan
4 SCHEDULE OF THE STUDY
The Study will start in the middle of year 2001 tentatively for a period of 16 (sixteen) months.


5 IMPLEMENTATION OF THE STUDY
The Study will be conducted by a Japanese consultant team which will be selected by JICA Headquarters based on the Scope of Works' agreement, in cooperation with Indonesian counterpart personnel who will be appointed by the Government.

Prospective Indonesian counterparts :

1. Directorate General of Water Resources, Ministry of Settlement and Regional Infrastructure
2. Bappeda of North Sulawesi at Manado, North Sulawesi
3. Regional Government of Gorontalo, North Sulawesi.

0 comments:

Vaksin Pneumonia Bayi Juga Ampuh untuk Dewasa

Washington, Sinar Harapan

Vaksin pneumonia untuk bayi yang mendapatkan izin resmi dari lembaga makanan dan obat-obatan Amerika Serikat pada tahun 2000, terbukti mampu mengurangi sejumlah penyakit serius pada anak-anak. Kemungkinan lain, mampu mencegah penyebaran bakteri pneumonia pada kalangan dewasa.

Vaksin yang bernama Prevnar tersebut saat ini direkomendasikan untuk semua anak di bawah usia dua tahun. Vaksin ini melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumococcus, termasuk pneumonia, keracunan darah, meningitis dan infeksi telinga. Para peneliti percaya vaksin ini mampu mengurangi angka infeksi darah dan meningitis pada anak-anak di bawah usia dua tahun hingga 70 persen. ”Vaksin ini berfungsi bukan hanya mencegah penyakit pada anak-anak berisiko tinggi, tapi juga untuk seluruh keluarga mereka,” ujar Dr Cynthia Whitney yang memimpin studi untuk Centers for Disease Control and Prevention.

Seberapa banyak bayi yang telah mendapatkan imunisasi Prevnar memang belum diketahui pasti, tapi vaksin tersebut telah diadopsi secara luas. Temuan ini sendiri dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine edisi Kamis (1/5) bersama dengan studi tiga tahun tentang vaksin pneumonia bagi manusia usia lanjut yang direkomendasikan bagi setiap orang yang berusia di atas 65 tahun. Dalam studi terhadap 47.365 orang, vaksin tersebut mampu mengurangi risiko infeksi darah secara serius hingga separuhnya, tapi tidak menyediakan perlindungan melawan pneumonia.

”Ada keuntungan dari vaksin ini. Hanya saja keuntungan tersebut belum mampu mencegah pneumonia,” ujar Dr Lisa A. Jackson dari Group Health Cooperative –sebuah HMO yang berbasis di Seattle- yang memimpin penelitian yang didanai CDC ini.


Bakteri pneumococcus dibawa melalui hidung dan tenggorokan dan disebarkan dari orang ke orang. Remaja dan orang tua kebanyakan mudah diserang. Sampai tahun 2000, infeksi pneumococcal mengakibatkan 135.000 orang masuk rumah sakit setiap tahunnya karena pneumonia, 60.000 kasus infeksi darah, termasuk 3.300 kasus meningitis, demikian CDC. Jumlah ini bisa mengalami perubahan dengan kemunculan vaksin bayi baru tersebut. Studi CDC menguji dampak vaksin tersebut dengan menelusuri infeksi pneumococcal yang lebih serius –keracunan darah dan meningitis— di tujuh area di negara tersebut yang mencakup 16 juta penduduk. Vaksin ini setiap empat dosis berharga US$ 61, demikian menurut Wyeth, industri farmasi yang membuat vaksin tersebut.

Menurun

Dari tahun 1998-2001, penemuan menunjukkan angka infeksi darah dan meningitis turun hingga 69 persen pada anak-anak di bawah usia 2 tahun, dari 188 kasus hingga 59 kasus per 100 ribu kasus. Angka ini menurun 44 persen untuk anak usia di bawah 2 tahun tapi tidak ada perubahan untuk anak yang lebih tua. Sementara pada orang yang berumur 20-39 tahun turun 32 persen.

Penelitian juga mengindikasikan bahwa vaksin bayi tersebut dapat mencegah infeksi dari bakteri yang tahan terhadap obat. Pada tahun 2001, 35 persen infeksi disebabkan oleh bakteri yang tahan terhadap penisilin.

Dr Greg Poland, direktur Mayo Clinic Vaccine Research Group menilai ini merupakan penemuan yang sangat penting. Ia mengatakan dokter perlu menjelaskan pada pasien dewasa bahwa meskipun vaksin ini tidak melindungi mereka dari pneumonia tapi dapat mencegah komplikasi yang mematikan. ”Ini saja sudah cukup.”

Jackson mengatakan sebuah vaksin yang berbeda mungkin dibutuhkan untuk orang dewasa. Vaksin ini melindungi melawan tujuh tipe bakteri pneumococcal tapi bekerja secara berbeda dibanding vaksin lama, yang didesain sebagai penjaga dari 23 tipe bakteri.

Direktur medis dari vaksin dewasa untuk Merck & Co., yang membuat vaksin Pneumovax 23 mengatakan vaksin ini ditargetkan untuk keseluruhan tapi tidak semua bakteri yang menyebabkan pneumonia. Juga bukan untuk melawan penyebab lain dari pneumonia yang termasuk dalam studi ini, ujar Dr Joan Benson. Vaksin ini berharga sekitar US$ 16.

source: Sinar Harapan ONLINE

0 comments:

Logo untuk Ririungan

Posted at at 5:24 PM on
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , 2 comments Readmore »» Links to this post

Berdasarkan permintaan bung Wawan Tolinggi sebagi Ketua Ririungan Mahasiswa dan Pelajar Gorontalo di Bogor untuk membuatkan logo bagi organisasi ini, berikut saya post logo yang telah saya buat. Kalo Anda setuju atau ada pendapat lain silakan beri komentar...tinggal pilih komentarnya mau via mail, shutbox, dan lain-lain. jangan lupa pula isi jajak pendapat yang ada yaa..

Thanks




2 comments:

Gorontalo akan bangun Listrik Tenaga Nuklir

Posted at at 11:16 AM on
Jul 20, 2007
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , Be the first to leave a comment! Readmore »» Links to this post

Bangga bercampur was-was, cemas, khawatir...sebagimana di beritakan oleh Antara News bahwa tahun 2008 nanti, Gorontalo akan berencana membangun Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Kalau ini terlaksana (kerja sama dengan perusahaan Raoues- Rusia) maka Gorontalo akan menjadi propinsi pertama yang menerapkan PLTN dengan nukir sebagai sumber tenaganya.

Bangga tentu saja karena Gorontalo akan menjadi provinsi pertama. Namun di balik kebanggan itu, tersirat satu kekhawatiran, kecemasan dan perasaan was-was lainya mengingat kedasyatan dampak yang bisa ditimbulkannya jika terjadi kesalahan sedkit saja dalam pengelolaannya.

Dengan keadaan sumber tenaga listrik yang hanya mengandalkan tenaga diesel (solar) tentu saja sumber tenaga alternatif adalah opsi yang bijak. Tetapi, adakah pilihan sumber tenaga nuklir sudah dipikirkan baik-baik dan direncanakan secara seksama???

Bukannya tidak setuju, tapi pengelolaan sumber tenaga nuklir memerlukan konsentrasi yang penuh, kewaspadaan tinggi dan disiplin serta ketelatenan sebagai di atas segala-galanya di samping skill dan keilmuwan dari sumberdaya pengelolanya.

Kekhawatiran terbesit mengingat budaya dan mental sebagian masyarakat kita yang terkesan sembrono (lihat aja berbagai kasus kecelakaan baik di darat, laut, dan udara, belum lagi berbagai kasus lain seperti lumpur lapindo, kebakaran hutan, dan lain-lain). Semuanya memberi kesan terhadap lemahnya disiplin, tanggung jawab profesionalitas, dan kelemahan-kelamahan lain yang telah menjadi tradisi di lingkungan pekerja Indonesia (Bukan menfitnah lhooo tapi kenyataan membutikan) - belum lagi mental korupsi yang juga merajai di Indonesia.

Lhoo, bicara nuklir koq nyerempet ke korupsi..Adakah korelasi bahaya nuklir dan korupsi..? Saya pribadi menjawab ya... Kalo mau jujur, korupsi sebenarnya adalah pintu gerbang bagi semua keterpurukan, baik moral, agama, budaya, dan sebagainya. Karena korupsi akan berdampak pada inkonsitensi yang pada gilirinnya inkonsistensi tadi berdampak pula pada berbagai nilai kehidupan...

Kembali ke rencana nuklir di Gorontalo..

Pengelolaan yang inkonsistensi (baca:lalai), walau sedikit saja maka dampak kerusakannya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Gorontalo (Bandingkan berapa luas Gorontalo dan berapa luas radius kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh katakanlah kebocoran misalnya-contoh kasus reaktor nuklir Chernobil-Rusia). Sudahkan ini di pertimbangkan mendalam? Sudahkan juga pemerintah memikirkan limbah buangan dari reaktor ini jika jadi nanti? Akan ditreatment bagimana? (sudahkah direncanakan budget pusat dan atau daerah dalam hal ini?) dan kalau pun mau dibuang mau dibuang kemana? Adakah tempat pembuangan limbah nuklir yang aman-sebenar-benarnya aman di permukaan bumi kita ini??? Semoga kasus Teluk Buyat dan kasus pencemaran laut lainnya tidak akan menghantui masyarakat pesisir yang ada di Gorontalo. (Semoga saja sekelompok daftar pertanyaan ini telah dikaji secara obyektif.)

Rasa kahawatir dan was-was tidak selalu bertanda skeptis...So, yang diperlukan adalah auto critic yang seksama dan mendalam yang perlu dilakukan secara obyektif dan transparant.

Gorontalo memang berbenah dan sedang membangun tapi tidak harus serta merta mengadopsi teknologi yang beresiko massal. Beberapa sumber lain misalnya sumber tenaga alternatif dari laut seperti sumber tenaga pasang surut dan thermal laut (OTEC=Ocean Thermal Energi Conversion) sudah pernah dilaporkan potensinya melalui kajian PKSPL IPB yang kalo gak salah potensinya ada di daerah Bone Pantai. Ini saja (entah dilakukan secara betul-betul atau akal-akalan saja) sekarang belum ada tindak lanjutnya. Belum lagi alternatif lain seperti sumber tenaga angin dan matahari. Prinsipnya, kalo emang sumber tenaga listrik di Gorontalo mau dikembangkan, pendapat saya, haruslah dikembangkan dengan prinsip padata teknologi yang ramah lingkungan...bukankah Indonesia termasuk salah satu negara anggota dan pendukung Protokol Kyoto.

Penutup

Meski bentuk realisasi PLTN di Goorntalo tahun 2008 belum diketahui secara pasti, namun mengingat kesepakatan (agreement) antara pihak Raoues Company-Rusia dengan pihak Gorontalo telah disepakati, kemungkinan realisasinya tahun depan (2008) akan terwujud. Walau demikian masih terbesit juga harapan untuk pemerintah Indonesia (umumnya) dan pemerintah Gorontalo (khususnya) agar dapat secara arif dan bijak mengambil keputusan lanjutan.

Daerah Gorontalo adalah daerah yang muda dan potensial. Berbagai sumber tenaga alternatif baik laut (pasut dan OTEC) serta udara (angin, kincir) adalah potensi yang melimpah mengingat keberadaan laut baik di utara dan selatan daerah Gorontalo. Fokusnya adakah ini sudah pula dikaji lebih jauh dan mendalam?, sebelum akhirnya menjadikan sumber alternatif nuklir sebagai pilihan akhir?

Tentu kita semua tidak ingin membangun daerah Gorontalo dengan cara mewariskan anak cucu kita ke dengan potensi bahaya massal .

0 comments:

DJ Tiesto is My Favourite

Posted at at 10:12 AM on
Posted by Admin Ragamagz Filed under: , 5 comments Readmore »» Links to this post

I wanna thanks to chaterina agusta paulus who have introduced DJ Tiesto to me. Thank's Cahtzzy..You are the best in music.

Suka music house..? Rasa-rasanya dari semuanya house music, kreasi DJ Tiesto is the best.. So that why he is my favourite DJ. Lagu "Adagio For Strings" yang videonya saya embed di sini adalah lagu favorite saya. Gak tau napa terasa ada energi yang mengalir deras jika menyimak lagu-lagu house...apalagi yang satu ini, wow..keren !!!. So, don't be daze..just check it out, ok



Relate Link :

DJ Tiƫsto - Love comes again

Dj Tiesto feat Maxi Jazz - Dance 4 Life 2006

Tiesto - Beautiful Things



5 comments:

Lumba-lumba di Teluk Gorontalo

Udahpernah liat lumba-lumba? Ternyata di Teluk Gorontalo ada lumba-lumbanya. Gak tau apa ini emang lokasi di daerah ini masih wilayah Gorontalo atau udah Sulawesi Tengah..Gak penting karena ternyata Gorontalo lebih terkenal dibandingkan daerah-2 tetangga. Buktinya, video yang dikrim oleh bobcaffin ini diberi judul "dolphins in gorontalo bay, sulawesi, indonesia". Lihat di sini postingan aslinya..

0 comments:

Bule naik Bentor

Video ini dikirim oleh dinosetiawan. Bentor mungkin jadi polemik di Gorontalo, namun bagi kepentingan turisme kendaraan ini perlu dipromosikan. Dengarkan komentar dalam video..agaknya naik bentor bagi para turis (domestik maupun luar negeri) adalah sesuatu pengalaman yang amazing...maklum tanpa sabuk pengamatan, tempat duduk di depan yang jauh dari standar keamanan berkenderaan. Bentor tetap bentor...dan bagi sebagian masyarakat Gorontalo, bentor adalah kehidupan..So, just watch it ...


0 comments:

Jadwal Sholat untuk Daerah Gorontalo

Info ini berisi Jadwal sholat untuk daerah gorontalo dan sekitarnya, terima kasih untuk http://www.islamicfinder.org yang telah menyediakan widget ini.

0 comments:

Places of interest in Gorontalo

Informasi ini berisi serial info tentang Gorontalo, specially about tourism site place in Gorontalo. Thank's to archipelago-emag which are preserved of these contents

Utanggole

Saronde is a very beautiful island with white sandy beaches. The water is suitable for swimming, sailing, snorkling and water skiing. It can be reached from the small town of Kwandang (65 kilometers from Gorontalo) or Dambalo (68 kkilometers from Gorontalo) or Molontadu (73 kilometers from Gorontalo). TO the north of this island are Payu Island, which is smaller, and Utanggole, a bigger island.

Nature Reserve

Tangale Nature Reserve

The Tangale Nature Reserve located 35 kilometers from Gorontalo. It is inhabited by various kinds rare birds. The reserve is 125 hectares large.

Palau Mas, Popaya and Nature Reserve

The Pulau Mas, Popaya and Raja Nature Reserve consist of the three islands located not far to the west of Tanjung Samin, in the distrtict of Kwandang. Living in this area are green turtles, belimbing turtles and the rare finturtles. Kwandang is 90 kilometers from Gorontalo, and can bve reached in one hour. From Kwandang to Raja island, the trip takes two and a half hours by motorboat.

Panua Nature Reserve

Panua Nature Reserve is 160 kilometers from Gorontalo, via Trans-Sulawesi Highway. Still found here are cempaka, banyan, and latula trees, and rare bird species like the maleo. This nature reserve lies in an area 45,000 hectares large and is the main breeding place for maleo birds.

0 comments:

Ancient Site Place in Gorontalo

Fort Otanaha

Fort Otanaha is former defense bulwark of Gorontalo kings during their fight against the Dutch. The curious fact about this fort is that it was built, at least in part, of a mix containing sand, plaster and maleo bird eggs. Or so it is said.

Fort Orange

Fort Orange is reminder of the Portuguese presence in this area during the 15th century

Tapak Kaki Ukuran Besar - Pohe

Tapak Kaki Ukuran Besar (Big Foot Print), in the village of Pohe, lying on a fine beach on a beautiful Tomini Bay, is a big stone shaped like a foot. The site, about three kilometers from Gorontalo, attracts many visitors.

Dembe Copula

Dembe Copula is the site that contains the graves of Du Pangola and Haji Abu Bakar, who are regarded holy by the local people. The graves lie inside a little mosque.

The Graves of Hubula/King Atinggola

The graves of Hubula / King Atinggola are found in the village of Dunggala. Atinggola was the king of Palongkodu. Queen Kabatua was his wite. The outside wall of the king's grave looks like rectangular crown, while that of hiis wife is shaped like house with a roof and displays the Chinese influence.

The January 23 Monument Stand in Ipilo

The January 23 Monument Stands in Ipilo, in the center of Gorontalo town. It is a monument dedicated to the struggle of the people of Gorontalo against Dutch colonialism. The Indonesian national flag flew for the first time on January 23, 1942, in this area.

The Cave of Jin

The Cave of Jin is 85 kilometers from Gorontalo. It is esaier to reach it by boat than overland. The scenery is beautiful.



0 comments:

Gorontalo Tourism Site

Informasi ini berisi serial info tentang Gorontalo, specially about tourism site place in Gorontalo. Thank's to archipelago-emag which are preserved of these contents

Tapa

Gorontalo Embroidery is famous. Many kinds of embroidered cloths can be found in the village of Tapa and Gorontalo. Gorontalo embroidery is known as krawang.

The Potongan Hot-Water Pool

The potongan hot-water pool, located 45 kiklometers from Gorontalo, can be reached by various kinds of transportation means, including horse-carts. The pool is flanked by two hills. The views are very beautiful.

Fort Otanaha

Fort Otanaha is former defense bulwark of Gorontalo kings during their fight against the Dutch. The curious fact about this fort is that it was built, at least in part, of a mix containing sand, plaster and maleo bird eggs. Or so it is said.

Fort Orange

Fort Orange is reminder of the Portuguese presence in this area during the 15th century

Tapak Kaki Ukuran Besar - Pohe

Tapak Kaki Ukuran Besar (Big Foot Print), in the village of Pohe, lying on a fine beach on a beautiful Tomini Bay, is a big stone shaped like a foot. The site, about three kilometers from Gorontalo, attracts many visitors.

Dembe Copula

Dembe Copula is the site that contains the graves of Du Pangola and Haji Abu Bakar, who are regarded holy by the local people. The graves lie inside a little mosque.

The Graves of Hubula/King Atinggola

The graves of Hubula / King Atinggola are found in the village of Dunggala. Atinggola was the king of Palongkodu. Queen Kabatua was his wite. The outside wall of the king's grave looks like rectangular crown, while that of hiis wife is shaped like house with a roof and displays the Chinese influence.

The January 23 Monument Stand in Ipilo

The January 23 Monument Stands in Ipilo, in the center of Gorontalo town. It is a monument dedicated to the struggle of the people of Gorontalo against Dutch colonialism. The Indonesian national flag flew for the first time on January 23, 1942, in this area.

The Cave of Jin

The Cave of Jin is 85 kilometers from Gorontalo. It is esaier to reach it by boat than overland. The scenery is beautiful.

0 comments:

Masih tentang anak gorontalo di Jepang

Video ini masih ada kaitan dengan video sebelumnya tentang anak gorontalo perantauan yang lagi di jepang. Sekedar share info, anda bisa mem-posting video anda di beberapa video hosting dan salah satu hosting video terbesar ya ini..youtube

0 comments:

Sales Terbaik di Gorontalo

Gak tau siap yang di shooting and siapa yang shooting, video ini masih dari youtube and castingnya tentang sales (sales apa ya..?).



Punya video sendiri dan ingin di posting di sini?..Silakan kirim email ke saya dengan alamat kasim[dot]faizal[at]gmail[dot]com. Ok, saya tunggu..

0 comments:

Jumpa Anak Gorontalo Perantauan di Jepang

Senang deh bisa tau ada anak Gorontalo yang berkiprah di jepang. Ceritanya video ini tidak secara kebetulan saya dapatkan, sewaktu mencari kata kunci gorontalo di google. Ehh..gak taunya beberapa video tentang gorontalo muncul. Video ini sendiri di-embeded di youtube oleh yang punya video. Untuk lebih pastinya..videonya saya posting aja di sini...Bagi yang punya video kalo sempat singgah di sini..please beri postingan deh..share cerita gimana hidup di jepang.


0 comments:

Gorontalo Corner

Template by : Faizal Kasim
RMGB Blog is Powered by Blogger-Image Hosting By TinyPic